Pedang Buta

Pedang Buta
mempermainkan para pahlawan sidenreng


__ADS_3

Karena Sudah terlanjur Seperti ini, Aether mau tidak mau harus Bersiap, akan ada banyak hal yang harus dipersiapkan terutama jalur kabur, mereka tidak ingin berperang secara terang terangan dengan kerajaan Sidenreng.


Jadinya untuk menutupi hal itu mereka harus mempersiapkan jalur Kabur paling aman untuk dilalui.  Beberapa bantuan Juga di dantangkan, termasuk Zeus  dan Rangga.


Mendengar apa yang akan mereka lakukan, persendian dari tulang zeus serasa mau lepas, mereka baru-baru ini mereka bisa  berbangga tentang aksinya dalam Sebuah dungeon, Sekarang ia malah Diajak untuk mengacau di Sebuah kerajaan besar.


Walaupun alasan dari tindakan ini terdengar sangat heroik, tapi tetap saja mereka ingin mengacau dalam Sebuah perayaan besar  yang tentunya akan dijaga dengan ketat. Dengan hanya beberapa orang semata.


Tapi ia juga tidak bisa menolak karena ini adalah perintah dari Bosnya. Sedangkan Rangga terlihat biasa-bisanya  bahkan ia akan terlihat sangat senang setelah mengetahui Kalau mereka akan mendapatkan pertarungan lainnya.


Mereka tidak memanggil Mia karena takutnya,  Mia yang akan kehilangan kontrol karena menurut Diablo saat kondisi Mental dari Mia Belum siap untuk bertemu dengan teman-temannya dari kerajaan Sidenreng.


Persiapan ini dilakukan dengan cepat, karena memang waktu kejadiannya yang memang sangat mepet.


.....


Sebastian terlihat sangat santai Walaupun hari ini akan menjadi hari Dimana ia akan dieksekusi karena tidak mendapat informasi apapun, pemerintah kerajaan memutuskan Sebuah hukuman berat kepadanya.


Yaitu ia akan dijadikan samsat latihan para pahlawan sampai ia meninggal, Dan Semua kejadian itu akan disaksikan oleh  penduduk kerajaan Sidenreng.


Kerajaan Sidenreng adalah kerajaan paling berkembang selama beberapa tahun  belakangan ini, terutama dua sampai tiga tahun belakang ini mereka sangat menonjol, terutama saat mereka berhasil menggabungkan dua kerajaan yang cukup besar, yaitu kerajaan Sidenreng dan kerajaan Rappang.


Yang sekarang telah bergabung dengan  menjadi kerajaan Sidenreng Rappang, dulu Kerajaan Sidenreng memang bisa dikatakan Sebagai Sebuah kerajaan yang dapat bersain dengan beberapa kerajaan besar lainnya.


Tapi dalam masalah wilayah dan kekuatan tempur mereka bisa dikatakan sebagai Yang terlemah di antara mereka, tapi saat mereka bergabung dengan  Rappang maka tidak akan ada kerjaan Yang beranggapan Seperti itu, karena Mereka beranggapan kekuatan tempur Kerajaan Sidrap sudah setara dengan para kerajaan besar lainnya.


 Walaupun tetap saja pemimpin Sesungguhnya adalah keluarga dari anastasia atau lebih tepatnya pihak pihak dari kerajaan Sidenreng. Tapi karena saat ini Kakak dari anastasia masih di abawah umur untuk Semenatara waktu pengambil keputusan tetaplah raja yang dulunya menjadi raja di kerajaan Rappang.

__ADS_1


Sesuai dengan jadwal, Sebastian di tempatkan di Posisi untuk dijadikan objek Serangan dari para Pahlawan yang telah menunjukkan latihannya, tentu masih ada beberapa pahlawan Menolak yang menolak untuk melakukan hal Seperti ini.


Dan ada beberapa orang yang memang terlihat sangat bersemangat untuk mempertunjukan kekuatan kepada Warga yang hadir di tempat itu, dan tidak ragu untuk memberikan kekuatan penuhnya untuk menyerang Sebastian.


Untuk membuat Sebastian semakin menderita, telah siapkan beberapa pendeta untuk menyembuhkan sebastian Jika Suatu saat Sebastian dalam kondisi kritis,  mereka tidak takut kalau nantinya Sebastian Akan memberontak atau melawan.


Karena dalam tubuhnya Sudah di pasangkan Sebuah Segel budak jika Ia melawan makan dipastikan Ia akan mati secara lebih mengenaskan.


Berbagai cercaan Diarahkan kepada Sebastian Baik itu dari para Warga ataupun Para pahlawan yang bertugas menjadi Sebagai eksekutor, mereka mengejek betapa hinanya Sebastian.


“Sepertinya kalian menikmati melihat aku disiksa!” ucap Sebastian tiba- tiba.


Dengan keluarnya Suara dari Sebastian, yang Semenjak ia ditahan Sangat jarang keluar mereka Segera terheran-heran. Namun orang yang pertama kali Bereaksi adalah Anto, untuk Segera menyuruh Setiap pasukan yang ada disana.


Anto sangat khawatir, salah satu alasan kenapa ia menghadiri acara ini karena takut kalau Orang yang kemarin membuat masalah memanfaatkan kesempatan ini untuk mengacau. Dan sesuai dengan apa yang ditakutkan, Setelah Sebastian mengucapkan hal itu kini Sebuah gerbang teleportasi yang ada di dekatnya.


Semua orang yang ada disana mengenakan Topeng, tapi  Anto mengenali Seseorang yang memegang pedang,  yang ia tahu kalau orang itu adalah orang yang membuat kekacauan beberapa hari yang lalu.


Dengan bentakan dari Anto mereka Semua yang ada disana Segera merespon untuk bergerak untuk menyerang, Anto juga ikut dalam rombongan itu, ia Sudah tahu bagaimana kemampuan Dari pria berpedang tersebut Sehingga ia tahu kalau mereka tidak bisa mengalahkannya jika hanya dengan kemampuan Setengah-Setengah.


“Maaf tapi kalian harus diam  untuk beberapa menit kedepan, “ ucap Aether yang menghalau mereka.


 Kemarin Aether sama Sekali tidak menggunakan Sihir gravitasinya, untuk menghentikan Anto dan kawan-kawan, tapi Sekarang karena menganggap Lawan yang ada disini terlalu banyak, maka mau tidak mau ia harus menggunakan grimoire  tidak bersampulanya.


Saat Aether menghentikan para penyerang lainnya,  Diablo bergerak cepat untuk melepaskan ikatan Segel yang Sedang mengikat Sebastian, dengan kemampuannya Segel itu dengan mudah ia Lepaskan, dan tidak lupa ia memberikan beberapa ramuan penyembuh untuk menyembuhkan luka yang masih ia alami.


“Kau hanya punya waktu lima menit, jadi Selesaikan dengan cepat dan tinggalkan tempat ini.”

__ADS_1


Diablo memberikan beberapa nasehat kepada Sebastian Sebelum ia Bergabung dengan Aether untuk menghalau Musuh yang Semakin banyak berdatangan.


“Lathi langsung dengan kekuatan penuh,” ucapnya Diablo.


Ada puluhan orang yang ada disini, kebanyakan dari mereka adalah para pengguna grimoire  bintang 3 dan banyak dari mereka bintang 4 jadi mereka harus keluar dengan kekuatan penuh yang mereka miliki.


Walaupun pada akhirnya ia tidak mengeluarkan tombaknya karena itu perintah langsung dari Aether,  mereka tidak bisa memperlihatkan kekuatan dan identitas karena dalam waktu dekat, takutnya ini akan menjadi masalah jika mereka bertemu dalam turnamen antara kerjaan.


Aether juga tidak memiliki niat untuk bertarung, ia hanya mengeluarkan kekuatan penuh dari grimorenya untuk menghentikan pergerakan dari mereka yang berusaha untuk mendekat.


Dan Sesekali mengeluarkan beberapa Serangan pedang  kepada orang kuat yang berhasil lolos dari area Sihir grimorenya.


“Aku menolak untuk dikalahkan berkali kali.” Ucap Anto mengeluarkan Grimoire yang merupakan grimoire bintang 5.


Kekalahan demi kekalahan ini membuatnya sangat frustasi, Sehingga ia Segera mengeluarkan Grimorenya yang Sebenarnya ia Sudah rahasia dari orang luar tentu Aether dan kelompoknya tidak terkejut karena dari Awalnya ia Sudah mengetahui peta kekuatan dari Para pahlawan kerajaan Sidenreng dari Mia.


“Sayangnya aku tidak peduli, kalau kau menolaknya,” ucap Aether santai, dengan satu Serangan pedang ia melemparkan Anto yang berusaha untuk terlihat keren.


Aether juga tidak mengenakan pedang andalannya tapi ia Juga sangat ahli dalam menggunakan  pedang bersama dengan grimorenya Sehingga Setiap ayunan pedangnya akan terasa sangat berat, itu tidak lain disebabkan Adanya Sihir gravitasi dari Aether yang mempengaruhinya.


Tentu ilmu Seperti ini Sudah banyak Digunakan oleh para penyihir di dunia ini, tapi Karena Sihir gravitasi belum pernah muncul di dunia makanya akan banyak yang tertipu dengan kekuatan dari Setiap Serangan dari Aether.


Apalagi Setiap Serangan sihir dari Aether tergolong Serangan Sihir yang tidak terlihat mukanya membuat itu Semakin berbahaya.


 


 

__ADS_1


  


 


__ADS_2