Pedang Buta

Pedang Buta
raja gowa vs raja bimatang buas


__ADS_3

Karena masalah Mendadak Telah diselesaikan, atau lebih tepatnya sudah ada penyelesaiannya, Aether dan yang lainnya bersiap untuk bergerak sesuai rencana awal yang akan mereka lakukan, sedangkan Hasanuddin.


Telah memulai pergerakannya lebih dulu, karena ia berusaha menyelesaikan masalahnya lebih dulu, dan kembali untuk melihat medan Perang orc.


Mia segera di jemput oleh Diablo sedangkan Hades di jemput oleh Yami,  sebelum mereka bergerak Aether ingin mengadakan rapat besar tentang perang yang akan mereka lakukan.


Pertemuan ini dihadiri oleh para petinggi dalam aliansi yang telah mereka bentuk, di kerajaan Gowa diwakili Yami, ada Juga perwakilan dari Para Elf yang tidak dikenal, Pihak Gereja dipimpin oleh Rebecca sang bishop Dari gereja saat ini.


Di pihak Aether orang-orang terdekatnya semuanya hadir, Seperti Mia, Hades dan tentunya Diablo, Rangga memilih untuk bersantai di dalam Bayangan dari Aether.  Tentu pertemuan ini juga memperkenalkan para petinggi dari organisasi  yang telah dibentuk Aether secara resmi.


Pemimpin dari lima divisi utama hadir dalam pertemuan tersebut,  divisi pertama yang bertugas ahli penyembuh di dalam kelompok itu diwakili oleh Levi yang Juga menjabat ketua divisi pertama,


Divisi dua yang bertugas sebagai intel dalam kelompok itu diwakili oleh Dento, yang Juga merupakan ketua dalam kelompok itu.


Dari kelompok lain  Ada Ganjar yang terlihat sangat menonjol karena badannya yang terlihat sangat besar, Ia adalah ketua dari divisi tiga yang bertugas untuk terlibat dalam berbagai pertarungan di khalayak umum.


Selanjutnya ada kelompok yang paling tertutup di tempat ini, ia adalah divisi paling rahasia di kelompok itu, ia berada dalam perintah diablo, Rencana Diablo menggunakan pasukan ini membuat Mereka untuk membunuh dalam bayang-bayang, Misalkan membunuh para petinggi dari berbagai kerajaan yang mereka inginkan, atau berbagai pembunuhan yang sifatnya rahasia.


Dan terakhir Sebastian Yang memang sudah terkenal dekat dengan kelompok dari Aether, sehingga orang orang yang ada disana tidak terlalu terkejut dengan kedatangannya.


Tentu tidak bisa dilupakan kedatangan Jason dari kerjaan pinrang, dan Daniel dari luwu yang tidak terduga Hadir di tempat ini.


Mereka hadir setelah mendapatkan undangan dari Yami, untuk menghadiri pertemuan ini, Jason yang memang sudah ada disana memutuskan untuk hadir sedangkan Daniel memang datang karena Yami pada saat itu berusaha menjemput Hades.

__ADS_1


“Langsung saja mulai pertemuan ini,”  ucap Aether yang berusaha memulai pembicaraan.


Tidak ada yang membantah ucapan dari Aether Sehingga Aether memulai pertemuan ini dengan menjelaskan secara terperinci rencana mereka,  dan tentunya pembagian tugas yang akan mereka Lakukan.


Semua itu juga telah mengalami beberapa penyesuaian karena Beberapa berita Yang di bawah dari Daniel, Karena Daniel telah berada disana Cukup lama tentu ada beberapa hal yang ia tahu dan tidak diketahui oleh kelompok Aether


Seperti biasa Mereka akan dibagi dalam beberapa tim, Aether bersama dengan levi dan Pasukannya akan berusaha akan berangkat duluan untuk berusaha mengaktifkan sihir pemanggilan yang telah mereka pelajari dari gereja perang.


Sedangkan yang lain untuk sementara waktu akan berusaha mengalihkan perhatian dari parah orc yang ada di sekitar sana, dan berjaga jaga untuk ritual tersebut Tidak terganggu.


Ritual Akan dilakukan langsung dalam ibukota kerajaan para Orc, sehingga pertama tama yang akan mereka lakukan bagaimana cara mereka bisa menerobos masuk ke dalam sana,  Daniel yang tahu akan hal itu bertanya bagaimana Cara Aether mengatasinya.


Karena ia tahu Dan melihat informasi dari Rencana ini mereka hanya berteleportasi menuju Area yang berada di luar ibu kota, “Untuk masalah itu  kalian tidak perlu Khawatir,  karena aku masih percaya diri  setidaknya bisa menerobos,” balas Aether santai.


Setelah mendengar itu Daniel merasa ini benar benar gila, Jika Aether tidak berada dalam dukungan dari Hasanuddin dan nomos Maka Bahkan sosok Seperti Daniel memang susah untuk percaya.


Seperti dari Awal, IA mengakui kalau rencana mereka sangat Bagus , bahkan terlalu bagus. Tapi Jika rencana itu tidak di beragi dengan kekuatan maka itu sama sekali tidak berarti.


Sedangkan Yang terlihat pasukan ini terlihat sangat meremehkan para Orc, seolah olah kalau mereka bisa memenangkan ini dengan mudah hanya dengan memanggil sosok yang mereka akan panggil.


“Apa masih ada pertanyaan?” tanya Aether sebelum melanjutkan diskusi Itu.


Aether juga menjelaskan Setelah ini berhasil Maka mereka bisa menyerang secara penuh kepada para orc yang ada di sekitar, dan membiarkan sosok yang mereka akan panggil untuk mengalahkan para elit orc yang masih tersisah di dalam kerjaan.

__ADS_1


Dalam pertemuan Tersebut Mereka membahas tiga rencana mereka adalah orang-orang yang sangat berpengalaman dalam medan perang, sehingga mereka tahu kalau Memang tidak Ada rencana yang sepenuhnya sepernah.


Aether Juga memberikan beberapa Poin dimana mereka saja bisa Gagal, sehingga Saat itu terjadi mereka tahu harus melakukan apa, Namun jika semua rencana yang  telah mereka lakukan  Gagal Maka mereka tentu harus segera mundur dalam medan pertempuran.


Memang ada kemungkinan Kalau mereka akan mati dalam pertempuran ini, Tapi tetap saja mereka datang kesana untuk menang Bukan untuk mati sehingga Jika rencana ini gagal mereka tetaplah akan mundur.


“Aku tahu Kalian adalah orang orang bodoh yang Gila akan pertarungan, tapi ku ingatkan kepada kalian Jangan ada yang mati,” ucap Aether mengakhiri pidatonya.


Setelah rapat selesai Gereja perang segera  bergerak untuk mengaktifkan dan menyiapkan berbagai Formasi teleportasi jarak Jauh yang akan mereka gunakan untuk berteleportasi langsung menuju Kastil dari para yang ada di kerajaan luwu.


Dari informasi yang mereka dapatkan,  berbagai petinggi dari para Orc tiba tiba melakukan pergerakan untuk menghentikan berbagai serangan dari beberapa kerajaan kecil yang ada di sekitar.


Deri awal mereka membuat rencana keadaan sudah sangat berbeda jauh sehingga apapun yang mereka rencanakan dari awal Harus mengalami perubahan yang signifikan, Jika mereka dari awal berniat untuk menunggu Para petinggi pulang untuk  beristirahat.


Saat ini mereka menginginkan kesempatan saat para petinggi tidak ada di kerjaan mereka Sehingga mereka dapat menghancurkan tempat itu, dengan mudah Sehingga pada saatnya tiba, dimana para petinggi mengetahui kehancuran kerajaannya maka Aether dan Yang lainnya telah siap dengan pertarungan dengan Penuh.


Di tempat Yang berbeda Hasanuddin yang ditunggu untuk berhadapan dengan kelompok kaido dari kerjaan binatang buas, “Apa yang kau lakukan bocah, saat ini aku benar-benar tidak ingin bermain main,” ucap Kaidao yang melihat Hasanuddin yang sedang berusaha menhalaginya.


“Maaf tapi perjalananmu Sudah cukup sampai disini.”


Hasanuddin sama sekali tidak berniat  basa basi kepada Mereka, Hasanudin langsung berniat untuk bertarung dilihat dimana ia telah bersiap untuk melontarkan serangan sihirnya.


 

__ADS_1


__ADS_2