
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tak ada yang lebih membuat Keanu bahagia saat ini, ia terus memeluk Embun sambil mengusap perut sang istri di atas ranjang.
"Apapun akan ku lakukan demi kalian" gumamnya sembari menciumi pucuk kepala wanita yang kini tengah mengandung hasil keringatnya.
Perasaan yang tak bisa ia ungkapkan dengan ribuan kata bahagia atau isi dunia sekalipun. Rasa sabarnya seolah di bayar tunai oleh mak othor yang alhamdulillah kini sudah bisa buka puasa tumpang tindih dengan gerakan jungkat-jungkit, salto sampe guling guling malah hampir tergulung sepre. MirisBestie.
#Mingkem!!!
"Kamu mau anak laki-laki atau perempuan, Bang?" tanya Embun yang ternyata belum tidur.
"Apa aja, asal kasian sehat"
"Aku belum bilang sama keluargaku loh, nanti aja pas kita pulang ya"
"Aku masih khawatir kalau kamu naik pesawat, Sayang" jawab Keanu yang mulai menunjukan sikap posesif dan cemas berlebihannya, padahal Embun jelas dalam keadaan sehat walafiat.
"Aku gak apa apa, lagian kita naik pesawat pribadi keluarga, kan?"
"Ya sudah, kita pulang lusa ya. Besok aku harus ke kantor sebentar karna Lexa ada urusan mendadak"
"Aku ikut, boleh?"
"Tentu, tapi jika pagi nanti kamu mual dan pusing ku mohon jangan merengek untuk tetap ikut ya" pinta Keanu mulai bernegosiasi karna biasanya ia selalu kalah dan luluh jika istrinya sudah merajuk.
Embun hanya mengangguk, ia setuju dengan apa yang di katakan suaminya barusan. Kini ia merasa jauh lebih nyaman jika berada dalam pelukan Keanu seolah tak mengizinkan pria baik itu jauh darinya
__ADS_1
.
.
Pagi yang mendung tak secerah biasanya membuat pasangan suami istri bahagia itu enggan beranjak dari balik selimut, pakaiannya masih lengkap karna Keanu tak menyentuh Embun sama sekali, ia ingat betul pesan dokter yang mengatakan jika kehamilan Embun masih sangat rentan, sedangkan ia cukup tahu diri.
"Udah malesnya? yuk mandi habis itu sarapan, sekarang ada baby yang harus kamu utamakan nutrisinya ya"
"Iya, Bang. Tapi gendong"
"Boleh, karna lima bulan kedepan rasanya aku akan berpikir dua kali untuk melakukan hal. itu" jawab Keanu sambil terkekeh.
"Memang aku akan sebesar apa?" cibir Embun.
"Sebesar apapun, kamu tetap buaya betina ku yang menggemaskan, Sayang"
.
.
Selama perjalanan Keanu sesekali memperhatikan Embun yang nampak melamun, pandangannya kosong kearah luar jendela.
"Buy, kamu mikirin apa?" tanya Keanu yang penasaran.
"Hah, gak ada"
"Yakin?" tanya Keanu lagi memastikan yang di jawab anggukan kepala oleh sang istri.
__ADS_1
Jika orang melihat Embun, tak ada yang menyangka jika ia sedang hamil muda sebab tak ada yang berubah dari kondisi fisiknya yang baik baik saja tanpa mual, muntah da pusing sebagaimana kebanyakan Bumil lainnya di trimester pertama begitu pun dengan Keanu.
Tanpa ia tahu justru orang-orang di sekitarnya lah yang merasa hal tersebut, di buat tersiksa oleh hadirnya sang calon pewaris ArMedia Group.
"Kamu pengen sesuatu?"
"Enggak, eh tapi gak tahu juga sih" jawab Embun ragu-ragu.
"Kok gitu?" tanya Keanu dengan kedua alis saling bertautan.
"Aku pengen minum jus mangga" jawabnya kemudian dengan sedikit melamun karna bayangan Phiu dan PapAynya terlintas begitu saja.
.
.
.
.
De' awas jatoh! tuh yang disana buahnya mateng cepetan di petik terus lempar ke papAy ya...
********
Cucunya yang hamil, cicitnya yang mau eh anaknya yang suruh manjat 😣😣
papAy oh... papAy 🤣🤣
__ADS_1
Tar gantian ya naek pohonnya.