Pangeran Tampan Pengubah Hidupku

Pangeran Tampan Pengubah Hidupku
Mertua dan menantu


__ADS_3

"Mah, mama percaya gak sih yang dibilang Denis tadi?" Tanya Flora. Saat ini mereka sedang berada ditaman belakang.


"Mama sih kurang yakin, secara kan kakak kamu itu belum bisa move on sama mantannya" jawab mama Novi yang kesal mengingat betapa kejamnya kekasih Tristan pada anak sulungnya.


"Emang siapa sih mah mantan kak Tristan? Kok aku penasaran banget sama orangnya?" Tanya Flora.


"Mantan Tristan adalah seorang model yang cukup terkenal di Negera Y, namanya Carissa sampai akhirnya karirnya itu berakhir ketika ia melakukan kesalahan yang sangat fatal" jelas mama Novi. Dan iapun mulai menjelaskan semuanya pada Flora tentang apa yang dialami anak sulungnya.


"Kasihan ya kak Tristan" ucap Flora ikut sedih.


"Mah, kalau misalnya kak Tristan sama Felli, mama dukung gak?" Tanya Flora.


"Felli itu orangnya baik mah, dia gak pernah pacaran. Dan gue juga kasihan dengan nasibnya" lanjut Flora mengingat kisah hidup Felli.


"Memangnya kenapa?" Tanya mama Novi penasaran.


"Felli tuh dari kecil gak tau mana orangtuanya, pas dia lahir sudah dirawat sama Oma dan bibinya. Dan sampai sekarang dia gak tau keberadaan kedua orangtuanya, bahkan Oma dan bibinya aja gak pernah cerita apa apa sama dia" jelas Flora sedih.


"Flora kasihan mah setiap Felli ngeliat orang lain punya keluarga yang lengkap, sedangkan dia? Tidak ada ibu dan ayah yang menemani hari harinya. Felli tak pernah ngerasain gimana hangatnya pelukan seorang ibu dan tidak pernah merasakan cinta kasih sang ayah" lanjut Flora yang sudah menitikkan air matanya.


"Kasihan ya dia" ucap mama Novi ikut sedih mendengarkan penjelasan Flora.


"Makanya kalau Felli sama kak Tristan nikah, dia bisa merasakan punya ibu dan ayah. Dia bisa mendapatkan apa yang selama ini dia inginkan" ucap Flora menjelaskan.


"Mama dukung kok, kalau Tristan mau sama Felli. Dan mama liat Felli anak yang baik" ucap mama Novi tersenyum.


"Sayang ini Marcel nangis nih" panggil Rey menghampiri Flora.

__ADS_1


"Mah bentar ya" ucap Flora dan mengambil alih Marcel membawanya kedalam.


"Mama lagi ngomongin apa sama Flora?" Tanya Rey keppo.


"Gak ada apa apa" jawab mama Novi tersenyum dan berlalu masuk kedalam rumah.


"Kok gue jadi keppo sih?" Gumam Rey.


*************************


Drrrttt... drrrttt... drrrttt...


Bunyi handphone Felli berdering menghentikan aktivitasnya Felli dan dengan cepat ia mengambil ponselnya.


"Hallo, siapa ya?" Tanya Felli karena nomer itu adalah nomer yang tak dikenal.


"Vabio" gumam Felli.


"Tapi masa sih, mana mungkin Vabio nelpon gue" lanjut Felli yang tak sadar orang diseberang sana mendengar apa yang barusan ia ucapkan.


"Apa kau tak percaya padaku?" Ucapnya mengangetkan Felli.


"Ja-jadi Lo Glen?" Tanya Felli terbata.


"Yups aku Vabio masa kamu gak kenal sama suara aku" ucap Vabio terkekeh.


"Ya ampun Vab, gue udah lama banget gak denger suara Lo" pekik Felli terkejut sekaligus senang.

__ADS_1


"Gue juga Fell, oh ya bisa kita ketemu?" Tanya Vabio.


"Ketemu? Bukannya..."


"Aku sekarang di indo Fell" sela Vabio yang membuat Felli benar benar terkejut.


"Whatt??? Lo serius? Sekarang Lo dimana, kita ketemu sekarang!" Ucap Felli antusias.


"Kita ketemu di cafe X" jawab Vabio


"Oke, gue siap siap sekarang" ucap Felli mematikan telponnya dan meloncat kegirangan.


"Yess ya ampun akhirnya gue bisa ketemu Vabio" pekik Felli dan segera berlari menuju kamarnya.


.


.


.


.


.


.


Ada yang penasaran siapa Vabio? temukan Jawabannya di part selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2