
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Bangsat...
Satu pukulan kembali menghantam perut Keanu. Ia tersungkur ke tanah saat Rival memukuli pria itu di gang sempit ujung jalan. Keanu di seret ketempat sepi itu saat pulang usai mengantar paket.
"Lo siapa?" tanya Keanu, ia bingung karna hantam tanpa di beri ampun.
"Gue! ternyata lo lupa ya? padahal kita pernah ketemu dan gue pun udah pernah bilang kalau gue ini calon suami Embun Raliana Rahardian Wijaya" ucap Rival masih mengeram kesal.
Keanu mengernyit kan dahi, otaknya mulai mengingat-ingat kejadian demi kejadian yang di ucapkan oleh Rival.
"Calon suami atau mantan pacar? setahu gue Embun udah mutusin lo!" sahut Keanu yang malah menambah amarah Rival.
Rival adalah si paling keras kepala dari semua deretan pacar Embun, ia yang terobsesi pada Embun membuatnya tak Terima dengan keputusan yang Embun berikan beberapa waktu lalu. Rival berkali-kali di tolak saat meminta kembali, ia yang kesal akhirnya berencana memberi pelajaran pada Keanu.
"Lo gak usah terlalu percaya diri. Embun bukan level lo? cuma pegawai kurir paket macem lo itu gak pantes jalan sama Ratunya Rahardian. Lo punya mata gak sih?! atau lo cuma manfaatin Embun buat ambil hartanya aja" ledek Rival.
Bugh....
Keanu bangun dan balik menyerang Rival, ia masih terima jika di rendahkan karna memang keadaannya yang bukan orang kaya tapi jika di tuduh memanfaatkan tentu ia tak akan terima sama sekali.
"Jaga ucapan lo! Gue tulus sayang sama Embun" tegas Keanu, rasa tersinggung nya seolah membangkitkan tenaganya untuk membalas.
***Bugh...
__ADS_1
Bugh...
Bugh***...
Keanu kaget saat ia melihat ada tiga orang berpakaian serba hitam memukuli Rival, ia yang juga merasakan sakit di tubuhnya langsung tak sadarkan diri, hanya sayup sayup jerit minta ampun yang ia dengar sebelum akhirnya tak ingat apa apa lagi.
.
.
.
.
"Bagaimana keadaannya?" tanya Samudera saat ia sampai su salah saru pintu rawat inao sebuah rumah sakit yang tak jauh dari tempat kejadian.
"Kerja bagus!" jawab Sam yang lalu masuk ke dalam ruang rawat inap.
Putra mahkota Rahardian itu berjalan pelan menuju ranjang pasien yang diatasnya ada pria yang dekat dengan putrinya. Keanu nampak seperti sedang tidur pulas setelah di bersihkan dan di obati.
"Apan jadinya jika saya tak mengawasimu" gumam Samudera pelan saat ia berdiri di sisi brankar.
Sam menatap lekat wajah Keanu yang menutup dua matanya.
"Siapa kamu sebenarnya?"
__ADS_1
Braaaakk...
Lamunan Sam buyar saat ia mendengar suara pintu terbuka, Sam yang langsung menoleh sudah bisa menebak siapa yang datang.
"Phiu, abang paketek Bubuy kenapa?" tanya Embun panik.
"Hanya kecelakaan kecil, jangan khawatir karna semua anggota tubuhnya lengkap" sahut Sam.
"Kecelakaan apa? motor?" tanya Embun yang tak di jawab oleh Samudera.
Pria dua anak itu tersenyum simpul saat ia melihat putri sulung nya sedang mengusap pipi Keanu dengan lembut. Khawatir? tentu, gadis cantik yang senang di kuncir dua itu sampai menggigit bibir bawahnya karna rasa takut terjadi sesuatu pada Keanu.
"Kamu mencintainya?" tanya Sam, ia akan bersikap pura-pura tak tahu akan hal ini.
.
.
.
Entahlah... yang aku tahu, Pria setampan ini rasanya MUBAZIR kalau enggak di pacarin.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Si Nunu di samain sama nasib kotak 🤭🤭🤭
__ADS_1
Sabar ya Bang, Bubuy emang banyak erornya di banding benernya, 🤣