
Pertempuran dari Diablo dan Jason segera menjadi pertempuran antara para pengguna Sihir, Diablo memberikan pertunjukan dengan meniru Setiap Sihir yang dilakukan Jason, mungkin Jika pertempuran Sebenarnya maka yang Akan adalah Diablo.
Tapi dengan Diablo yang dibantu Oleh Lathi Sebagai Peri, maka kemampuan sihir tiruannya sama Sekali tidak kalah dengan Jason, dengan keadaan Seperti ini. Bahkan beberapa Kali Diablo masih sempat untuk memberikan Serangan kepada para Singa api yang ada di sekitar.
“Kalian jangan mengganggu biarkan aku menyelesaikan ini baru kalian bisa menyusul anak kalian,” ucap Diablo memberikan Serangan Kepada monster yang terlihat masih emosi karena Para anak-anaknya diambil.
“Jangan meremehkan ku,” ucap Jason yang emosi melihat Diablo yang masih Sempat Sempatnya untuk melihat lain.
“Kalau begitu bertarunglah dengan Serius,” balas Diablo singkat.
Bagi Diablo, Jason masih belum mencapai Standarnya untuk bertarung dengan Serius, jadinya pertarungan ini akan menjadi pertarungan yang berimbang jika ia juga melawan para Singa api tersebut.
Jason juga tidak ingin terlalu diremehkan Sehingga ia Segera mengeluarkan kekuatan terbaiknya, dengan begitu secara perlahan ia bisa menguli Diablo dalam pertarungan, ia mulai percaya diri dengan kemenangannya.
“Kau beruntung kalau ini bukan tubuh asli mu,” ucap Diablo Setelah berhasil mendaratkan Serangan diam-diam kepada Jason.
Jason sama sekali tidak sadar kalau Diablo terus berusaha memancing emosinya dan saat Jason mulai terpancing, Diablo lasung membuat Klon dan membuat Jason terus melawan Klon itu, sedangkan ia sendiri mencari kesempatan untuk menghabisi Jason dengan satu serangan.
Dan Semua itu berhasil ia bisa mendaratkan Sebuah Serangan tombak yang sangat fatal kepada Jason, dan satu Serangan itu Sudah cukup untuk menghabisi Jason dan mengirimnya Kembali di lobi.
Dengan Diablo yang Seperti ini membuat perolehan poin yang dimiliki Oleh kerajaan Gowa menjadi Semakin tidak terkejar oleh kerajaan lainnya. Dengan Singkat Diablo sudah mendapatkan 5 poin dengan Solo beberapa kelompok.
Dengan aksi Seperti itu Berbagai penonton mulai memberikan perhatiannya kepada kelompok dari kerajaan Gowa, tapi Semua pandangan itu Segera terganggu saat melihat Ketua dari kelompok itu yang terlihat sangat santai .
Bukannya mencari Teman-temannya , ia malah terlihat bersantai dan sesekali akan pergi membunuh beberapa monster untuk dimakan, Aether sangat penasaran dengan Sihir yang membuat tubuh baru yang digunakan dalam pertarungan ini, jadinya ia telah mencoba Segala macam cara termasuk untuk melukai tubuhnya.
Semua pengujian itu dia lakukan hanya untuk mengetahui bagaimana batas dari penggunaan dari Tubuh ini.
__ADS_1
Bahkan untuk Semakin menyempurnakannya, ia berusaha untuk melukainya dirinya Sendiri dengan menggunakan racun dari beberapa hewan beracun yang ia temui.
Semua itu ia lakukan untuk Nantinya ia bisa mengetahui batas dari tubuh ini, ia tentunya tidak ingin kalah dalam bertarung, hanya karena tidak mengetahui batas dari penggunaan tubuh Sihir ini.
Mungkin orang yang melakukan itu hanya Aether Sedangkan para kelompok lain sama sekali tidak berpikir Seperti itu, tetuma para kelompok yang dipimpin oleh para pahlawan, karena bagi mereka ini hanya teknologi yang dimiliki orang orang yang ada di dunia ini.
Sebuah teknologi yang juga dimiliki mereka di dunianya dimana seseorang dapat memiliki tubuh buatan di game mmorpg
Setelah puas dengan penelitiannya Aether kini berusaha menikmati waktunya bersantai di Daerah Sekitar dengan beberapa daging yang telah dibakar, tentu aksinya ini akan menarik beberapa musuh, baik itu Monster atau lawan dari kerjaan Lain.
Tapi Aether sama Sekali tidak peduli akan hal itu, ia tetap melakukan hal yang ingin dia lakukan, pasalnya ia sangat percaya diri dengan kemampuannya, jadi jika memang ada yang berniat untuk menolaknya maka ia sama Sekali tidak ragu untuk membuat lawannya hancur dengan kekuatannya.
“Setelah melihat itu, apa pendapatmu masih akan sama dengan yang tadi kau katakan,” ucap Daryani kepada Mia
“kenapa kau terus berpandangan buruk dengan apa yang dilakukan oleh Bosku,” balas Mia mengejek.
“Bukan begitu, hanya saja kau yang terlalu melebih lebihkan orang buta itu,” balas Daryani yang masih mengejek Aether.
“Berhentilah bilang kalau IA buta, atau orang yang kau lawan nanti bukan berasal dari kerjaan lain melainkan diriku sendiri!” balas Mia dengan tegas.
Ia merasa sedikit jengkel dengan kemarahan dari Daryani yang menurutnya semakin lama Semakin tidak Jelas, pada awalnya Mia berniat untuk bersikap lebih baik dengan daryanani Supaya nantinya mereka bisa bertarung lebih baik.
Tapi melihat Daryani yang Seperti ini membuatnya Ragu akan mereka bisa bekerja sama nantinya.
Jika terus Seperti ini rencana dari Aether Sepertinya pilihan yang tepat, ia tahu kalau Aether hanya bercanda dengan Rencananya, tapi Setelah melihat Sikap Dari anastasia dan Daryani membuatnya berpikir dua kali akan hal itu.
Melupakan perdebatan dari Kedua perempuan dari kerajaan Gowa, sepertinya para perwakilan dari kerajaan Gowa tidak Semua bernasib baik, itu tidak lain adalah hades bersama dengan Rangga.
__ADS_1
Pasalnya mereka cukup Sial karena harus di sergap oleh para peserta yang berasal dari kerajaan Luwu, pertarungan itu terlihat sangat berat pasalnya Hades seperti terkepung oleh 5 orang musuh yang sangat kuat.
Ia Cuma bisa Sedikit bersyukur karena Ia bisa bertemu dengan rangga di detik detik ia hampir di serang secara bersamaan di serang oleh para perwakilan dari kerajaan Luwu.
Yang menjadi masalah karena setelah Sekian lama akhirnya ia menemukan lawan yang dapat membuat pertahanan mutlaknya Seperti sama Sekali tidak berguna.
Pada dasarnya pertahanannya itu terbuat dari mana yang padat, sedangkan lawannya adalah Seorang pengendali Serangga yang bisa memakan segala jenis mana yang ada di dunia ini.
Membuat ini semakin merepotkan untuknya mendapati Situasi Seperti ini, membuat baik itu Rangga Dan Hades memikirkan satu hal, itu melihat Bagaimana Ekspresi dari Aether Jika mengetahui Mereka berdua kalau dalam bertarung.
Mengingat itu mereka Semua langsung bersemangat tidak ingin kalah, terutama Rangga, ia bisa membahayakan berapa banyak hukuman yang akan diterima jika ia diketahui kalah melawan Sejenisnya walaupun ia Bertarung melawan Monster tipe kucing.
Dari pihak luwu memang mereka memiliki monster chtah yang memiliki kecepatan yang sangat mengerikan dan Seekor lagi macan hitam yang Sepertinya memiliki kekuatan bayangan.
“Tahan dua kucing bersama majikannya sedangkan aku melawan pengendali Serangga itu.”
Walaupun Rangga belum bisa berbicara dengan bahasa manusia setidaknya ia sangat mengerti apa yang mereka katakan terutama Saat bersama dengan kenalan dari Aether. Jadinya saat mendengar Hades mengatakan Hal Seperti itu ia tidak menahan diri untuk tidak melihatnya.
Pasalnya ia menganggap kalau Hades Sedang bercanda dengan apa yang diucapkan kepada nya. Jika IA hanya melawan para Monster Maka Rangga sama Sekali tidak protes karena memang Seharusnya itu lah yang terjadi. Tapi melawan monster beserta pemanggilnya itu sama dengan tindakan bunuh diri.
__ADS_1