Pangeran Tampan Pengubah Hidupku

Pangeran Tampan Pengubah Hidupku
Jalan jalan


__ADS_3

Keesokan harinya Felli dan Tristan memutuskan untuk berjalan jalan di Jepang. tempat pertama yang mereka kunjungi adalah Kawazu Shizuoka. Felli sangat menikmati tempat itu, banyak bunga sakura yang berguguran membuat kesan disana sangat romantis untuk pasangan baru seperti mereka.


"Tris, fotoin dong" ucap Felli menyerahkan HP nya.


Tristan dengan senang hati memoto Felli yang sedang bermain main dengan pohon sakura.


Cekrek.


cekrek.


cekrek.


Beberapa fose telah Felli lakukan disana. Ia melihat hasilnya dan mengunggahnya di sosmednya.


"Tris, kita makan yuk. Aku mau cobain kuliner disini" ajak Felli.


"Oke ayo" seru Tristan dan mengajak Felli untuk ke tempat kuliner yang ada disana.


***


Setelah selesai ke tempat kuliner, kini Felli memutuskan untuk ke salah satu mall terbesar yang ada di Jepang.


"Felli... " panggil seseorang dari belakang. Dan reflek Felli pun menoleh ke asal suara.


"Carissa" gumam Felli melihat sosok yang berdiri di depannya dengan senyum manisnya.


"Kalian disini?" ucap Carissa yang tak menyangka akan bertemu Felli dan Tristan pada satu tempat yang sama.


"Iya, lo sendiri ngapain disini?" jawab Tristan ketus.


"Aku memang tinggal disini" jawab Carissa.


"Kalian disini ngapain?" tanya Carissa.

__ADS_1


"Kita-"


"Kita lagi bulan madu. Lo tau kan kita pengantin baru" potong Tristan songong.


"Oh... " jawab Carissa hanya ber-oh.


"Andai aku tidak terjebak dengan permainan Moon dulu. Maka saat ini akulah yang ada di samping Tristan" batin Carissa merasa menyesal.


"Ayo sayang, kita ke tempat lain saja" ajak Tristan menggandeng tangan Felli dan pergi dari sana. Tak lupa ia membayar belanjaannya.


Sedangkan Carissa hanya menatap mereka yang telah berjalan jauh. Entah kenapa rasa cemburu itu kembali melanda hatinya. Apalagi saat Tristan memanggil Felli dengan sebutan 'sayang'.


"Tris, kamu kenapa sih? Aku kan belum selesai ngomong sama Carissa" protes Felli saat telah didalam mobil.


"Aku tidak ingin kamu berlama lama disana" jawab Tristan fokus menyetir.


"Kenapa?"


"Bukan begitu tapi..... "


"Udah deh, gak perlu dijelasin lagi" potong Felli yang sudah bad mood.


Tristan menghela nafas panjang, menghadapi Felli membuat kepalanya pusing berkecamuk. "Sekarang mau kemana lagi?" tanya Tristan berusaha selembut mungkin.


"Gak usah kemana mana lagi. Pulang aja!" ketus Felli membuang muka.


"Mau cobain es krim Jepang?" tawar Tristan.


"Mau... " jawab Felli cepat dengan wajah berbinar.


Tristan terkekeh melihat perubahan wajah Felli yang secepat kilat berubah. Ia sangat tau Felli pecinta es krim.


"Dasar.. " batin Tristan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Tristan membelokkan mobilnya menuju caffe khusus ice cream disana.


"Tris, kamu mau?" tanya Felli menyodorkan es krim didepan mulut Tristan.


Tristan menerima suapan Felli.


"Enak juga ya" gumam Tristan yang masih terdengar.


"Yaiyalah emang kamu gak pernah makan es krim?" tanya Felli, dan langsung dapat gelengan dari Tristan.


"Ya ampun kamu udah setua ini gak pernah makan es krim" decak Felli.


"Aku belum tua ya, tapi DEWASA" ucap Tristan tak terima dikatai tua.


"Gapapa, walaupun kamu udah tua aku tetap cinta kok" ucap Felli mengedipkan sebelah matanya.


"Harus dong, masa aku udah tua kamu mau buka cabang baru?" ucap Tristan.


"Ya bisa jadi sih" jawab Felli yang dapat tatapan tajam dari Tristan.


"Hehehe piss" cengir Felli menunjukkan jari berbentuk V.


"Kalau aku udah tua. harusnya kamu juga udah tua. Mana ada yang mau" ucap Tristan.


"Ada kok. Kan aku bisa rawat diri biar jadi cantik lagi" pancing Felli menaik turunkan alisnya.


"Coba aja kalau berani" ucap Tristan dan sedetik kemudian bibir mereka menyatu sempurna.


Felli membulatkan matanya melihat aksi Tristan yang tiba tiba menciumnya didepan umum. Setelah cukup lama Tristan melepaskan pangutannya.


"Tris, kamu ihh gak tau tempat banget!" kesal Felli dengan bibir mengerucut tajam.


"Makanya kalau ngomong jangan aneh aneh" ucap Tristan memperingati.

__ADS_1


__ADS_2