Pangeran Tampan Pengubah Hidupku

Pangeran Tampan Pengubah Hidupku
Mutiara Intan Vernatha


__ADS_3

Bunda Juwita dan ayah Candra juga datang kerumah sakit setelah mendapatkan kabar bahwa Flora akan melahirkan.


Ceklek.


Bunda Juwita dan ayah Candra memutar knop pintu, dan terlihat beberapa orang disana. Serta Flora yang sedang berbaring dengan putri kecilnya.


"Bunda... " ucap Flora tersenyum melihat kedatangan sang bunda.


"Sayang, gimana keadaan kamu?" tanya bunda Juwita menghampiri Flora.


"Baik kok bund" Jawab Flora tersenyum.


"Bunda... " ucap Rey meraih tangan ibu mertuanya dan menciumnya, setelah itu ia mencium tangan ayah Candra.


"Cantik sekali cucuku ini" puji bunda Juwita mengelus pipi bayi mungil itu.


"Oh ya siapa namanya?" tanya ayah Candra.


"Ah iya, kita belum menyiapkan nama" ucap mama Novi.


"MUTIARA INTAN VERNATHA" ucap papa Irwan.


"Nama yang bagus" sahut ayah Candra setuju.


"Aku setuju" sahut Flora.


"Papa darimana dapet nama itu?" tanya mama Novi.


"Mah, papa sudah menyiapkan dari jauh jauh hari" jawab papa Irwan.


"Wah papa emang paling top deh. Aku aja belum nyiapin nama buat putriku" puji Rey.


"Makanya jadi ayah tuh, yang siaga" ucap mama Novi.


Ceklek.

__ADS_1


Pintu terbuka memperlihatkan Tristan yang datang bersama Marcel di gendongannya.


"Tristan, kenapa kamu ajak Marcel?" tanya mama Novi.


"Mah Marcel dari tadi nangis terus nyariin emaknya" jawab Tristan.


"Uhhhh cucu oma, sini yuk sama oma" ucap mama Novi mengambil alih Marcel.


"Mommy... Mommy" ucap Marcel tersenyum setelah melihat keberadaan sang mommy.


"Marcel sayang, sekarang kamu sudah punya adik. Jangan nakal lagi ya" ucap Flora. Sementara Marcel hanya mengangguk angguk.


"Sayang kamu gak kuliah?" tanya Tristan yang langsung duduk disamping Felli.


"Enggak lah. masa aku kuliah saat Flora mau lahiran, kan gak enak sama yang lain. Aku juga udah izin sama dosen" ucap Felli sedikit berbisik.


"Udah makan?" tanya Tristan. Yang dapat gelengan kepala dari Felli.


"Ini udah siang loh Yank. kamu belum makan juga" ucap Tristan mulai mengomel.


"Tuh kamu liat, ponakan kamu cantik banget" ucap Felli menunjuk baby Mutiara yang sedang digendong oleh bunda Juwita.


"Kita juga akan segera memiliki bayi sayang" bisik Tristan membuat Felli geli.


"Dasar!" umpat Felli dan segera pergi menghampiri baby Mutiara.


"Hallo ponakan tante" sapa Felli tersenyum pada keponakannya.


"Hallo tante Felli yang cantik" ujar bunda Juwita menirukan suara anak kecil.


"Sumpah sih, ponakan gue yang satu ini cute banget" ucap Felli gergetan ingin mencubit pipi Mutiara yang sudah seperti bakpau.


"Iya dong, siapa dulu daddy nya" sahut Rey percaya diri.


"Ah elah, dia bukan mirip lo kali" ucap Tristan menyahuti.

__ADS_1


"Hu'um, dia lebih mirip Flora" timpal Felli.


*****


Setelah puas memanjakan baby Mutiara, kini Felli dan Tristan pergi ke kantin untuk makan siang bersama.


"Aaaa... " ucap Tristan meyodorkan nasi di depan mulut Felli.


Felli menerimanya dengan senang hati. "Makanan di rumah sakit enak juga ya" ucap Felli.


"Iyalah, cuma makanan orang sakit yang gak enak" sahut Tristan.


"Besok, aku harus keluar kota. Ada pertemuan penting yang tidak bisa diwakilkan" lanjut Tristan.


"Oh yaudah gapapa. Tapi jangan lama lama ya" ucap Felli yang memang tidak keberatan.


"Iya, mana tahan aku lama lama tanpa kamu" ucap Tristan dengan gombalan recehnya.


"Dihh gombal" ucap Felli.


"Aku serius" ucap Tristan.


"Serah deh" ucap Felli yang tak memilih mengalah.


.


.


.


.


.


Baby Mutiara nih 😍😍

__ADS_1



__ADS_2