
Kekalahan para pahlawan adalah berita paling memalukan yang tersebar belakangan ini, tapi kabar terbaru telah menutupinya dengan baik, kabar terbaru mengatakan kalau pemerintah dunia yang selama ini tidak bergerak dengan berbagai masalah yang ada di dunia kini memperlihatkan dirinya.
Mereka meyakini hal tersebut karena beredar kabar kalau ada beberapa ahli, yang bukan seorang penyihir yang berhasil menahan pergerakan dari Bangsa Orc yang terus meluas.
Dengan hanya tiga orang, mereka berhasil untuk membuat para tentara dari bangsa orc perlahan mundur, yang mengejutkan mereka tidak menghabisi para orc itu melainkan hanya terus berada di perbatasan dan menjaga untuk bangsa untuk tidak melewatinya lagi.
Kabar itu telah sampai di telinga Aether, namun ia tidak peduli kabar itu disampaikan baron kepadanya, tapi ia lebih memilih untuk mendiskusikan tentang sebuah pedang baru yang ingin dia buat.
“Kau ingin pedang baru?” Baron yang awalnya hanya ingin berbincang sederhana dengan Aether kini dikejutkan dengan pernyataan yang mengatakan kalau ia ingin memasang pedang baru.
“Tidak hanya ingin pedang baru aku ingin kau sedikit merubah Golok ini menjadi sebuah bentuk yang menjadi lebih baik,” balas Aether santai.
“Dalam seni berpedang, pada dasarnya hanya terbagi dalam tiga gerakan, yaitu gerakan menebas, gerakan memotong dan gerakan menusuk, tiga gerakkan itu yang diolah menjadi seni berpedang yang sesungguhnya.” Jelas Aether yang mulai menjelaskan gerakan gerakan yang digunakan dalam orang yang menggunakan pedang.
“namun dari berbagai pedang yang kumiliki tidak ada pedang yang pada dasarnya dapat digunakan untuk menusuk dengan baik, contoh terbaik adalah pembela neraka dan pedang pemenggal kepala yang kumiliki mereka adalah pedang yang pada dasarnya tidak cocok untuk gerakan untuk menusuk, namun sangat baik digunakan dan gerakan memotong dan menebas lawan yang dihadapi.” Jelasnya dengan panjang lebar.
Tentu sebagai pembuat senjata Baron pada dasarnya tahu hal tersebut sehingga ia tidak membantah ucapan dari Aether, dan kebanyakan setuju dengan pendapat dari orang itu.
“Tunggu, kau tidak menyuruhku membuat pedang itu secepatnya bukan?” baru saja ia ingin mengiyakan permintaan dari Aether karena penyesalan itu, Baron tiba-tiba mengingat kalau Aether saat ini sedang bersiap untuk melakukan perjalanan jauh.
Dengan sikap dari Aether yang selama ini dia tahu, ia takut kalau Aether ingin membuat pedang itu secepat mungkin, jika itu terjadi Baron bersiap menolak permintaan itu, apalagi saat ini Mia sedang tidak bersama dengan nya maka akan semakin sulit untuknya membuat senjata dengan cepat.
__ADS_1
“Kenapa semua orang terus berprasangka buruk padaku?” ucap Aether terlihat jengkel dengan balasan dari Baron.
“Walaupun aku ingin membuatnya sekarang aku masih yakin kalau saat ini kau sama sekali tidak memiliki bahan bagus?” lanjut aether.
“hehehe,”
Aether menebak dengan baik, salah satu alasan kepada Baron tidak bisa membuat pedang bagus karena saat ini hampir kehilangan semua bahan bagus yang dia miliki.
“Aku ingin sebuah pedang yang dapat memanjang dan memendek dengan kecepatan yang mengerikan, jadi aku bertanya kepadamu bahan-bahan apa yang perlu aku cari untuk membuat pedang seperti itu.”
Aether kini menjelaskan tujuannya kepada Baron, ia hanya bertanya jika nantinya ia keluar ia dapat sekaligus menjadi beberapa bahan yang diperlukan untuk menempah pedang yang sesuai dengan yang dia inginkan.
“Pedang yang dapat memanjang dan memendek dengan sangat cepat,” gumam Baron yang terus mengulang ngulang perkataan dari Aether.
Ia saat ini memikirkan bahan bahan yang dikatakan dari aether, ia tidak ragu akan kemampuan dari Aether, ia bahkan dapat membawa pulang seperti inti naga dan phoenix, tentu beberapa bahan langka tentu masih dapat ia cari.
Aether terus mengingat dengan baik instruksi dari Baron, ia mungkin adalah orang yang tidak dapat mengingat petunjuk arah dengan baik, tapi kalau mengingat hal yang lain ia sama sekali tidak akan melupakannya.
“Aku akan mengirimkannya secepat mungkin, aku akan bersiap untuk pergi jadi mungkin tidak akan kembali cukup Lama kali ini,” ucap Aether sebelum ia benar benar pergi dari tempat Baron.
Walaupun ia mengatakan seperti itu, kenyataannya pada hari itu juga Aether telah meninggalkan kerajaan Gowa, kali ini ia tidak menyuruh diablo untuk menggunakan Sihir Teleportasinya, bukannya ia saat ini tidak berniat untuk langsung menuju kerajaan pinrang, tapi ia juga cukup lama tidak menikmati perjalan seperti ini.
Tentu Rangga Sebagai tunggangannya, di atas punggung dari Rangga Aether terus menikmati malam ini dengan santai.
__ADS_1
Ia terus memikirkan beberapa bahan yang diajukan oleh Baron, memang tidak semua bahan tidak bisa ditemukan di daerah kerjaan pinrang, tapi ia tidak risau, karena saat ini mereka telah memiliki beberapa bantuan.
Misalkannya saja gereja perang yang saat ini kondisinya Semakin membaik, ia telah melakukan beberapa pembicaraan dengan Nomos, Aether menyarankan Jika memang kekuatan dari Gereja perang sudah membaik aether meminta jika nantinya perang manusia mengarah kesan ia berharap Nomos juga mengirimkan beberapa orang kesana.
Bukan hanya bisa membantu Aether, bisa Juga Gereja perang mengembangkan kepercayaannya disana Nantinya. Tentu Nomos juga Setuju dengan mudah karena saran dari Aether memang masuk Akal.
Sedangkan Kelompok yang telah dibentuk Diablo Aether tidak terlalu mengambil pusing dan menyerahkan keputusan Kepada diablo, tentu ia juga memberikan beberapa perintah.
Sebelum ia berangkat ia juga telah mendapatkan bantuan dari Kelompok itu dengan berbagai informasi yang dimilikinya.
“Mungkin lain kali aku harus lebih mengenal mereka,” gumam Aether Setelah memikirkannya lagi dalam kelompok Aether Ia hanya mengenal sebastian, padahal belakangan ini ia sudah bertemu beberapa orang.
Yang menarik dalam kelompok itu, adalah kekuatan mereka yang hampir merata, mereka adalah anak-anak yang sudah terlatih untuk menjadi pembunuh dalam melakukan berbagai pekerjaan.
Aether tahu akan hal itu, jadinya Sekarang ia mulai penasaran bagaimana kekuatan mereka dalam pertarungan yang sesungguhnya.
“Ada beberapa yang mengatakan beberapa orang akan menjadi sangat akrab dalam pertarungan, mungkin tidak ada yang salah jika beberapa kali dicoba untuk berkenalan dengan seseorang,” ucapnya.
Rangga yang dari tadi mendengar aether yang terus berbicara, sedikit menggonggong karena penasaran tentang apa yang sebenarnya di bicarakan oleh Aether.
Bukannya menjawab Rangga Aether hanya mengelus kepala dari serigala itu, dan memberikan perintah untuk mencari tempat yang sedikit tenang untuk beristirahat.
Mereka bergerak cukup malam, jadi prioritas mereka saat ini adalah untuk mencari tempat istirahat, mereka sudah cukup berpengalaman untuk tinggal di alam Jadi masalah mencari tempat beristirahat bukan menjadi masalah untuk Rangga.
__ADS_1
Rangga Sebenarnya dapat bergerak tanpa tidur selama beberapa hari, Namun seperti yang dikatakan Aether ingin menikmati perjalan ini. Jadi berusaha sesantai mungkin untuk bergerak.