
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Cek lek...
"Assalamu'alaikum" ucap Embun saat masuk kedalam ruang rawat inap Keanu. Gadis itu datang kerumah sakit saat pulang kuliah di sore hari.
"Waalaikum salam, masuk sini, Buy" sahut Keanu, ia tersenyum lebar saat melihat Embun berjalan pelan kearahnya.
"Sepi?"
"Iya, aku sendirian dari pagi nih"
"Orangtuamu kemana?" tanya Embun, karna Keanu tak cerita apa-apa padanya jadi wajar jika ia sedikit terkejut.
"Pulang dulu. Nanti malam baru kesini lagi karna besok pagi Abang sudah boleh pulang" jawab Keanu yang langsung membuat Embun bernapas lega.
"Syukurlah, aku ikut senang jika keadaanmu sekarang jauh lebih baik. Aku minta maaf ya"
"Berhenti mengatakan itu semua. Apa yang harus ku maafkan sedang kamu tak berbuat salah apapun, Buy" balas Keanu sambil mengulurkan tangan.
Embun tersenyum kecil, wajahnya begitu cantik alami jadi tak salah jika dulu ia memiliki banyak kekasih karna pesonannya itu.
Keduanya mengobrol banyak hal, tawa renyah pun cukup menggema di ruang rawat inap sampai akhirnya mereka menoleh bersama saat mendengar suara pintu terbuka.
__ADS_1
"Umma, Abi." ucap Pelan Keanu, ia menelan salivanya saat melihat Cheryl menatap Embun seolah tak suka.
"Bagaimana, apa jauh lebih baik?" tanya Rendra ketika pria itu lebih dulu menghampiri putranya.
"Iya, Bi. Dokter pun bilang seperti itu saat memeriksa ku."
"Syukur alhamdulillah, besok pagi kita pulang. Umma akan meminta Rista untuk membantu memasak dirumah. Kita makan siang bersama nanti" timpal Cheryl antusias.
Keanu langsung menoleh kearah Embun, gadis itu nampak santai tak memperlihatkan raut wajah kecewa, kesal atau sebaliknya.
"Tak usah repot repot, Umma. Kayanya mie instan juga enak kalau Umma yang buat, tak perlu sampai sibuk meminta bantuan orang lain, bukan begitu, Bi?" ujar Keanu melirik kearah Rendra.
"Iya, mie instan buat Umma mu sangat enak. Apalagi dengan....."
Plaaaak...
Embun sedikit mengangguk sopan saat Rendra menyapa dan berbasa basi tapi tidak dengan Cheryl yang nampak acuh. Wanita cantik berusian tuda puluh delapan tahun itu masih saja percaya dengan apa yang di ceritakan Rista padanya tanpa mau membuka hati untuk sedikit saja mengenal Rista.
"Umma, belikan Abi kopi ya" tiyah Rendra.
"Ish, Umma takut jalan keluarnya"
"Minta antar Embun, sepertinya dia pemberani" sahut Rendra lagi.
__ADS_1
"Abi membanding kan kami?" protes Cheryl.
"Tidak sayang, minta antarlah padanya sebentar"
Cheryl menoleh kearah Embun yang kini berdiri cukup jauh dari Keanu karna ia tentu akan membiarkan Ummanya lebih dekat.
"Mari ku antar Tante"
"Sekalian beli cemilan atau makanan ya" balas Keanu.
Cheryl tentu tak lagi bisa menolak jika anak dan suaminya yang meminta, hidup dengan penuh kekacauan di masa muda membuat wanita itu begitu takut kehilangan dua pria hebatnya.
"Baiklah, Umma akan belikan makanan untuk kalian" jawab Cheryl pasrah.
Ia berlalu lebih dulu keluar dari ruang rawat inap Keanu, sedangkan Embun malah menerima uluran tangan dari Keanu.
"Pergilah, ini kesempatanmu untuk mengambil hati Umma. Abang yakin, jika tak hanya putranya saja yang akan jatuh cinta padamu tapi juga Ummanya bila ia sudah mengenalmu lebih jauh" ucap Keanu yang membuat kedua pipi Embun merah merona.
"Benarkah?"
.
.
__ADS_1
.
"Tentu, cepat susul Umma. Jangan lupa beli makanan juga untuk mu karna menghadapi calon mertua butuh banyak tenaga"