Pedang Buta

Pedang Buta
musuh yang muncul


__ADS_3

Walaupun Zeus sedikit terkejut Karena Raja Goblin Yang ia  Kalahkan bisa  semudah ini, Ia tentu bahagia karena sudah dipastikan Kalau Dalam taruhan ini ia tidak akan  kalah Lagi.


 “Raja telah Mati, untuk jendral dan yang lainnya ku serahkan kepada kalian,” ucap Zeus meninggalkan garis depan, ia lebih memilih untuk bertarung dengan para goblin biasa daripada bertarung dengan para petinggi Goblin.


“Sial,” hanya itu yang bisa mereka gumamkan setelah melihat Zeus mencuri Raja Goblin di depan mata mereka.


Sekarang mereka hanya bisa semakin menggila, karena masing masing dari mereka akan takut kalah dalam taruhan ini.


Sehingga pertarungan yang awalnya lumayan alot kini terlihat seperti sebuah pembantaian satu sisi.


Masing masing dari mereka menhedel satu jendral perang dari para goblin beserta pasukannya, sehingga sangat sulit mengetahui siapa diantara mereka yang membunuh paling banyak goblin.


Jadi penentuan siapa pemenang dalam pertarungan ini baru bisa ditentukan dengan melihat jumlah Goblin yang berasal dari Kertas khusus milik Mia, mereka semua penasaran siapa diantara mereka yang membunuh paling banyak.


Setelah mereka melihat kertas yang ada mereka menemukan Mia adalah orang yang paling sedikit poin sedangkan Hades adalah orang yang mendapatkan poin tertinggi.


Disusul oleh Diablo dan Aether yang mendapatkan Poin yang sama, jadi ditentukan Kalau Mia adalah orang yang Kalah dalam taruhan kali ini.


“Ayolah Kalian benar-benar tidak berbelas kasihan dengan seorang perempuan!” Mia Hanya bisa mengeluh dengan hasil seperti ini, Ia sama sekali tidak bisa membuat Alasan, Sebenarnya poin yang ia dapatkan sudah Di Atas dari Zeus.


Tapi Zeus sudah membunuh raja Goblin ia sudah tidak masuk dalam Hitungan karena itu memang sudah masuk dalam perjanjian.


“Kalah-kalah tetaplah kalah lagian dalam kelompok ini tidak ada perempuan atau laki-laki yang ada menang atau kantong kosong,” ucap Zeus Dengan sedikit tertawa.


 Mereka semua terdiam dengan perkataan dari Zeus mereka bisa merasakan kebahagian yang tidak pernah terlihat dari Zeus,  Jadi walaupun Mia dengan perkataan tersebut ia hanya bisa menahan diri untuk tidak membuat kebahagiaan itu hancur.


“ya, ya, ya, Jadi apa yang harus kita lakukan selanjutnya?” Tanya Mia.

__ADS_1


“Sebuah pertanyaan yang bagus, Karena zeus telah menang dalam taruhan ini, Maka tidak elok bagiku untuk mengabaikan sarannya untuk bertemu dengan Perwakilan dari kerajaan sidenreng,” ucap Aether dengan semua senyuman yang cukup membuat orang yang ada disana merinding.


“Yakin, Tapi saat bertemu denganya apa yang akan Kau lakukan?” Tanya Zeus.


IA memang menyarankan mereka untuk bertemu dengan perwakilan dari kerajaan sidenreng Rappang, Tapi dalam keadaan yang seperti ini Ia Juga khawatir Kalau Aether hanya datang tampah sebuah pikiran yang jernih


“Aku hanya datang untuk mengetahui Bagaimana sikap dari Kerajaan Gowa dengan perselisihan kita, Akan tidak bagus kalau Kita terus tinggal di Gowa sedangkan Raja mereka tidak memiliki pendirian untuk memihak kepada kita atau kepada kerajaan sidenreng.


Alasan dari Aether memang terdengar Masuk Akal, semua rencana Awalnya telah terpenuhi di kerajaan Gowa, Dan kerajaan itu sudah tidak memiliki arti baginya Maka IA harus segera membuat rencana cadangan .


Seperti Biasa Saat Aether sudah membuat keputusan maka tidak ada satupun dari mereka akan berani membantah, “Apakah ada info terbaru yang ingin kau sampaikan?” tanya Aether kepada Diablo.


“?” Diablo tidak mengerti tentan apa yang Aether maksud Karena baginya ia sudah menyampaikan semua Hal yang dia tahu, “Tidak ada informasi tentang pertemuan anastasia dengan Sang pangeran, Sepertinya mereka berhasil menyembunyikan itu dengan baik,” jelas Diablo setelah ia mengerti pertanyaan dari Aether.


“OK, ada kemungkinan Kalau mereka bertemu setelah pertemuan dengan Hasanudin, jadi terus awasi pergerakan Anastasia, namun berhati-hatilah Karena kemungkinan si tua bangka itu akan terus berjaga dalam situasi seperti ini,” ucap Aether memberikan tita.


Sehingga Diablo tampah menunggu banyak waktu langsung membuka sebuah gerbang menuju Gereja perang.


Saat sampai disana mereka dapat melihat Gereja ini terus berkembang, “Segera dapatkan informasi.”


Aether segera memberikan instruksi kepada diablo, sedangkan Ia langsung menuju tempat Nomos berada.


Tempat yang Jauh, Dengan sebuah Sihir khusus, Yami telah mengetahui Kelompok Aether di daerah kerajaan Gowa, “kemungkinan mereka saat ini berada di Gereja Perang, Sepertinya ini akan menjadi Pertemuan yang sangat melelahkan.”


Tentu yAmi tidak bisa tidak menghela nafas Karena sudah membayangkan bagaimana pertemuan dengan perwakilan kerajaan sidenreng nantinya.


Baik itu Fajar keemasan, kelompok pengemis bahkan para kelompok phoenix Merah mereka semua sedang sibuk untuk mengurus berbagai masalah penting, “Kenapa Hanya aku yang mendapatkan tugas untuk mengurus masalah anak-anak yang sangat merepotkan ini,” Gumam Yami dengan sedikit terdengar putus asa.

__ADS_1


Yami saat ini terus memperketat penjagaan terhadap  Anastasia dan nantinya ia juga yang akan menjadi pengawal dari perwakilan dari Kerjaan sidrap setelah memasuki Kerajaan Gowa.


 Ia bisa melihat Kalau diablo sudah mulai bergerak sehingga ia juga mulai bergerak untuk melakukan persiapannya, Anastasia sudah diamankan, sedangkan saat Yeremia dan beberapa anak Buahnya telah berusaha untuk menjemput sang pangeran.


Ia bisa menebak Apa yang saat ini diablo ingin lakukan,  jadi ia tidak terlalu khawatir, jadi beberapa tindakan pencegahan sehingga pertemuan ini tidak Kacau sebelum kedua pihak bertemu.


Yami hanya berusaha untuk mempertemukan Kerajaan sidrap dan Raja mereka, Namun setelah pertemuan telah selesai Maka itu bukan lagi urusannya.


Hasanudin telah menyampaikan  beberapa pencegahan tentang apa yang akan terjadi dalam pertemuan ini sehingga Yami juga telah mendapatkan perintah tentang hal tersebut.


“Aku hanya bisa berharap Semuanya sesuai dengan apa yang diperkirakan oleh hasanuddin,” gumamnya.


 Yeremia sudah tidak pernah segugup ini untuk mengatur sebuah pertemuan, bahkan sebelumnya ia mengatur pertemuan anastasia dengan Hasanuddin ia tidak deg-degan ini.


Beberapa hal yang terjadi belakangan ini benar-benar telah menguras mentalnya, saat ini Ia cukup legah setelah mengetahui Kelompok dari Aether sama sekali tidak terlihat di kerajaan Gowa.


Sehingga ia berharap Pertemuan ini dapat diselesaikan tampah mendapatkan gangguan, tapi kenangannya itu tidak berlangsung lama, Karena saat ia sudah bersama dengan pangeran dan berniat untuk memasuki ibu kota, ia mendapatkan informasi, dari orang yang diutus kerajaan Gowa untuk membantu mereka kalau Orang yang tidak ingin mereka dengar sudah tiba di kerajaan Gowa.


“Apakah orang yang paling kau takuti saat ini adalah orang yang sama Kau butakan di desa Terkutuk itu?” tanya sanga pangeran.


“Aku tahu apa yang anda pikirkan, tapi JUJur saja Jika lebih boleh memilih aku lebih memilih untuk berurusan dengan para utusan sang raja dari pada berurusan dengan kelompok anak anak ini.”


Yeremia tidak memiliki waktu untuk menyampaikan Apa yang terjadi di kerajaan Gowa kepada sang pangeran,  beberapa informasi tentang Aether dan kelompoknya hanya sedikit dimiliki sang pangeran.


Jadinya Sepanjang perjalan Yeremia terus menjelaskan apa yang telah ia lalui untuk berhadapan dengan Kelompok dari Aether  


 

__ADS_1


__ADS_2