
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Braaaakk...
Embun di masukan kembali ke dalam mobil saat ia baru saja keluar dari kendaraan mewahnya. Tapi bukan ke bagian kemudi melainkan ke kursi belakang.
"Abang!" pekik Embun yang kaget luar biasa.
Gadis itu di peluk dengan sangat erat sampai Embun sulit bernapas, ia yang masih terkejut tentu tak membalas pelukan Keanu membuat si kurir paket itu semakin merasa Frustasi karna salah paham dengan sikap wanitanya.
"Sesakit inikah menahan rindu? aku baru pertama kali merasakannya. Dan cukup kali ini saja" lirih Keanu masih mendekap tubuh Embun.
"Bang, aku nanti mati kamunya makin kangen loh" jawab Embun yang benar-benar merasa sesak.
"Maaf.. Buy"
Keanu langsung mengurai pelukannya, ia tatap kedua mata Embun yang sedikit berbeda karna gadis itu tak mau membalas tatapannya.
"Kangen Abang gak?"
"Enggak, Buy kan punya banyak cadangan" sahut si cantik sambil memalingkan wajahnya.
"Huft, dasar Buaya Betina! Abang satu aja pusing nih kalo udah ngambek kaya gini"
"Siapa?"
__ADS_1
"Kamu!" jawab Keanu.
"Siapa yang nanya maksudnya" balas Embun, ia menarik tangannya sendiri yang sudah di raih oleh Keanu.
"Aku akan selalu mengatakan apapun itu tentang ku tanpa harus menunggumu bertanya, Buy" ujar Keanu yang langsung membuat Embun tersipu malu.
Keduanya langsung diam di dalam mobil, masih menunggu siapa yang akan memulai pembicaraan lebih dulu, Embun yang sedikit menunduk berbeda dengan Keanu yang menegaskan pandangannya.
"Aku ada kelas, apa yang mau abang bicarakan padaku?" tanya Embun saat waktunya di rasa tak lagi banyak.
"Semua sudah Abang ungkapkan lewat pesan, dan Abang yakin kamu pasti membacanya satu persatu dan paham maksud dari semua itu. Disini Abang akan kembali tegaskan jika Abang mau kita melangkah mengikuti alur cerita yang sudah Tuhan siapkan"
"Tapi, Bang. Rista....?"
"Aku tak bisa setega itu"
"Tega yang bagaimana maksudmu, aku dan dia tak pernah ada hubungan lebih dari teman. Aku akui, dia berulang kali menyatakan cinta tapi tak satu kalipun aku mengiyakan. Dan itu terus berulang karna dia merasa aku tak pernah menyukai gadis mana pun termasuk dia, tapi semua berbeda saat aku semakin mengenalmu. Maaf, aku sudah jatuh cinta padamu, Buy"
Embun yang biasanya pandai merayu kini justru diam seribu bahasa. Lidahnya kelu karna hatinya sangat berbunga-bunga.
Ia yang sudah berencana untuk menghindar nyatanya mendadak luluh saat Keanu mengatakan kalimat jatuh cinta.
"Jadilah yang pertama dan terakhir untukku. Temani aku berjuang ya" pinta Keanu dengan senyum manisnya yang membuat jantung Embun lebih cepat berdetak.
"Berjuang untuk apa?" tanya Embun bingung.
__ADS_1
"Buy, aku sadar aku apa dan kamu siapa?" jawab Keanu. Tangannya langsung di tarik oleh Embun sambil gadis itu menggeleng kan kepala.
"Memang aku siapa? dan kamu siapa? aku rasa kita sama. Matamu dua, hidung mu satu dan anggota tubuhmu sama sepertiku, lalu dimana masalahnya?"
"Masalahnya ada di dalam isi dompet, Buy" kekeh Keanu yang sebenarnya malu mengatakan hal itu. Gajinya selama satu bulan menjadi kurir paket ternyata itu sama dengan pengeluaran Embun dalam satu hari.
"Aku tak ingin membahas masalah itu, Bang" ujar Embun yang tak suka dengan arah pembicaraan mereka kali ini.
Keanu hanya menangguk, lalu diam tak lagi menimpali sampai beberpa menit lamanya.
"Ko' Abang diem aja sih?" tanya Embun.
.
.
.
Loh, kan Abang memang pendiam. Kalau gak percaya peluk aja coba!!!!
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Modus...
Buaya lagi di gombalin 🤣🤣🤣
__ADS_1