Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
10x


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Embun yang semenjak hamil tak mau lepas dari suaminya tak di permasalahkan juga oleh Keanu, ia justru sangat menikmati harinya saat sang istri selalu menempel bagai seekor cicak di dinding. Sudah lebih dari satu minggu, mereka juga belum pulang ke ibu kota dan tentu itu membuat dua keluarga sedikit aneh dan kebingungan. Pasalnya jika Embun menyusul pun hanya dua hari saja dan setelah itu mereka akan kembali karna Keanu juga punya perusahaan di ibu kota yang harus di urus meski tak sebesar di kota A.


"Umma telepon lagi?" tanya Embun saat suaminya mengakhiri panggilan.


"Iya"


"Tanya kapan kita pulang lagi?"


"Enggak, cuma tanya aku sama kamu lagi apa, dan pesen gak boleh capek juga harus makan tepat waktu" sahut Keanu yang kembali merengkuh bahu istrinya.


Embun hanya mengangguk, Ibu mertuanya memang sangat perhatian. Mungkin karna sang suami adalah putra tunggal meski bukan lahir dari rahimnya sendiri. Kasih sayang Cheryl memang tak di ragukan lagi.


"Kamu mau apa? laper gak?" tanya Keanu sambil membelai sayang istrinya.


"Enggak, mau sama kamu aja. Aku gak pengen yang lain, Bang"


Sebenarnya Keanu bingung, yang ia tahu dan ia ingat saat Ummanya hamil dulu, seorang ibu hamil pasti akan mual, pusing dan muntah tapi tidak dengan istrinya. Embun hanya mual satu kali sebelum ia ketahuan sedang mengandung dan setelahnya wanita itu tak pernah mengeluh sama sekali. Semua nampak normal termasuk napsu makannya. Yang nampak berbeda hanya sikapnya yang tak mau jauh, bahkan Embun rela menunggu di depan pintu kamar mandi saat Keanu mandi atau melakukan hal yang lainnya di dalam sana.


"Gak ngidam, Sayang? biasanya kalo hamil suka pengen yang asem, yang aneh-aneh gitu" tawar Keanu, kenangan saat menemani Abinya mencari bubur kacang hijau jam dua pagi untuk Ummanya pun terlintas.


Cheryl pernah beberapa kali hamil, tapi tak pernah sampai melahirkan, kandungan yang lemah hanya mampu bertahan di usian kehamilan trimester kedua saja.


"Apa ya? bingung. Gak pengen apa-apa" jawabnya sedikit melamun, hatinya mencelos saat bayangan Phiunya seolah lekat di pelupuk mata.


.

__ADS_1


.


Sementara di kantor pusat Rahardian Group, Samudera kaget saat istrinya datang tiba-tiba.


"Bee, ada apa? tumben gak bilang mau kesini?" tanya Pria tampan yang jas dan dasinya sudah terbuka bahkan dua kancing kemejanya juga terlepas.


"Mikirin kamu, takut mual lagi" jawab Biru yang masih nampak khawatir. Sebenarnya pagi tadi ia tak mengizinkan suaminya itu ke kantor tapi tumpukan pekerjaan membuat Biru akhirnya mau tak mau melepas kepergian Samudera.


"Cuma gerah aja, Bee"


"Emang gak pake AC? ini udah dingin loh" ucap Biru yang memang merasa tubuhnya begitu sejuk.


"Gak tau, tapi bawaanya gerah sama panas"


Biru hanya bisa menatap lekat kedua netra sang suami. Satu persatu keanehan ia rasakan tapi lagi dan lagi ia tak mau terlalu memikirkan selagi masih dibatas wajar.


"Bee, pulang yuk" ajak Sam pada Biru yang sudah menunggu sekitar dua jam.


"Udah, tinggal sisanya biar Jero aja. Aku lagi pengen sesuatu" jawab Sam sambil mengulurkan tangan.


"Bajunya kancingin dulu sini. Aku gak rela ada orang lain liat dadamu"


Sam tersenyum kecil, tak ada yang bisa mengalahkan rasa cemburu dan posesif istrinya selama ini.


Keduanya keluar dari ruangan menuju lift agar bisa langsung ke parkiran VVIP perusahaan.


Tanpa supir, Sam pun melajukan kendaraan mewahnya itu keluar dari area perkantoran.

__ADS_1


Tapi Biru langsung menoleh saat ia sadar ini bukan jalan yang biasa mereka lewati untuk pulang ke rumah utama.


"Bee, kita mau kemana?" tanya Biru.


"Pulang"


"Kok lewat sini, kan jauh jadinya mana harus nunggu kereta lewat" ucap Biru yang tak habis pikir.


"Gak apa-apa, sambil jalan jalan" jawab Sam sambil terkekeh.


Biru pun tak lagi bicara, ia menikmati perjalanan pulangnya yang sedang berhenti di tepi jalan karna ada sebuah kereta lewat di depan mobilnya.


"Bee, ayo jalan, itu palangnya udah di buka" titah Biru saat kendaraan mewah yang ia dan sang suami tumpangi masih diam di tempat.


.


.


.


.


Biarin aja, aku mau liat kereta lewat sampe sepuluh kali....


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Tutut markentut biji tepok jidat aaaaaaah 🤣🤣🤣

__ADS_1


Seru yang liat yang panjang panjang 😝😝😝


#Eh 🤭🤭🤭


__ADS_2