
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Eh, anak gadis Phiu mau kemana?" tanya Sam saat melihat putrinya di ujung tangga.
"Mau jenguk calon mertua dong" jawabnya sambil terkekeh lalu kemudian berhambur memeluk Samudera.
"Kerumah Keanu?"
"Iya, dia satu satunya pria yang sekarang dekat denganku. Doakan kami bisa terus bersama ya" pinta Embun dengan lembut tak seperti saat ia meminta hal lain dengan merengek.
Sam tertegun, jika saja putrinya tahu tentang apa yang terjadi diantara Keanu dan orangtuanya, apa keduanya masih bisa bertahan bersama saling menggenggam tangan.
"Phiu, kok ngelamun?"
"Ah, enggak kok sayang. Pergilah dan hati-hati di jalan ya. Jangan pulang terlalu malam" pesan Sam , ia mencium kening dan kedua pipi putrinya sampai gadis itu tergelak.
"Aku nunggu Keanu menjemput, ia tak pernah mau aku pergi sendiri saat menemuinya"
"Hem, baguslah. Dia pastinya ingin bertanggung jawab terhadapmu. Karna membawa anak gadis orang itu tak boleh sembarangan" jawab Sam yang semakin mengagumi sosok Keanu.
.
.
.
__ADS_1
Sepuluh menit menunggu di teras akhirnya Embun mendengar suara motor yang tentu sudah bisa di tebak siapa pemiliknya. Keanu dengan sepeda motor dan helm putihnya kian mendekat.
Embun pun langsung bangun untuk menyambut Abang paket impiannya itu.
"Lama ya?"
"Enggak kok, cuma sepuluh menit" jawab embun.
"Orang-tua mu ada?" tanya Keanu.
"Ada, aku sudah minta izin Phiu untuk pergi denganmu" jelas Embun.
"Itu kan kamu yang izin, Abang kan belum. Masuk dulu boleh? Kita izin pada orangtuamu" pinta Keanu.
"Hem, iya"
Dan tak lama, pasangan suami istri itupun datang saling bergandengan tangan.
"Selamat sore, Om" sapa Keanu yang bangun lalu menyalami keduanya secara bergantian.
"Sore, kalian belum berangkat? sudah jam berapa ini, jangan sampai kemalaman" ucap Sam setelah ia melihat jam di pergelangan tangannya.
"Ini kami baru mau berangkat setelah Om dan Tante mengizinkan saya membawa Embun kerumah saya"
"Ya, pergilah. Kami izinkan asal tak pulang terlalu malam. Pergi dan kembali lah dalam keadaan selamat" pesan Sam.
__ADS_1
"Baik, Om. Saya akan hati-hati dan menjaga Embun." jawab Keanu yang paham akan permintaan pria tampan di hadapannya itu.
Setelah berpamitan, Keanu dan Embun pergi menaiki motor, ia menolak saat Embun menawarkan mobilnya untuk di bawa.
"Dingin ya?"
"Enggak, kan sambil peluk kamu" sahut Embun saat motor berhenti di lampu merah.
"Peluk aja terus ya, jangan di lepas" goda Keanu, tangan Embun benar-benar membuat ia terasa begitu nyaman.
Embun hanya tersenyum kecil, permintaan Keanu tentu akan ia lakukan dengan senang hati. Hal sederhana tapi seolah membawanya terbang ke angkasa.
Beberapa menit di perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah orantuan Keanu, Keanu memasukan motornya kedalam garasi tepat di sisi mobil Abinya.
Keduanya masuk kedalam rumah dengan mengucap salam meski Keanu yakin jika Abi dan Umma nya ada di dalam kamar.
"Assalamu'alaikum" sapa Keanu dan Embun berbarengan saat masih di depan pintu yang sudah dibuka oleh Keanu.
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh" jawab seseorang dari arah dapur, dan itu sontak membuat Keanu langsung menoleh kearah Embun.
.
.
.
__ADS_1
Dia disini juga??