
Pada akhirnya Hades tidak bisa melakukan apa-apa pada sanco, pada pertarungan itu, terlihat Hades berada dalam keadaan tertekan, Karena sudah seperti ini Aether pada akhirnya kembali mengambil alih pertarungan.
“Maaf, aku sama sekali tidak bisa membuat celah,” ucap Hades yang berlutut di tanah.
Hades terlalu kelelahan untuk menahan gempuran dari Sanco, beberapa luka terlihat di tubuhnya, Pada akhirnya sanco memperlihat kekuatan aslinya saat ia berusaha menyerang Hades untuk hentikan Aether yang terus membunuh para keluarganya.
Setelah dilihat Sanco adalah pengguna Aura kesatria sama seperti aether, aura yang dimiliki Oleh sanco lumayan kuat saat dialirkan ke pedangnya. Aura tersebut menjadi lawan yang sangat mematikan kepada para penyihir apalagi para pengguna mana alam seperti Hades, sehingga keunggulan yang awalnya dimiliki hades langsung sirna.
“Dari awal sepertinya ini memang telah menjadi tugasku!” balas Aether dan menyuruh Hades untuk menyembuhkan diri kepada regina.
“Maaf mari masuk kedalam ronde kedua,” Ucap Aether yang mulai menyerang sanco.
Untuk memberikan Hades Waktu, Aether memberikan Sebuah serangan Dadakan kepada Sanco, Walaupun pada akhirnya serangan Aether itu di tangkis dengan baik , tapi karena serangan dari Aether cukup kuat Serangan itu cukup melemparkan sanco lumayan jauh.
(sebenarnya aku ingin membuat Membuat konsep aura ini sama dengan Konsep haki di One piece tapi karena tidak masuk cerita dan konsep grimoire yang telah dibuat maka konsep aura disini, akan dibuat sama dengan aura Raja dalam one piece.)
Beberapa orang yang melihat Itu merasa Takjub, apalagi saat Aether dan sanco saling mengadu aura yang mereka miliki.
Mungkin Aether tidak tahu ini, tapi Aura yang ia miliki sebenarnya berwarna Hitam pekat, sedangkan Aura dari Sanco lebih ke arah warna Merah darah.
Sanco awalnya berusaha menekan Aether menggunakan Aura yang ia miliki Tapi ia menemukan Aura yang Dimiliki Aether sudah sangat kuat, bahkan secara perlahan ia malah berada dalam keadaan tertekan.
“Awalnya aku bingung Kenapa tubuh yang kau miliki sangat kuat, tapi pertarungan bersama dengan Hades membuatku sadar kalau sebenarnya kau menggunakan Aura untuk melapisi tubuhmu, hingga tidak bisa dilukai,” balas Aether.
Karena bagi aether penggunaan aura masih sangat Awan baginya, sehingga saat ia mendapati sanco yang melapisi tubuhnya dengan aura, untuk memperkuat tubuhnya ia sama sekali tidak sadar.
__ADS_1
Tapi sekarang karena adanya beberapa benturan dengan Mana alam yang dimiliki Hades dengan tubuh sanco membuat ia bisa merasakannya dengan lebih jelas Bagaimana Sanco menggunakan Aura ksatria.
“Itu terjadi jika Aura dapat lebih kuat dari aura yang aku miliki.”
Terlihat Sanco masih sangat percaya diri tentang Auranya yang masih jauh lebih kuat, sehingga saat Aether terlihat tahu rahasianya ia masih sangat percaya diri dengan kemenangan yang ia miliki nantinya.
Karena ini nantinya akan menjadi pertarungan menggunakan aura, Aether menganti pedang pembela nerakanya menggunakan Pedang pemengalnya.
Dan pedang kedua yang digunakan masih pedang ularnya, pedang ularnya itu masih sangat berguna untuk melakukan beberapa serangan mendadak. Pertarungan ini memulai babak baru karena Masing masing mereka menggunakan Aura, yang sudah sangat jarang terlihat.
“Jadi itu alasan kenapa beberapa serangan sihir sama sekali tidak berpengaruh kepada orc itu,” gumam yami.
Yami adalah orang yang beberapa kali melihat kemampuan dari sanco dan pasukan elitnya, ia beberapa kali dibuat kewalahan, karena melihat sanco yang terlihat berbagai sihir yang dilontarkan kepadanya sama sekali tidak terasa.
Banyak dari mereka bingung akan hal tersebut, jika sanco dan pasukanya dapat menetralisir sihir dari para grimoire, itu sudah biasa terlihat bahkan ada beberapa alat yang bisa melakukannya. Tapi yang sanco lakukan adalah sihir sihir terlihat tidak berarti baginya.
Ini akan memperlihat mana yang lebih kuat Antara sanco dan Aether, beberapa kali Aether terlihat kesusahan untuk memberikan luka parah kepada sanco, tapi sekarang Aether mulai memperlihatkan hal yang berbeda.
“Bukankah tubuhmu kuat,” Aether mulai mengejek Sanco yang menghindari beberapa serangan yang diarahkan kepadanya.
Sanco terlihat geram karena apa yang dia katakan memang ada benarnya. Dan ia sama sekali tidak membantah hal tersebut.
Di tempat yang berbeda Diablo terlihat sedang terpojok melawan Orc yang berteman besar itu, Zeus yang ada di sampingnya berusaha menawarkan bantuan tapi Tentunya diablo tidak akan menerima Bantuan tersebut.
“Aku lebih terbantu kalau kau berhasil membuat tempat ini menjadi lebih luas,” balas Diablo dengan baik.
__ADS_1
Zeus yang sekarang belum masuk dalam Mode God speaknya, sehingga ia masih berusaha santai dan mencari waktu yang tepat untuk melakukannya.
Tentu itu ia lakukan karena memang ia tidak bisa terus mempertahankannya terlalu lama, dan ia tidak tahu kapan itu harus digunakan.
“Ada baiknya kita akhiri pertempuran ini secepat mungkin,” Balas Zeus.
“Berikan aku dua menit, Jika aku tidak bisa mengalahkannya di waktu itu maka kau bisa mengambilnya kembali,” lanjut Zeus.
IA sama sekali tidak nunggu balas dari Diablo dan langsung bersiap untuk masuk dalam god Speaknya.
Karena sudah Seperti ini diablo hanya bisa membiarkan zeus melakukan apa yang dia inginkan dan mengambil beberapa orc yang ada di sekitar sehingga nantinya Zeus punya ruang yang baik jika melakukan pertarungan dengan orc tersebut.
Zeus berusaha langsung masuk dalam mode tercepat yang dia bisa, ia Sudah berjanji kepada diablo untuk tidak mengambil waktunya.
Walaupun Zeus berniat untuk melawan orc itu, Tapi sepertinya orc itu sama sekali tidak tertarik kepadanya, dan terus berusaha mengejar diablo yang dari tadi berusaha menjauh dari tempat nya Sekarang ini.
“Maaf sekarang lawanmu adalah aku,” ucap Zeus yang sedang melakukan serangan kepada orc itu.
Zeus untuk menggunakan pedang pendeknya untuk memenggal kepala lawannya.
Tebasannya tu berhasil, memenggal kepala dari orc ini, melihat Itu Zeus cukup senang, karena merasa ini akan berhasil namun ia cukup heran karena terlalu mudah.
“Hati-hati ia beregenerasi dengan gilanya,” diablo memperingatkan Zeus tentang regenerasi orc itu.
Dan memang benar sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Diablo, Kepala yang awalnya Sudah putus, kembali tersambung.
__ADS_1
“Kenapa tidak bilang dari tadi,” Gumam Zeus sedikit protes kepada Diablo yang tidak memberitahunya. Karena sudah seperti itu Zeus Segera melanjutkan serangannya, sihir dari Zeus benar benar teruji karena memperlihat kekuatannya yang sangat mengerikan.
Pertahanan orc itu yang terlihat sangat kuat menjadi tidak berarti karena tidak bisa mengikuti kecepatan dari Zeus yang sangat mengerikan, awalnya kebanyakan orang berpikir kalau Zeus dari awal sudah turun dengan kekuatan penuhnya, tapi ternyata, zeus masih dalam performa awal, ia masih terus bertambah cepat tiap detiknya.