
"Duduk!" titah Rendra pada Cheryl saat pasangan suami istri sampai dirumah mareka.
"Apa sih, Bi?"
"Umma bisa gak sih jangan menilai orang lain dengan hanya kata si A B atau C? memang Umma kenal sama temannya Nunu yang bernama Embun, bukankah kita baru bertemu barusan?" ujar Rendra yang masih menahan kesal.
"Umma kenal Rista, mana mungkin dia mengada-ada. Lagian Rista juga kenal sama Embun. Mereka satu tempat kuliah dan lumayan dekat. Gadis seperti apa yang memiliki pacar sampai sembilan. Bahkan Anak Umma yang tampan dan baik hati itu akan di jadikan yang kesepuluh. Umma tak suka" .
"Tapi gimana kalau anaknya yang saling suka? Umma bisa apa?" tanya Rendra. Baginya senyum dan kebahagiaan sang putra adalah hal yang paling utama.
"Pokonya Umma tak setuju, Cantik hati itu jauh lebih penting dibanding hanya cantik rupa. Dan yang terpenting bagi Umma itu adalah KESETIAAN!" jawab Cheryl penuh penegasan.
Wanita yang sebenarnya baik dan masih saja polos itu ternyata sudah berhasil termakan hasutan Rista yang mengatakan semua tentang Embun tapi tentunya hanya sifat tak baiknya saja, mulai dari memiliki banyak kekasih, manja dan pecicilan. Gadis itu seakan menutup mata jika sebenarnya Embun bagai malaikat tak bersayap yang sering mengurus anak yatim piatu, anak jalanan dan juga para lansia. Ia senang berbagi dan sering mengalah. Tak pernah memakai emosi apalagi memutar balikkan fakta. Embun sosok yang sangat menyenangkan karna sifat cerianya.
.
__ADS_1
.
.
Lain dirumah tentu lain juga di rumah sakit. Sepeninggal Rendra dan Cheryl, Keanu masih menunggu Rista membuka obrolan tapi nyatanya gadis itu malah sibuk mengecek keadaan Keanu.
"Untung lukamu tak terlalu parah. Jadikan ini pelajaran yang berharga untukmu, Key. Nyawamu yang hanya satu itu jangan di sia-siakan untuk masalah tak penting seperti ini" ujar Rista sambil membenarkan selimut Keanu yang sebatas pinggang.
"Apa yang kamu katakan pada Umma? sampai Umma tak suka pada Embun!"
"Apapun yang aku tahu, aku beritahu pada Umma. Salahku dimana?" Rista malah balik bertanya dengan nada santai seolah tak melakukan kesalahan.
"Kamu pikir aku akan menerima kehadirannya yang datang begitu saja di antara kita. Sejak kalian kenal, waktumu lebih banyak dengannya dibanding aku" protes Rista sedikit berteriak karna kesal.
"Waktu apa? aku hanya membalas pesanmu, mengangkat telepon mu dan mengantarmu kemanapun jika kamu yang minta. Tentu itu lain jika bersama Embun, kami berkomunikasi tanpa aku harus menunggu dia mengirim pesan lebih dulu, aku tak menunggu dia menghubungiku malah justru aku sendiri yang datang ke rumahnya untuk meminta izin pada orangtuanya saat ingin mengajak Embun keluar " timpal Keanu yang semakin jengkel tapi ia masih berusaha menahan sabar.
__ADS_1
"Sejahat ini kamu sekarang? berani memarahiku karna Embun. Mana Keanu yang dulu ku kenal, Keanu yang baik, sopan, ramah dan selalu tersenyum. Embun bukan hanya mengambilmu dariku rapi juga sudah merubah pribadimu" lirih Rista sambil terisak sedih.
"Jaga ucapanmu! Kebaikan ku hanya untuk orang-orang yang membuat ku nyaman"
"Maksudmu aku tak lagi membuatmu nyaman? Baiklah, kita lihat saja siapa yang pantas dan berhak atas mu, Key" tantang Rista.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Silahkan...
Kamu bisa mengalahkan ribuan wanita yang menyukaiku, tapi kamu tak akan bisa menang bersaing dengan wanita yang aku cintai...