
"Hayo, kalian mau apa?"
Keanu yang baru masuk langsung tertawa kecil saat melihat Abinya sedang menarik tangan wanita kesayangannya itu menunju kamar. Cheryl yang melihat sang putra ada di ambang pintu tentu langsung melepas tangan suaminya dan berlari ke arah Keanu.
"Gantengnya Umma pulang"
Pelukan dan ciuman langsung di rasakan diwajah Keanu yang tadi sempat lelah tapi kini berubah segar kembali.
"Tiga minggu gak pulang, Umma kangennya sampe ke ubun-ubun loh, Nu"
"Bohong" timpal Rendra yang langsung mendapat lirikan tajam dari istrinya.
"Nunu tahu kok, Umma gak usah ngeluh kangen juga Nunu bisa rasain" jawabnya yang lalu menggandeng tangan Ummanya itu menuju meja makan.
"Nunu laper, Umma udah masak?"
"Udah, sayap ayam kesukaanmu" sahut Cheryl sambil membawa tiga piring untuk mereka makan karna ia sendiri pun belum mengisi perutnya, apalagi saat Embun selalu menolak untuk makan bersama. Gadis itu hanya mau memasak tanpa mencicipi hasil olahannya sendiri.
"Menggugah selera sekali sepertinya, Umma makin kesini makin pinter masak" puji Rendra.
"Tapi yang ini bukan masakan Umma, iya kan?" tanya Keanu yang di jawab senyum kecil dari Cheryl.
Tanpa berkata iya, Keanu tahu tangan siapa yang sudah memasak sayap ayam tersebut.
__ADS_1
Ketiganya makan dengan sangat lahap, apalagi Keanu yang menghabiskan satu piring sayap ayam seorang diri, hanya dengan cara ini ia bisa sedikit mengurangi rasa rindunya pada si pembuat makanan kesukaannya itu.
.
.
.
Usai mengisi perut, Keanu langsung membersihkan diri. Ia berniat keluar rumah seperti biasa, apalagi kesempatannya di ibu kota kali ini hanya sampai esok siang. Tentu Keanu akan memanfaatkan detik demi detik waktunya disini.
Keanu membawa motor sport berwarna putih miliknya ke suatu tempat dimana gadis kesayangannya kini berada. Dengan hati yang akan siap melihat apapun yang terjadi Keanu memarkirkan motornya tersebut.
Seulas senyum terlihat jelas di wajah tampan pria itu saat melihat Embun baru saja keluar dari mobil mewahnya. Ia masuk dengan mata tetap fokus pada layar ponsel.
"Kali ini mau ketemu sama lelaki mana lagi, Buy?" gumam Keanu yang duduk jauh dari Embun yang seperti menunggu seseorang.
Hampir dua jam Keanu terus berada di belakang Embun yang sedang menikmati makan malam dengan seorang pria yang di kenal Keanu sebagai atlit basket. Tubuhnya tinggi dan besar membuat Embun begitu sangat mungil saat pergi bersamanya.
"Aku bisa pulang sendiri, makasih ya"
Keanu tersenyum kecil saat mendengar suara Embun yang kebetulan berjalan di sampingnya. Ia benar-benar tak sadar dengan kehadiran sosok pria yang teramat di rindukan, mungkin karna memang Keanu yang memakain hoodie dan topi hitam juga masker yang menutupi wajahnya yang kini kian semakin tampan dan dewasa.
Embun masuk kedalam mobilnya, begitu pun dengan pria yang tadi bersamanya. Keanu yang mengambil motor tentu sudah siap kembali mengikuti Embun yang sepertinya akan langsung pulang ke rumah utama. Keanu akan memastikan wanita menuju halalnya itu sampai dengan selamat.
__ADS_1
.
.
.
"Buy, baru pulang?" tanya Samudera saat melihat putrinya mau menaiki tangga.
"Iya, abis makan sama temen" jawabnya malas.
"Siapa?" tanya Biru yang tangannya di genggam oleh sang suami.
"Ituloh, temennya SpongeBob" timpal Rain yang tiba-tiba datang bersama kucing kesayangannya.
"Temen SpongeBob??" seru ketiganya tak paham.
Rain hanya tertawa melihat kakak, Mhiu dan Phiunya kebingungan.
.
.
.
__ADS_1
Si Patrick.