Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Dengar ya...


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Harusnya Abang yang kaget, kenapa kamu yang ngusap dada?" kekeh Keanu saat melihat Rain memang terlihat sedikit terkejut.


"Gak tau, Bum kaget ih"


Keanu berlalu meninggalkan Rain, ia berjalan lebih dulu sedangkan sang calon adik ipar mengekor di belakangnya. Hingga sampai di depan pintu utama dua pria itupun menghentikan langkahnya.


"Kenaoa?" tanya Rain.


"Gak apa-apa, masuk sana" titah Keanu yang langsung membuat dahi Rain mengkerut.


"Abang juga masuk, Ayo" ajak sang pewaris Rahardian Group tersebut.


"Kamu aja, kamu kan pemilik rumah. Sedangkan Abang tamu. Katakan saja pada kakakmu jika Abang menunggunya di teras"


Rain tak menjawab, ia menarik tangan Keanu untuk masuk kedalam rumah utama menuju ruang tamu yang begitu luas dan megah, Keanu masih saja di buat takjub meski ini kali keduanya ia masuk.


"Tunggu disini, Biar Bum bilang kak Buy, Ok"


"Baiklah, Terima kasih, Rain" sahut Keanu


"Bum-Bum!" protes pria tampan itu sambil merengut kesal, Keanu begitu senang menggoda Rain maka itu ia sengaja memanggilnya dengan nama asli.


Rain berjalan santai menuju lift, ia yang baru saja pulang mengantar Mhiu nya ke toko Bunga serasa tak mampu menapaki anak tangga satu persatu.


Triiing..

__ADS_1


Dalam hitungan detik Rain sampai di lantai dua, tujuannya kini tentu kamar sang kakak perempuan. Rain mengetuk pintunya berkali-kali sampai akhirnya sang Ratu Rahardian keluar.


"Apa?" tanya Embun.


"Ada Abang paket dibawah. Nunggu kakak di ruang tamu" jelas Rain sambil menadahkan tangan ke hadapan Embun.


"Terus ini apa?"


"Upah lah, emang gak pake tenaga kasih tau kakak?!" jawab Rain dengan kedua alis naik turun.


"Astaga!!!" pekik Embun kesal bercampur gemas.


Embun akhirnya masuk kembali ke dalam kamarnya, untuk mengambil beberapa lembar uang kemudian di berikan nya pada sang adik.


"Dasar, kang palak!!!"


.


.


Embun turun ke lantai bawah menemui Keanu, senyumnya terus terukir sampai ia akhirnya sampai tepat di hadapan pria tersebut.


"Bang, ada apa? memang sudah baikan?"


"Lihat saja olehmu sendiri, Abang sudah jauh lebih baik. Jangan khawatir"


"Bukannya Rista ada dirumahmu?" tanya Embun.

__ADS_1


"Iya, kenapa?"


"Apa abang habis mengantarnya pulang lalu kemari?"


Keanu tentu menggelengkan kepalanya, bagaimana mungkin Embun punya pikiran seperti itu, Bathin Keanu.


Ia menarik tangan Embun untuk di genggam, rayt wajah gadis itu tentu langsung berubah yang membuat Keanu gemas padanya.


"Rista datang hanya untuk masak, Abang tak perduli apa yang ia lakukan lagi. Jika boleh jujur tentu Abang kecewa padanya. Sikapnya sungguh keterlaluan, membuat Umma tak menyukaimu menurut Abang itu adalah kesalahan fatal untuknya" jelas Keanu.


"Semua itu di lakukan karna Rista teramat mencintaimu. Dia sedang berjuang, Bang."


Embun menarik napas dalam-dalam lalu ia buang secara perlahan, hatinya sedikit sakit saat sadar jika ada wanita lain yang juga sama mencintai Keanu apalagi pengorbanannya tak main-main yaitu menjatuhkan orang lain demi pencapaian cintanya.


"Sudahlah, jangan berpikir macam-macam. Biarkan saja ia sibuk mengambil hati Umma. Rista tahu betul kelemahanku. Tapi semoga Abi bisa meyakinkan Umma jika semua tak seperti yang ia bayangkan."


"Tapi... Aku tak bisa berbuat banyak" balas Embun serba salah. Maju salah mundur pun ia tak mau.


"Kamu dengar ya, cantik"


"Dengar apa?"


.


.


.

__ADS_1


Semenjak kamu hadir dan membuat ku nyaman, aku tak pernah tertarik pada siapapun kecuali kamu..


__ADS_2