
Saat Felli telah sampai di cafe X, ia celingak-celinguk mencari keberadaan seseorang, matanya tertuju pada seorang pria yang tengah duduk menyeruput kopinya.
"Vabio..." panggil Felli dan reflek Vabio pun menoleh ke asal suara.
"Felli, sini" ajak Vabio dan Felli berjalan kearah meja Vabio.
"Lo kok gak bilang kalau mau ke indo?" Tanya Felli dan duduk didepan Vabio.
"Sengaja sih, biar surprise" jawab Vabio tersenyum.
"Gila Lo makin cakep aja" puji Felli melihat gaya Vabio yang sangat cool sekarang.
"Biasa aja kok, Lo juga cantik banget" balas Vabio memuji Felli.
"Paan sih! Btw Lo ngapain ke indo? Kok mendadak sih?" Tanya Felli.
"Gue mau nempatin janji gue dulu" ucap Vabio.
"Janji??" Felli menautkan alisnya.
Flashback on
Setelah dinyatakan lulus SD, Vabio akan meneruskan studinya di London, karena orangtuanya akan mengurus perusahaan disana.
"Vab, Lo Serius mau pergi?" Tanya Felli berkaca kaca.
"Fell, gue pergi gak lama kok, cuma 6 tahun, habis itu gue balik lagi kesini" ucap Vabio mengelus rambut Felli.
"Kalau Lo pergi gue gak ada temen lagi dong, 6 tahun itu lama Vab" ucap Felli cemberut.
"Fell, Lo harus dengerin gue. Gue pergi buat ngelanjutin studi gue. Gue janji setelah gue lulus SMA gue bakal balik lagi kesini dan akan menetap disini" jelas Vabio.
"Janji?" Ucap Felli menunjukkan kelingkingnya.
__ADS_1
"Janji" jawab Vabio mengaitkan kelingking mereka.
"Gue janji setelah gue balik dari London, gue bakal jadi orang sukses" ucap Vabio yakin.
"Gue doain semoga Lo sukses, semangat Vab, Lo pasti bisa" ucap Felli menyemangati.
"Tunggu aku ya" ucap Vabio langsung membawa Felli kedalam pelukannya.
"Ya gue akan nungguin Lo" jawab Felli membalas pelukan Vabio.
Felli dan Vabio adalah sahabat sedari kecil. Vabio yang selalu menjaga dan melindungi Felli. Ia bahkan pernah berkelahi demi menyelamatkan Felli.
Flashback off.
"Jadi sekarang Lo udah sukses?" Tanya Felli antusias.
"Ya, dan aku juga punya sebuah restoran disini?" Jawab Vabio.
"I'm serious" jawab Vabio menganggukkan kepalanya.
"Waahh selamat ya, gue seneng Lo berhasil" ucap Felli tersenyum.
"Ya, dan itu semua juga berkat dukungan Lo" balas Vabio.
"Oh ya Tante sama om ikut?" Tanya Felli.
"Ikut dong, masa ditinggal" jawab Vabio membuat Felli terkekeh.
"Ya kali aja Lo tinggal" ucap Felli tertawa.
"Lo gak berubah Fell" batin Vabio tersenyum.
"Gue mau dong liat resto Lo" ucap Felli.
__ADS_1
"Oke kita berangkat sekarang" ucap Vabio dan langsung mengajak Felli keluar dari cafe.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, kini Felli dan Vabio sudah sampai disebuah restoran mewah yang tak lain adalah milik Vabio.
"Tante... Om..." Pekik Felli berlari kearah Lewis dan Laina.
"Felli...." Teriak Laina terkejut melihat kedatangan Felli.
"Tante Felli kangen banget sama Tante" ucap Felli memeluk Laina.
"Tante juga kangen sama kamu Fell, apa kabar sayang?" Tanya Laina.
"Baik tant, Tante sama om apa kabar?" Tanya balik Felli.
"Kita baik baik aja kok" jawab Lewis tersenyum.
"Ehem.." deheman Vabio membuyarkan pembicaraan mereka.
"Anak mama sini yuk!" Ajak Laina memeluk putra tunggalnya.
"Kok gak bilang bilang kalau mau kesini?" Tanya Lewis.
"Gapapa om, biar surprise aja" ucap Felli terkekeh.
"Ayo masuk, kita makan siang bersama" ajak Laina merangkul bahu Felli.
"Yang anak mama siapa sih?" Ucap Vabio.
"Tentu saja kamu sayang" jawab Laina tersenyum manis pada Vabio.
"Vabio cemburu ya tant" goda Felli membuat Laina tertawa.
"Ya sepertinya begitu" jawab Laina tersenyum.
__ADS_1