Pedang Buta

Pedang Buta
menuyus pasukan


__ADS_3

Besoknya Mia menyusul untuk bertemu dengan Aether, dengan membawa beberapa petinggi para Elf, beberapa Orang manusia yang se ingat Aether tidak kenali.


Aether sepertinya tidak terkejut dengan kedatangan mia yang seperti ini, yang ia terkejut IA datang bersama dengan beberapa ketua para Elf.


“Aku datang bersama dengan ketua elf  mereka ingin membicarakan beberapa hal denganmu,” ucap Mia memulai pembicaraan.


Setelah mengucapkan Hal tersebut salah satu dari tetua para elf yang sepertinya yang paling tua di sana ia bernama Zonda, “Aku dengar Kau suka langsung ke intinya, aku ingin membicarakan tentang kami yang para elf asli ingin berada dalam kepemimpinan dirimu.”


“Hah,” Beberapa hal Aether telah prediksi  tentang kedatangan Mia bersama dengan para elf ini, tapi ia sama sekali tidak menduga Kalau mereka ingin para elf itu berat adalah perlindungan Aether dan yang lainnya.


Mia membantu menjelaskan, Mereka mengatakan kalau para setelah perang itu merasa sangat  mengagumi cara Aether dalam memimpin sehingga mereka yang merasa tempat mereka yang sekarang sudah tidak aman lagi berusaha mencari alternatif, Dan keputusan yang terpilih mereka berniat bergabung dengan pasukan yang Aether miliki.


Aether tahu yang mereka maksud area yang dimiliki kerajaan pinrang, dan kemungkinan info tentang ia yang berniat mengganti basis operasinya dari kerajaan Gowa menuju kerjaan pinrang mereka dapatkan dari Mia.


“Selama mereka semua akan menurut, jika mendapatkan perintah aku sama sekali tidak meragukan jika memang mereka berniat bergabung dengan pasukan kita, karena kedepannya kita akan membutuhkan tambahan  kekuatan.”


Aether dengan mudah setuju, dan membiarkan mia mengurus kepindahan mereka di kerajaan pinrang jika mereka mau, “Jadi ada yang lain?” lanjut Aether setelah melihat Masih ada yang tidak mereka sampaikan kepadanya.


“Aku tidak tahu harus memulainya dari mana yang jelas mereka datang kesini hanya untuk menantangmu bertarung, dan garis besarnya mereka juga merupakan seorang pengguna Aura.”


Mia akhirnya menjelaskan setelah perang dan berita Aether menyebar kalau ia ahli dalam menggunakan Aura bertarung 3 orang itu langsung mendatangi Mia dan terus mendesaknya untuk mempertemukan mereka dengan Aether.


Awalnya Mia mengabaikan mereka tapi setelah tahu kalau mereka adalah pengguna Aura sama seperti Aether maka ia membawa mereka ke sini.

__ADS_1


 Mereka merupakan 3 orang bersaudara, yang memang sangat jarang menunjukkan diri di permukaan, “Kalau aku menolak?” tanya Aether yang sepertinya malas meladeni orang orang seperti ini.


“Kami akan terus tinggal disini sampai kau mau menerima tantangan kami,”  Jawab salah satu orang yang ada disana.


“Baik  kalau begitu,  Tapi berharap untuk kalian untuk langsung menyerang secara bersamaan,” ucap Aether berdiri dan bersiap menuju tempat pertarungan.


Mereka ingin protes namun Mia mengingatkan untuk mendengarkan saja apa yang aether inginkan, dan mengatakan kalau mereka hanya ingin melihat kekuatan Aether, Jadi mau mereka satu lawan satu 3 satu lawan satu itu sama saja.


Sehingga mereka langsung setuju dengan apa yang Aether ajukan. Pertarungan segera dimulai, Aether segera mengeluarkan aura dan melapisi senjata yang dia gunakan, pedang itu adalah pedang biasa, dan bukan salah satu dari koleksi pedangnya.


Dari tiga orang itu satu satunya laki laki dengan tubuh yang sangat besar itu maju, pria itu terlihat sangat dipenuhi otot yang sangat besar, ia adalah seorang pengguna senjata berupa sebuah palu  yang sangat besar.


“Ayo mulai, selama ini belum pernah ada orang yang berhasil menembus lapisan kulit yang terlindung aura seperti itu,” ucap  pria yang bernama okodo


“Masih kokoh mau bertarung satu lama satu?” tanya Aether setelah mendapatkan serangan pertanya.


Sehingga dua orang perempuan  yang sisanya segera bersiap untuk melakukan pertarungan, orang pertama yang bernama  senju ia terlihat sangat tinggi dan memiliki tubuh yang putih serta rambut yang putih pula.


Orang ini sangat tidak suka oleh Mia karena Ia memang terlihat sangat Cantik mungkin sebanding dengan para elf,  pertarungan segera belasung Senju berusaha melakukan serangan pertama namun Aether dapat menangkalnya, mala Aether berhasil mendaratkan sebuah serangan berupa tendangan kepada senju, yang saat sempat kehilangan ke seimbangan.


Namun okoda berhasil menahan agar kakanya tidak terlempar jauh. Saat itu terjadi satunya berusaha melakukan serangan kepada Aether, Tapi Ia saat itu berusaha menyerang Aether dari belakang dikejutkan karena kecepatan Aether yang melebih harapannya, dan langsung  menempelkan pedang di leher perempuan tersebut.


“Aku menang bukan?”  ucap Aether yang melepaskan pedang itu dari genggamannya dan memberikannya kepada Mia.

__ADS_1


Setelah kemenangan itu, Tiga orang yang awalnya mengajukan dual langsung  berlutut kepada Aether, “Ijinkan kami tiga bersaudara ini gabung bersama denganmu,” ucap senju kepada Aether.


“Kalian Yakin,  jika Kalian memang ingin bergabung aku memiliki sebuah tugas kepada kalian,” balas Aether.


Setelah bertarung seperti ini Aether langsung kepikiran sebuah tugas yang sangat cocok untuk mereka jika memang berniat untuk bergabung bersama dengannya.


“Kami siap, dan mulai saat ini kami bersumpah untuk mengikuti semua apa yang akan bos perintahkan.” Ucap Senju.


Mereka pun mulai menjelaskan asal usul dari mereka yang juga merupakan salah satu dari klan dari masa lalu yang sangat ahli dalam penggunaan Aura, Aether Tahu kalau mereka sangat kuat, Jika Aether tidak langsung dalam keadaan terkuatnya ia tidak bisa menang dalam keadaan seperti ini.


Sama halnya dengan klan Hades, mereka juga adalah satu klan dari masa lalu yang bertahan sampai sekarang, Jika Hades dan klan sangat ahli dalam penggunaan mana, Kalian ini sangat berbeda mereka dengan kemampuan matanya sangat ahli  dalam penggunaan Aura.


Itu tidak lain karena kemampuan mata mereka yang dapat melihat apa saja yang dia inginkan dalam jarak ratusan meter, sehingga mereka bahkan membedah isi dalam perut makhluk hidup tanpa harus membunuhnya.


Dengan kata lain mereka memiliki penglihatan tembus pandang, sehingga Aura yang menenangkan dalam energi tubuh dengan mudah mereka kuasai, Aether berniat memberikan tugas untuk menjadi pelatih militer yang ada di kerajaan pinrang nantinya.


Dan mereka setuju dengan hal tersebut, kalau bisa Aether menginginkan mereka setidaknya memiliki pasukan yang juga ahli dalam menggunakan Aura setidaknya pasukan itu berada dalam tahap pertama dalam penggunaan aura.


Setelah para elf dan tiga bersaudara itu pergi, hanya ada mia  bersama dengan aether, “Sepertinya Kau sudah menganggap kerajaan pinrang sebagai milikmu sendiri!”


Melihat bagaimana Aether mengambil keputusan terhadap kerjaan pinrang Mia merasa Aether sudah seperti raja dalam bayang banang kerajaan pinrang, tapi Aether tidak berniat untuk menyangkal hal tersebut.


Karena memang begitulah adanya, Dan itu berlaku dalam perjanjian yang mereka buat bersama dengan jason dan putri yang menjadi ratu di kerajaan pinrang saat ini.

__ADS_1


__ADS_2