Paket Cinta Sang Embun

Paket Cinta Sang Embun
Bucin Enak


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Siapa dia sebenarnya?" tanya Air saat ia duduk saling berhadapan dengan putra semata wayangnya di ruang kerja rumah utama. Sam memang langsung pulang saat Embun sudah sampai di rumah sakit untuk menemani Keanu yang menjadi korban kebrutalan Rival.


"Masih di selidiki, pAy"


"Anak yang di buang, lalu di temukan dalam dus di rumah kosong" gumam Air.


"Iya, kebetulan yang menemukannya adalah pasangan suami istri" sahut Sam.


"Ngapain pasangan suami istri ada di rumah kosong?"


"Ish, mana dede tahu!"


Air tertawa, anak laki-lakinya masih saja terlihat menggemaskan saat memanggil dirinya sendiri dengan sebutan Dede...


"Inget umur de" ledek Air.


"Keceplosan, tapi dede jadi inget....."


Keduanya langsung diam lalu tersenyum simpul.


"Selidiki terus, Bul-Bul sepertinya benar jatuh cinta pada pria itu. Mungkin jika ia anak kandung orangtuanya yang sekarang kita tak serepot ini mencari tahu asal usul Keanu, kan?" ujar Air.

__ADS_1


"Asal dia baik tak apalah, aku hanya ingin putriku bahagia. Cukup jujur, setia dan tak main tangan. Kurasa itu sudah membuatku merestui mereka berdua jika seandainya jodoh" sahut Samudera, ia memang sudah memberikan lampu hijau saat Keanu datang pertama kali meminta izin untuk keluar membawa sang Ratu Rahardian dengan kesederhanaan dan kesopanan yang di tunjukkan.


"Tanggung jawab! itu poin utama juga, De'. Dia kuliah sambil bekerja padahal ayahnya juga berkecukupan. Dia anak yang mandiri"


Obrolan terus berlanjut panjang lebar yang akhirnya tak hanya membahas soal Keanu dan Embun tapi juga masalah lain. Keduanya nampak serius dan kadang saling melempar candaan dan ledekan seperti biasa. Samudera yang adalah anak satu-satunya tentu mendapat curahan kasih sayang tak terkira dari Air dan Hujan.


******


#RumahSakit.


Embun yang masih sangat sabar menunggu Keanu sadar akhirnya bisa bernapas lega. Pria itu membuka matanya pelan dan tersenyum kecil.


"Bang, sakit ya?" Tanya Embun yang sangat khawatir tapi langsung di jawab gelengan kepala oleh Keanu.


"Jangan bohong, ini pasti sakit banget. Rival harus lebih sakit dari ini. Buy akan bikin dia nyesel"


"Ssstt... jangan gitu. Gak baik mendendam, nanti cantiknya hilang" sahut Keanu mencoba merayu agar Embun tak lagi mengomel karna yang ia butuhkan tentu perhatian dan sentuhan lembut dari gadis cantiknya itu.


"Tapi..."


"Gak apa-apa, yang penting Abang masih bisa napas dan liat kamu aja udah alhamdulillah. Kamu harusnya bersyukur bukan malah mengumpat yang tak baik"


"Iya deh iya! duh, udah ganteng baik hati pula. Cium dikit boleh gak sih?" kekeh Embuh menggoda karna nyatanya ia pun belum pernah merasakan hal seperti itu.

__ADS_1


"Nanti, tunggu di halalin ya"


"Kapan?" tanya Embun.


"Ada saatnya, kamu yang sabar ya"


Embun hanya mengangguk paham, selama menjadi buaya betina tak pernah sedikit pun terbersit niat untuk menikah dengan para pacar pacarnya meski ada sebagian yang sudah mapan dan dewasa, entah itu CEO atau pengusaha lainnya. Di otaknya selama ini hanya ingin bersenang-senang membuat para pria itu bertekuk lutut di hadapannya.


Obrolan pun terus mengalir sambil Embun terus mengusap pipi dan tangan Keanu dengan sangat lembut.


"Buy..."


"Hem, apa lagi? mau minum?" tawar Embun.


.


.


.


.


Saat pertama kali mengenalmu, aku pikir aku tak akan jatuh cinta padamu. Tapi nyatanya kamu justru semakin menetap di hatiku..

__ADS_1


Terima kasih ya, kamu udah buktiin ke aku kalau BUCIN ke satu orang itu ternyata enak....


__ADS_2