
Sebelum mereka berperang orang pertama yang ditemui sukumo adalah cobra mereka adalah kenalan lama, sehingga ia berniat untuk mengajak Cobra untuk melakukan ini, awalnya ia berpikir kalau Cobra akan segera menyetujui permintaanya.
Tapi ia cukup terkejut melihat Cobra malah terlihat menolaknya tanpa berpikir lama, dan menyuruhnya untuk tidak mengganggunya dalam rencananya itu. saat itu Cobra juga berjanji untuk tidak membocorkan apa-apa kepada Para guild besar lainnya.
“Tentu,” ucapnya sambil melompat turun kebawah. Lompatnya itu mengarah kepada para pasukan dari Penyihir Naga, itu bukanlah sebuah lompatan biasa tapi melainkan sebuah serangan kepada pasukan lawan
“Apa maksudnya ini Cobra!”
Terlihat raut wajah Amaraah dari Sukomo atas tindakan dari cobra, tapi Cobra masih terlihat santai, dan terlihat yami dan robert berhasil memukul mundur beberapa orang yang berhasil menghalanginya.
“kau tidak mengerti ya? Kalau begitu kujelaskan ini yang dimaksud sebagai Perjanjian aliansi kerajaan Gowa,” ucap Cobra. Yang saat itu berada di depan dari aiko, dan secara perlahan terdapat robert dan Yami berada disamping kiri dan kanannya.
Ucapan dari cobra langsung mendapatkan sambutan hangat dari para anggota guild besar yang ada disana.
Mereka segera mengambil lawannya masing masing-masing tentu para Kapten akan mendapatkan lawan yang sebanding dengannya.
Terutama para orang asing yang mengenakan jubah awan merah itu, robert harus melawan dua orang. Sedangkan cobra telah menghandle satu orang, sedangkan Aiko masih berhadapan dengan Sukomo.
Yami mendapat permintaan dari Robert untuk mengurus pasukan, perbedaan jumlah pasukan saat ini masih sangat banyak, jadinya Robert ingin dengan kepemimpinan dari Yami membuat mereka lebih mudah mengurangi jumlah pasukan yang ada.
Tapi Robert sepertinya tidak bisa menahan mereka berdua Secara bersamaan, sehingga salah satu mereka bisa pergi untuk menghalangi Yami.
“Maaf tapi biarkan para kroco melawan lawan yang cocok dengannya, sedangkan kau harus melawan ku,” ucapnya orang yang saat ini menghalangi Yami, ia Sempat menyerang orang-orang terdekat dari Yami.
__ADS_1
Tapi Yami cukup cepat sehingga korban yang ada di pihak cukup sedikit, Yami Adalah sudah mempersiapkan berbagai Hal sebelumnya sehingga saat ia di hadan seperti ini membuatnya tidak ada takut sama sekali.
Karena mereka memang sudah memberikan beberapa perintah kepada Orang kepercayaannya, sehingga Seharusnya tidak ada masalah kepada kelompok mereka.
“Sepertinya Awan merah sedang tidak ada kerajaan Hingga melakukan pergerakan kepada pertarungan kecil seperti ini,” balas Yami.
Sebenarnya ia tidak terlalu mengerti alasan kenapa kelompok seperti Awan merah memberikan bantuannya sukomo. karena biasanya kelompok ini tidak akan bergerak dengan masalah kecil seperti ini.
Mereka adalah kelompok yang tidak terlalu di ekspos, sangat jarang menunjukkan diri di khalayak umum, bahkan beberapa orang tidak akan tahu kalau mereka ada, bahkan mungkin orang seperti Aiko dan Cobra tidak tahu akan keberadaan mereka.
Biasanya hanya orang-orang yang memiliki jaringan informasi tinggi seperti Yami dan kelompok para pengemis yang mengetahui keberadaan mereka.
“Aku cukup terkejut kamu mengetahui tentang kami,” balasnya. Sambil meyaran.
Berbeda dengan Yami yang terlihat masih bertarung dengan santai, pertarungan robert sepertinya telah panas diawal. Area di sekitar langsung dijauhi oleh banyak orang, Rapert memiliki tipe Sihir yang sama dengan apa Yan Aiko gunakan.
Yaitu bertipe tumbuhan atau lebih tepatnya memiliki elemen kayu. Darah yang awalnya gersang kini terlihat banyak ditumbuhi oleh pepohonan. Para tumbuhan itu adalah hasil dari sihir Dari Robert, sedangkan lawannya memiliki sihir aneh yang membuatnya dapat menggunakan benang sesuka hatinya.
Bahkan membuat Area sekitar seperti terbuat benang, sesuai dengan apa yang dikatakan Yami tidak semua orang tahu akan adanya organisasi awan merah, dan orang yang tidak tahu termasuk disana ada Robert.
Ia terlihat begitu bingung dengan identitas dari orang yang memiliki kekuatan sebesar ini, robert mempertanyakan alasan mereka bersekutu dengan orang seperti sukomo. Tapi seberapa keras pun ia bertanya kepada lawannya tidak ada satupun jawaban yang ia terima.
Mungkin yang terlihat sedikit kewalahan dengan lawannya hanya Cobra, ia adalah salah satu grimoire Tanah, yang saat ini melawan orang yang menggunakan grimoire bertipe api, Cobra memiliki kelemahan yaitu ia tidak bisa mengontrol emosinya saat melawan seorang yang memiliki tipe grimoire bertipe api.
__ADS_1
Sehingga ia akan terlihat kurang bisa mengontrol emosinya dalam pertarungan ini dan setiap gerakan yang dia ambil terlihat sangat ceroboh, apalagi lawannya berada dalam tingkat yang sama dengan nya membuat pertarungan itu terlihat kalau cobra sedang di pojokan oleh lawan-lawannya.
Cobra adalah orang yang terlihat banyak bicara jika dalam bersantai atau sedang bertemu dengan orang yang sama dengan nya, namun saat bertarung seperti ini ia akan memperlihat watak yang berbeda dan terkadang ia malah terlihat lebih banyak diam.
Walaupun itu lawan-lawannya, terus memberikan provokasi tapi ia akan terus diam dan lebih memilih untuk berpikir untuk memikirkan bagaimana cara melawan lawan-lawannya.
Pertarungan mereka mungkin tidak seganas pertarungan Robert, tapi dapat yang mereka hasilkan sebenarnya tidak berbeda jauh. Ini mungkin terjadi hanya karena lawan dari cobra terlihat tidak memiliki kekuatan serangan yang area sebesar anto. Sehingga menghasilkan dampak yang tidak terlalu besar pada area Sekitar.
“Sepertinya teman-temanmu bertarung dengan serius, tidakkah kau malu jika kita hanya bertarung seperti ini,” ucap Yami.
“Jujur saja, jika boleh bagaimana kalau kita gak perlu bertarung dan melihat apa yang terjadi,” balasnya dengan ekspresi terlihat malas.
Tugasnya sebenarnya Hanya menahan Yami untuk tidak ikut serta dalam bertarung jadi selama ia berhasil menahan yami maka tugasnya bisa selesai, kalau bisa ia akan terus bertarung secara santai jika Yami juga tidak terlalu serius.
Mendengar itu Yami langsung menarik pedangnya, ia sadar kalau ia tidak bisa ikut dalam kemauan lawan, ia juga tidak tahu seberapa lama bara bawahannya bertahan melawan para lawan lawan yang ada.
“Maaf tapi teman-temanku sepertinya membutuhkanku untuk membuat ini segera berakhir,” ucapnya segera bergerak untuk menyerang lawannya itu.
Terlihat ternyata lawannya juga merupakan seorang pengguna pedang segera terjadi, bentrokan tersebut terlihat masih sangat berimbang. Bahkan setelah yami mengaktifkan sihirnya ia masih terlihat masih berimbang melawan lawannya itu.
Kecepatan pertarungan yang ada disana terlihat sangat mengerikan, salah satu julukan dari Yami saat masih muda ia sering disebut sebagai kilat hitam, karena kecepatannya menggunakan sihir teleportasi itu seperti kilat yang terus menyebar lawan lawannya.
__ADS_1