Pedang Buta

Pedang Buta
di mulainya pertarugan besar


__ADS_3

 Pemberitahuan tentang permainan akhirnya dimulai , Setiap kelompok dari berbagai kerjaan Akhirnya berkumpul untuk memulai putaran pertama dari  pertandingan ini,  seperti dengan apa yang telah disepakati Kelompok dari kerajaan Gowa Semuanya telah mengenakan Topeng, kecuali Aether yang terlihat sangat mencolok karena penampilannya karena terlihat berbeda Sendiri.


Apalagi  pedangnya yang lebih terlihat Seperti tongkat orang buta dariPada disebut sebagai pedang.


Raja dari kerajaan Gowa mendapatkan Ejekan karena hal ini, namun ia terlihat sangat santai dan sama Sekali tidak peduli akan ejekan tersebut, ejekan itu berasal dari kerajaan Bone yang memang sudah terkenal memiliki hubungan yang kurang baik dengan kerajaan Gowa.


“Jangan menangis jika nantinya kau dikalahkan oleh Sekelompok orang buta!” ucapnya membalas ejekan dari Raja Bone.


Kedatangan dari para pasukan kerajaan Gowa sangat menarik perhatian banyak orang, tapi salah satu kelompok yang langsung bereaksi dengan kedatangan Aether dan kawan-kawan adalah kelompok dari kerajaan Sidenreng yang telah berubah nama menjadi  kerajaan Sidrap.


Anto langsung bereaksi dan mengeluarkan grimoire yang ia miliki, dan mengambil salah satu pedangnya untuk menyerang Aether.


“Dasar Sialan,”  ucapnya mendaratkan Serangan pedang kepada Aether.


Ia tidak mengenali Diablo dan Zeus yang saat ini memang tengah mengenakan topeng yang berbeda, tapi ia sangat mengenal orang buta yang saat itu Sempat mengecohnya.


Tapi melihatnya Sekarang menjadi pemimpin dari kerajaan Gowa, membuat Anto seratus persen yakin kalau orang yang menyerang kerajaan Sidenreng beberapa saat lalu adalah Orang buta ini.


“Sepertinya kita bertemu lagi!” ucap Aether sambil menangkis Serangan pedang dari Anto.


Ia sama Sekali tidak berniat untuk membantah kalau ia adalah orang yang menyerang  kerajaan Sidenreng, Sehingga ia lebih memilih untuk melayani Anto yang ingin bertarung dengannya.


Melihat Anto yang menyerang, Anak-anak dari kerajaan Sidenreng juga berniat untuk melakukan hal yang sama, tapi  kelompok dari Aether tidak membiarkan itu terjadi terutama Diablo dan Mia mereka terlihat sangat bersemangat untuk menyerang jika diperlukan.


Mia mengeluarkan beberapa Senjata yang menarik perhatian anak-anak dari kerjaan Sidrap, para perwakilan dari kerajaan Sidenreng adalah orang orang yang berasal  dari dunia lain sehingga Saat Mia mengeluarkan Senjatanya ia tahu kalau Mia juga berasal dari dunia yang sama dengan mereka.


Tapi Sepertinya bentrokan itu harus dihentikan karena para Raja dari masing-masing kerjaan harus turun tangan Secara pribadi untuk menghalau ini.


Karena takut kalau mereka mendapatkan sanksi dari pemerintah dunia jika memang memang perwakilan mereka bertarung Sebelum jadwal Sesungguhnya.

__ADS_1


“Tapi.....”  Anto berniat untuk menjelaskan alasanya kenapa menyerang.


Namun saat ia mendapatkan tatapan untuk berhenti, ia Segera diam. Yang tidak diketahuinya saat ini raja dari kerajaan Sidenreng rappang juga menahan emosi karena ia juga mengetahui Aether adalah orang yang mengacaukan kerjaannya beberapa saat yang lalu.


Dengan  keadaan yang Sudah tenang mereka dapat kembali ke tempat yang telah diSediakan dan melihat bagaimana pembukaan dari acara ini, pembukaan dilakukan Secara cepat  dan itu tidak lebih dari Sebuah  sambutan kepada para tamu yang hadir disana.


{setiap kerajaan Akan memilih 3 perwakilan yang akan bertarung dalam Sebuah pertarungan Battle royal khusus.  Setiap tim akan diberikan dua buah Gulungan Sihir khusus, di mana gulungan itu yang akan diperebutkan dan saat perebutan  diperbolehkan untuk saling membunuh karena Area tersebut telah diberikan Sebuah Sihir khusus dimana setiap Seseorang yang hampir mati Secara otomatis ia akan dikirimkan Secara paksa keluar dari area pertarungan.


Ada dua gulungan yang diberikan dari Setiap masing masing pemain, yang pertama gulungan putih, itu adalah gulungan yang  dapat menghasilkan poin jika berhasil merebutnya dari lawan, Sedangkan gulungan hitam akan menjadi gulungan teleportasi yang bisa mereka gunakan jika ingin menyerah dalam pertarungan itu.}


(catatan: orang yang hanya mendapatkan dua  gulungan adalah orang orang yang terpilih Sebagai pemimpin dalam grup, Sedangkan sisanya hanya mendapatkan Satu buah gulungan yaitu Sebuah gulungan hitam)


Penjelasan itu mengatakan  Secara tidak langsung mereka akan bertarung tidak menggunakan tubuh aslinya tapi melainkan Sebuah Sihir yang tidak diketahui.


Dari kubu kerajaan Gowa  tentu Aether, diablo dan Hades yang akan turun, beserta Rangga Sebagai bonus, monster Seperti Rangga akan dihitung Sebagai Hewan peliharaan, apalagi memang salah satu kerjaan Memiliki kekuatan tempur dengan Monster peliharaan Sebagai kemampuan utamanya


Para peserta cukup terkejut saat melihat bagaimana mereka ternyata terkirim secara acak, di tempat-tempat yang berbeda  Sehingga bahkan ada beberapa orang yang terkirim di tempat yang sama dengan para lawannya .


Ia Selalu mengingat perkataan dari Aether, tentang tim laki-laki harus terlihat dominan dalam segala situasi yang ada.


“Lathi ,labirin.” Ucapnya memberikan perintah kepada peri kontraknya.


Salah satu kemampuan dari lathi Sebagai Seorang peri ia dapat mengubah area Sekitar dengan menggunakan  sihir pribadinya, dan sekarang dengan menggunakan grimoire khusus dari Diablo untuk menambah kemampuan tersebut menjadi berlipat ganda.


Itu bukanlah sebuah kemampuan yang berhubungan tanah melainkan para peserta ini akan disesatkan melalui Sebuah kabut, sehingga orang orang yang ada disana tidak sadar kalau mereka Sedang disesatkan oleh lawannya melainkan mereka akan menganggap area dari tempat ini memang berkabut.


 Itulah saat dimana Diablo mengalahkan mereka satu persatu dengan mudah.  Para penonton mulai bergemuruh dengan aksi dari Diablo, mereka akan disajikan aksi brutal dari Seseorang seawal ini.


Mungkin yang paling merasa kesal adalah para  kerajaan kecil yang dari awal sudah di bantai oleh Diablo.

__ADS_1


Bahkan beberapa dari mereka hanya terkejut dengan kedatangan dari diablo langsung mengaktifkan sihir teleportasi yang mereka miliki. Karena takut merasa dibunuh, sensasi dari luka yang mereka terima sangat nyata.


Beberapa dari mereka sudah mendengar kalau mereka Sekarang tidak menggunakan tubuh aslinya, ini mereka sangat senang beberapa dari peserta yang ikut adalah peserta yang tergolong muda, jadinya beberapa dari mereka masih takut akan kematian.


Dengan mengalami rasa sakit yang begitu nyata membuat mereka sangat ketakutan dan langsung meninggalkan arena pertarungan


“Sepertinya kau mendapatkan beberapa orang handal dalam turnamen kali ini,”  ejek raja dari kerajaan Bone.


Selama beberapa tahun terakhir Perwakilan dari kerajaan Gowa mendapatkan nilai rendah dalam pertarungan antar kerjaan ini, mereka bahkan beberapa kali harus berada dibawah kerajaan sidenreng yang sering kali dianggap sebagai kerajaan paling lemah dalam bidang kemiliteran.


Tapi Sekarang mereka bisa melihat beberapa bakat unggul yang bisa membuat raja gowa terlihat sangat percaya diri.


“Masih terlalu awal untuk terkejut,” ucap Kaisar gowa dengan percaya diri.


Mendapatkan balasan Seperti itu membuat para tamu yang ada disana tertawa karena menganggap kalau kerajaan gowa terlalu percaya diri Sedangkan berbagai kerajaan lainnya memiliki pahlawan dari dunia lain yang sudah sangat terbukti kekuatannya.


Mungkin jika ada Seseorang yang menganggap kerajaan Gowa benar, hanya kerajaan Sidenreng  pasalnya Secara kasar mereka memiliki Gambaran kekuatan Dari Aether.


“Sepertinya mereka  Serius untuk menunjukan kalau mereka sangat Superior di pertandingan ini,” ucap Daryani.


“Kalau kau mengangannya begitu maka kau sama sekali tidak mengerti Aether,” ucap Mia


“Ia lah tuh  yang paling mengertinya!” balas Daryanani untuk mengejek Mia.


“Aku tidak peduli dengan apa yang kau pikirkan, tapi Jika memang aku harus menghormati Seseorang di dunia ini maka itu hanya Aether Seorang,” balas Mia.


Daryani Sudah tahu kalau ia berasal dari dunia yang sama dengan Dengannya, bahkan Sebenarnya Daryani dan Mia sudah saling mengenal.  Sehingga saat  Bertemu dengannya Mia tidak bisa terlalu galak Karena memang Mereka kenalan lama.


“Jadi kau sudah menetapkan diri untuk menjadi  pengikutnya?” tanya Daryani kepada Mia.

__ADS_1


“Aku sudah bilang  bukan aku sama sekali tidak peduli dengan apa yang kau pikirkan tentang kami , tapi kau bisa mengap aku memang sebagai pengikutnya.” Balasnya mengakhir pembicaraan tersebut  


 


__ADS_2