
Dikantor Tristan, kini ia sedang disibukkan oleh beberapa berkas yang menumpuk dimeja nya.
Tok... Tok... Tok...
"Masuk!" Sahut Tristan dari dalam.
Ceklek.
Terlihat Rey yang membawa beberapa berkas yang akan diberikan pada Tristan.
"Bang gue butuh tanda tangan Lo" ujar Rey meletakkan berkas itu didepan Tristan.
"Buat??" Tanya Tristan.
"Anak cabang di negara B mengalami masalah, papa gak bisa turun tangan, kan Lo tau sendiri papa mudah kecapeen" jawab Rey lalu duduk disofa samping Tristan.
"Kenapa gak Lo aja?" Tanya Tristan yang fokus pada laptopnya.
"Gue gak bisa, masa gue harus ninggalin Flora. Lo tau pagi pagi dia sering muntah-muntah, gue gak tega ninggalin dia, dan siapa yang akan jagain Marcel? Masa mama ntar yang ada gue malah ngerepotin" ucap Rey karena memang Flora mengalami morning skciness.
Tristan menghela nafas "kapan gue harus kesana?" Tanya Tristan.
"Besok" jawab Rey singkat.
"Oke..." Ujar Tristan dan mentanda tangani berkas itu.
Setelah itu Rey keluar.
"Gapapa lah itung-itung gue bisa jauh dari brengsek itu" gumam Tristan karena baginya pergi ke negara B adalah sebuah pertolongan biar dia bisa berjauhan dengan Moon.
*************************
__ADS_1
Drrrttt... drrrttt... drrrttt...
Ponsel Felli berdering tertera nama Flora disana.
"Iya Ra, kenapa?" Tanya Felli saat sambungan telpon sudah tersambung.
"Fell, kesini yuk gue kangen sama cake coklat Lo plisss" pinta Flora memohon.
"Astaga kenapa Lo doyan banget sama cake gue" ucap Felli terkekeh.
"Gak tau, ponakan Lo mau cake buatan Tante nya" ucap Flora mengelus perutnya.
"Oke gue kesana sekarang" ucap Felli dan mematikan sambungan teleponnya.
"Oma, bibi, Felli pergi dulu ya" pamit Felli pada Oma dan juga bi Ina.
"Mau kemana Fell?" Tanya bi Ina.
"Oh yasudah hati hati" ucap Oma yang diangguki Felli.
"Gak sia sia Felli belajar masak" ucap bi Ina terkekeh.
*************************
Sesampainya dirumah Flora, Felli langsung disambut oleh mama Novi.
"Eh Felli udah dateng" sapa mama Novi tersenyum ramah.
"Flora nya ada tant?" Tanya Felli menyalami mama Novi.
"Ada ayo" ajak mama Novi dan mereka duduk diruang tamu.
__ADS_1
"Te... Te... Te..." Celoteh Marcel melihat kedatangan Felli.
"Uhh cucu Oma, sini yuk" ajak mama Novi pada Marcel yang mulai berjalan kearahnya.
"Hay Marcel, duh makin cute aja nih" ucap Felli mencubit gemas pipi ponakannya itu.
"Te... Te... Te..." Ucap Marcel mendekati Felli.
"Kayanya Marcel kangen sama kamu" ucap mama Novi terkekeh.
Dan munculah Moon yang sudah siap entah mau pergi kemana.
"Tan aku pergi dulu ya" pamit Moon.
"Iya" jawab singkat mama Novi.
Moon dan Felli saling pandang, Felli tidak tau siapa dia begitupun Moon. Setelah itu Moon langsung melangkah keluar.
"Tant itu siapa?" Tanya Felli yang tak pernah melihat Moon disini.
"Dia sepupu Tristan Fell, dan dia juga yang udah bikin Tristan gak jadi melamar Carissa" jawab mama Novi.
"Oh gitu...." Jawab Felli manggut-mangut, sebenarnya Felli belum begitu mengerti apa akar permasalahannya, tapi yasudahlah dia juga tidak mau terlalu ikut campur.
"Hay Fell, udah nyampe" sapa Flora yang datang bersama Rey.
Felli hanya menjawab dengan senyuman tipis.
"Yaudah ayo kita mulai aja masak nya" ajak mama Novi dan mereka langsung pergi kedapur.
"Mom... mom... mom... kut" ucap Marcel meminta gendong dengan Flora.
__ADS_1
"Sayang jangan gendong sama mommy, sini sama Daddy aja" ucap Rey dan dengan segera Marcel berlari menuju daddy-nya.