Pedang Buta

Pedang Buta
serangan berkelompok


__ADS_3

Karena Aether adalah orang yang paling duluan bergerak, ia adalah orang yang mendaratkan serangan pertama kepada perkemahan para goblin, disusul diablo dan Zeus yang tidak terduga Zeus dan menyamai kecepatan dari Diablo yang telah menggunakan sihir cahaya.


Itu telah membuktikan Kalau Zeus sudah berkembang sangat pesat dengan kemampuan sihir listriknya, tentu pencapaian seperti ini membuatnya sedikit bangga, terakhir kali taruhan diadakan ia adalah orang yang kalah.


Sekarang ia tidak ingin mengulangi hal tersebut, dengan berusaha sebanyak mungkin untuk membunuh gobin yang ada di hadapannya. Sepertinya mereka cukup beruntung karena mereka berhasil menemukan perkemahan Goblin yang sangat besar.


“Ini lebih terlihat sebagai Kota daripada disebut sebagai Desa,” ucap Diablo saat pertama Kali sampai disana.


Ia sudah mendengar Kalau para Goblin sudah mendirikan beberapa perkembangan para Raja sambil terus bergerak untuk memperluas wilayah.


Tapi Yang ia lihat saat ini, bukanlah sebuah perkemahan yang dapat dibuat dalam waktu singkat, karena bagian depannya saja sudah terlihat seperti benteng yang lumayan Kokoh dan didalamnya terdapat pemukiman para Goblin yang cukup luas.


“sepertinya ini merupakan salah satu markas dari kerjaan pinrang yang tidak dihancurkan oleh para Pasukan Goblin, dan digunakan sebagai markas oleh mereka,” Komen HADes yang sudah ada disamping Diablo.


Mia yang tiba paling belakang hanya bisa terkejut Ia tidak bisa berkomentar apa-apa karena tahu ia hanya akan diejek kalau ia protes akan masalah tersebut.


Ia tidak berniat untuk menimpali percakapan antara Diablo dan Hades dan lebih memilih untuk mengambil langkah maju, Untuk membunuh sebanyak Goblin yang ada di hadapan sana.


Serangan mereka adalah serangan yang sangat mendadak, tapi terlihat kesiapan kepada para Goblin yang ada di sana sehingga mereka Segera menghadapi kelompok dari Aether dengan cepat.


Ini membuktikan kemampuan mereka, untuk berperang dengan kelompok manusia, Namun sepertinya Aether dan Zeus masih terlalu tangguh untuk mereka hadang.


“Sepertinya kau memang bertambah cepat” ucap Aether memberikan pujian kepada Zeus.

__ADS_1


“Aku sudah bilang kalau aku tidak ingin terlalu ketinggalan di belakang bukan.”


Zeus Hanya membalas singkat pujian tersebut, Karena ia sendiri sebenarnya sedikit terkejut melihat kekuatan Aether terutama kemampuan berpedangnya yang sudah meningkat sangat pesat dari terakhir kali ia melihat Aether bertarung.


Saat Zeus dan Aether sudah memulai pertarungan Di daratan Diablo bersama dengan Mia Mukai menyerang di udara menggunakan sihir Cahaya yang Diablo gunakan sekarang IA segera membuat sebuah sihir berarea besar lingkaran sihir yang sangat besar segera tercipta di langit.


“Cahaya Hujan,” teriak Diablo dan segera sebuah jarum yang terbuat dari berbagai cahaya Turun dari Langit dan segera membunuh semua goblin yang ada di bawah sana.


“Dalam membunuh seperti ini aku tidak akan kalah dari Kalian.”


Diablo dalam hal seperti ini tentu sangat percaya diri, karena diantara mereka ia sama sekali tidak kekurangan sihir area luas seperti ini, jadi ia tentunya sangat percaya diri Kalau ia akan keluar di tempat pertama.


“Bukankah kau terlalu cepat untuk berbicara seperti itu,” ucap Hades dengan santai.


Setelah mengatakan itu sesuatu yang aneh telah terjadi, hanya dengan satu jari dari Diablo, tiba-tiba membuat para goblin yang ada disekitarnya menjadi gila, karena mereka terus membunuh satu sama lain.


Mia sepertinya tidak ingin Kalah dengan teman temannya, Ia mengeluarkan penemuan terbarunya, itu tidak lain adalah sebuah bom, “Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mencobanya, tapi ini layak untuk di tes di tempat seperti ini.”


Satu persatu bom tersebut Ia lmbarankan dari udara dan membuat para Goblin yang ada disana ketar ketir, karena walaupun mereka memiliki beberapa senjata untuk menyerang penyihir yang ada di udara mereka tidak bisa mengenai Mia karena Mia terus bergerak dengan lincah sehingga serangan serangan tersebut tidak ada yang mengenainya.


Raja goblin yang ada disini terkenal akan kepintarannya, Ia hanya kalah dalam hal kepintaran oleh pahlawan goblin, tapi situasi ini membuatnya sangat pusing ia tidak mengerti dari mana orang-orang muncul.


Kekuatan mereka sebenarnya tidak terlalu besar, namun kemampuan mereka dalam bertarung cukup Hebat, dan terlihat sangat Aneh baginya sehingga ini membuatnya sangat pusing.

__ADS_1


Sehingga ia terus memberikan komando kepada para prajurit Goblin yang dia miliki untuk menghentikan kelima orang itu. namun ia tidak menduga saat ia memberikan komando ia malah di temukan oleh mereka berlima.


Saat menemukan sang raja Goblin mereka segera saling bertatap tatapan, itu mereka akan saling berusaha untuk siapa membunuh sang raja karena sang raja tentu memiliki akumulasi jumlah dari pada para bawahannya.


Mia memilih untuk  mengambil langkah awal dengan berusaha menembak sang raja goblin,  tapi saat tembakan melepaskan peluru yang ada disana malah dibelokkan oleh Diablo, “Maaf untuk saat ini pihak laki-laki yang akan bertarung,” ucap Diablo yang juga berusaha mengambil langkah untuk bertarung.


Namun sebelum diablo mengambil tindakan  ia sudah mendapatkan sebuah pukulan dari sebuah tangan yang besar yang tercipta dari kemampuan dari Hades.


“Maaf juga, tapi ini juga bukan waktumu untuk bersinar,” balas Hades setelah mementalkan Diablo.


Tentu ia juga tertarik untuk membunuh sang raja Goblin sehingga ia juga mengambil tindakan terhadap Diablo, tapi Ia juga tidak luput dari serangan, karena Aether juga langsung mendaratkan sebuah sihir gravitasi yang sangat kuat terhadapnya, membuatnya tidak bisa bergerak.


Hades berusaha untuk melepaskan sihir Hipnotisnya kepada Aether Namun terlihat sihir tersebut tidak berefek kepada Aether, mia terlihat masih berusaha melepaskan tembakan karena melihat adanya kesempatan.


Namun Sepertinya Aether juga tidak membiarkan hal itu terjadi, dengan menggunakan sihir gravitasinya setiap peluru yang Dilepaskan Mia tidak ada yang berhasil mengenai target dengan baik.


Para goblin yang ada di sana sangat bingung dengan apa terjadi kenapa mereka malah terlihat saling bertarung satu sama lain, beberapa dari mereka berusaha memanfaatkan kesempatan untuk menyerang aether dan yang lainya tapi  walaupun dalam keadaan seperti ini mereka masih tidak kehilangan fokusnya sehingga goblin goblin yang mendekat.


Terlihat dari sana hanya Zeus yang tidak terlalu tertarik untuk menarget sang Raja goblin, Tapi penjagaanya tidak terlepas, dan masih berusaha untuk mencari kesempatan.


“Ia sadar kalau bertarung secara langsung ia tidak akan menang dari mereka berempat, Jadi daripada membuang buang tenaga yang apa akhirnya kalah ia lebih berusaha membunuh sebanyak mungkin goblin dan berusaha mencari  celah siapa tahu ia cukup beruntung untuk mendapatkan serpihan terakhir.


Dan benar, ia mendapatkan sebuah celah dari kelengahan orang-orang yang ada di sana, ia dengan sekuat tenaga melemparkan sebuah belati kearah sang raja goblin, Aether adalah orang yang pertama kali menyadari tindakan dari Zeus,  jadi dengan menggunakan sihir gravitasinya ia berusaha membelokkan Arah  belati tersebut.

__ADS_1


Dan berhasil, namun ia memang hanyalah sebuah pengalih perhatian dari Zeus, dengan sebuah sihir, yang dia beri nama “GOD SPEED,” ia tiba tiba sudah ada di belakang sang Raja GOBlin, kesempatan ini tidak Zeus sia-siakan  dengan mengambil satu lagi pedang pedang ia segera memenggal kepala sang raja goblin.


 


__ADS_2