Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Calon suami


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Buy...."


"Apa? mau saling liat liatan juga?" cetus Embun, kepala nya kini sudah bertanduk dan tangan seolah siap untuk mencakar.


"Engga, yuk duduk. Ada meja kosong disana"


Keanu sedikit tersenyum pada gadis yang di marahi oleh Embun barusan. Dengan saling menggenggam tangan keduanya berjalan menjauh ke arah meja yang baru saja di tinggalkan oleh pembeli lain.


"Minum dulu" Keanu menyodorkan segelas teh hangat pada Embun yang duduk di sebelahnya.


"Makasih"


Keduanya diam tanpa bicara lagi sampai makanan datang dan siap untuk di nikmati.


"Maaf ya, aku udah bikin Abang gak nyaman" lirih Embun sambil menghabiskan makanannya.


"Iya, gak apa-apa. Abang juga tahu kok dari tadi di perhatiin." sahut Keanu yang langsung mendapat sorot mata kesal dari Embun.


"Gak usah gitu, nanti kamu keselek tulang bebek loh" goda Keanu lagi.


Keanu terus mencairkan suasana agar Embun kembali nyaman bersamanya. Ia tak ingin gadis itu merajuk dan akhirnya malah minta pulang.


Dua porsi bebek goreng dan nasi hangat tandas tak tersisa di meja. Mereka pun bangun karna sadar diri masih banyak yang mengantri untuk makan.

__ADS_1


"Kita kemana lagi?"


"Pulang" jawab Keanu saat memakai jaket di tubuhnya.


"Masih jam sembilan" balas Embun sedikit kecewa dengan jawaban dari Keanu.


"Sekarang jam sembilan, sampe rumah kurang lebih jam sepuluh, Buy"


"Tapi...."


"Pokonya jam sepuluh kamu udah naik keatas ranjang, Ok" tegas Keanu yang sepertinya tak ingin di bantah.


Embun tak menjawab, ia naik keatas motor dan duduk di belakang Keanu. Perjalanan pulang kembali mereka isi dengan obrolan ringan hawa dingin yang menusuk sampai ke tulang membuat Keanu menarik tangan Embun agar memeluknya.


"Eh.." Embun langsung tersentak kaget saat kedua tangannya melingkar di perut Keanu ketika motor berhenti di lampu merah.


Embun yang wajahnya merona langsung membuang pandangan. Jika boleh jujur, tentu Embun suka dengan perlakuan manis Keanu.


Sampai tak terasa mereka sudah sampai di rumah utama. Motor berhenti di depan gerbang warna hitam yang menjulang tinggi dan kokoh.


"Abang mau langsung pulang?"


"Iya, udah malam, orangtua mu juga pasti sudah istirahat" jawab Keanu sambil melihat jam di pergelangan tangannya.


"Tapi kan aku belum tidur, masih mau kok nemenin kamu"

__ADS_1


"Tapi ini udah malem, kamu masuk lalu bersih bersih habis itu tidur" pesan Keanu yang di balas geleng an kepala.


"Kenapa?"


"Masih banyak yang harus ku kerjakan, termasuk tugas kuliah ku" Jawab Embun malu malu.


"Hem, ya sudah, tapi jangan tidur telalu malam ya. Abang pamit"


Embun hanya menganggukkan kepalanya, ia melepas kepergian Keanu dengan senyum manis yang ia miliki.


"Oh, jadi ini laki-laki yang udah bawa calon istriku!"


Keanu yang yang baru saja mau menyalakan mesin motornya harus membuka kembali helm yang ia kenakan.


"Rival! apa sih! gak jelas banget" sentak Embun yang tak percaya dan kesal.


"Kenapa? aku nunggu kamu tiga jam, Sayang. Tapi kamu malah enak enakan pergi sama cowo pake motor murah kaya gitu" ejek Rival pada Keanu.


"Maaf, kamu siapanya embun?" tanya Keanu penasaran, kata calon istri ternyata membuat hatinya seperti tergores.


.


.


.

__ADS_1


Saya calon suami Embun Raliana Rahardian Wijaya.


__ADS_2