
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh"
Salam pembuka di ucapkan Tuan Lee saat ia dan Keanu beserta orang tua angkatnya sudah datang kerumah utama. Keluarga Rahardian pun menyambutnya dengan sangat baik. Berbeda dengan Keanu yang datang hanya berempat sebagai keluarga inti, keluarga Embun justru berjejer rapih di ruang tamu megah rumah utama.
(Gak di sebutin satu-satu ya, kebanyakan 😂 soalnya kata Bum-Bum uwa uwa)
"Maksud kedatangan kami kemari tak lain dan tak bukan untuk mengantar Anak cucu kami yaitu Aaron Lee untuk melamar Nak Embun, putri dari Tuan Samudera dan Nona Biru. Sekiranya niat baik kami ini di Terima oleh yang bersangkutan" ucap Tuan Lee, sesuai permintaan Samudera dan Air jika Keanu harus datang sebagai keturunan Lee dari keluarga kandungnya. Bukan tak menghargai Rendra dan Cheryl tapi Tuan Lee tentu lebih berhak karna ia masih bernapas.
"Bagaimana, kak?" tanya Samudera pada putri sulungnya yang duduk di apit oleh Phiu dan Mhiunya di sofa panjang.
"Geseran!" cetus Rain pada sepupunya si Ucul.
"Apa sih, ini juga udah sempit, Bum!"
Ditengah rasa tegang, dua anak baru dewasa itu malah membuat rusuh hingga semua mata tertuju padanya, apalagi Embun yang menatap tajam sang Adik.
"Maaf, iklan dikit" ujar Rain dan ArXy.
__ADS_1
Huft....
Jika saja Rain bukan sang pewaris Rahardian Group sudah bisa di pastikan kini ia sedang menguras kolam peninggalan Appanya yang kini tenang di alam sana.
Acara pun berlanjut, samudera mengulang pertanyaannya lagi pada Embun yang belum di jawabnya barusan.
"Embun bersedia menerima niat baik, Bang Ar" jawab Embun.
Alhamdulillah...
Semua mengucap syukur, meski sembilan puluh sembilan persen mereka yakin jika jawaban sang Ratu diterima tapi tetap saja rasa khawatir tak bisa mereka sembunyikan.
Acara selanjutnya adalah makan siang bersama, tak ada pesta atau apapun. Semua di lakukan secara tertutup dan ke keluargaan, itulah yang di minta Embun. Ia cukup paham, jika Keanu masih sering merasa kurang percaya diri meski ia pun termasuk jajaran pengusaha muda kaya raya.
.
"Aku bahagia, kini statusmu calon istriku" bisik Keanu.
"Iya, Bang. Makan dulu ya, Aku laper"
"Tapi--"
__ADS_1
"Umpetin dulu ikan Hiu nya ya ganteng, nanti gombalin akunya pas udah kenyang. Jangan sampe aku double antara laper dan baper!"
Keanu membuang napas kasar, ia melahap apa yang di ambilkan oleh Embun barusan.
Suatu kebanggaan tersendiri untuk Tuan Lee bisa satu meja makan dengan seluruh keluarga Rahardian, Pradipta dan juga Biantara yang terkenal sebagai para pengusaha penguasa dunia bisnis. Sedangkan Cheryl di buat bingung karna sedari tadi tak hafal hafal dengan silsilah keluarga calon besannya tersebut.
Menjelang malam keluarga Keanu berpamitan pulang setelah mereka merundingkan semua hal menyangkut hari pernikahan pasangan yang sedang berbahagia tersebut. Keluarga Lee menyerahkan semuanya pada sang calon pengantin begitu pun dengan keluarga Rahardian.
"Mulai besok kalian harus mengurus semuanya, mulai dari surat numpang nikah sampai mahar" pesan Air pada calon cucu mantunya.
"Iya, Pay. Semua akan ku urus secepatnya. Waktuku pun tak banyak"
"Bagus, lebih cepat lebih baik."
Embun mengantar Keanu sampai ke mobilnya, mereka memang berjalan lebih lambat seolah tak ingin berpisah, karna saat semua sudah masuk kedalam mobil, pasangan itu malah masih melangkah sambil saling menggenggam tangan.
.
.
.
__ADS_1
Doaku untukmu hanya satu, semoga di mata Tuhan kamu adalah wanita yang ku butuhkan bukan hanya sekedar ku inginkan!!!