Pangeran Tampan Pengubah Hidupku

Pangeran Tampan Pengubah Hidupku
Tidak ada hubungan


__ADS_3

Di bandara terlihat seorang perempuan cantik nan sexy berkacamata hitam keluar dari pesawat, ia berjalan menuju mobil dengan koper yang dibawa oleh bodyguardnya.


"Pak langsung ke apartemen ayah ya" ucapnya pada sang sopir.


"Baik non" ucap sopir itu.


"Aku sangat merindukanmu honey, tunggu aku besok, aku pasti akan menemuimu" gumamnya sambil menatap kearah jendela.


*************************


Felli yang baru pulang dari kantor Tristan pun langsung membaringkan tubuhnya dikasur empuk miliknya.


"Huhhhh gila cape banget" keluh Felli memijit pundaknya.


Felli bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu ia menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.


"Loh Tante" ujar Felli terkejut melihat kedatangan Laina.


"Sayang sini" ajak Laina menepuk sofa disebelahnya.


Felli pun berjalan dan duduk disebelah Laina.


"Ada apa Tante kesini?" Tanya Felli.


"Tante hanya berkunjung saja sayang, btw mana Oma dan Bi Ina?" Tanya Laina yang tak melihat keberadaan Oma dan Bi Ina.


"Mungkin lagi dikamar tant" jawab Felli.


"Oh gitu..." Sahut Laina manggut-manggut.


"Oh ya Fell, besok kamu temenin Tante belanja ya, lagian besok kan weekend" tawar Laina.


"Boleh tant, besok juga Felli gak ada kerjaan" jawab Felli setuju.

__ADS_1


"Eh ada Laina" ucap sang Oma menuruni anak tangga.


"Oma..." Ujar Laina tersenyum dan menyalami sang Oma.


"Nak Vabio gak diajak?" Tanya Oma.


"Udah keluar dia, biasa anak muda mah gak betah dirumah" jawab Laina membuat Oma terkekeh.


"Laina..." Pekik bi Ina menghampiri Laina dan cipika-cipiki.


"Apa kabar Na?" Tanya Laina.


"Baik, kamu juga apa kabar?" Tanya balik bi Ina.


"Alhamdulillah baik" jawab Laina tersenyum.


"Yaudah mumpung semua sudah berkumpul, kita makan malam aja yuk!" Ajak Oma.


"Duh jadi ngerepotin nih" ucap Laina tak enak.


"Oh ya bagaimana keadaan Lewis?" Tanya Oma pada Laina.


"Baik baik aja Oma, kami semua sehat" jawab Laina tersenyum.


"Fell, gimana kuliah kamu?" Tanya Laina.


"Lancar kok tant, mungkin sekitar 2 tahun lagi juga tamat" jawab Felli.


Setelah makan malam Laina, Oma dan Bi Ina berbincang diruang tamu, sementara Felli sudah pergi ke kamarnya.


"Oma, apa Felli belum tau tentang orangtuanya?" Tanya Laina hati hati.


"Belum, kami juga tidak tega bila mengatakannya sekarang, takutnya Felli shock dan terjadi sesuatu sama dia" jawab sang Oma lirih.

__ADS_1


"Kami akan mengatakannya nanti, hanya saja kami masih menunggu waktu yang tepat" sambung bi Ina.


"Kasihan Felli" gumam Laina lirih.


*************************


"Bang gimana Lo sama Felli?" Tanya Rey, saat ini mereka berdua sedang duduk di teras depan.


"Gimana apanya?" Tanya balik Tristan.


"Hubungan Lo" jawab Rey singkat.


"Gue gak ada hubungan apa apa sama dia" ucap Tristan ketus.


"Halah... Lo gak usah sok jual mahal deh, gue tau Lo suka kan sama dia" ujar Rey membuat Tristan melotot.


"Suka?? Cihh ogah banget gue suka sama mulut cerewet kaya dia" elak Tristan.


"Buktinya Lo gendong dia di kantor, terus kerumah sakit berdua? Apa namanya kalau bukan suka?" Goda Rey.


"Gue ngelakuin itu hanya karena rasa kemanusiaan" ketus Tristan.


"Bang, hati hati loh benci sama cinta itu beda tipis. Ya gue takut aja Lo sekarang gak suka sama dia, tapi ujung-ujungnya Lo malah bucin, kan malu ppfftttt" ledek Rey menahan tawa.


"Gue gak akan pernah suka sama dia!" Ucap Tristan dan beranjak pergi kedalam.


"Ah elah bang, Lo ngomong jujur aja susah banget, oke kita liat aja nantinya" gumam Rey tersenyum sinis.


"Mas..." Panggil Flora sambil menggendong Marcel menghampiri Rey.


"Sayang kamu jangan gendong Marcel, nanti baby kita kejepit" ucap Rey dan segera mengambil alih Marcel.


"Daddy... Daddy..." Celoteh Marcel tersenyum pada sang Daddy.

__ADS_1


"Sayang, kamu jangan gendong sama mommy ya, kan Marcel udah bisa jalan sendiri" ucap Rey mencubit gemas pipi Marcel dan menurunnya.


"Ayo masuk, angin malam gak baik buat kamu" ajak Rey merangkul bahu Flora posesif sedangkan Marcel sudah berlari menuju kedalam.


__ADS_2