Pedang Buta

Pedang Buta
diablo menang


__ADS_3

Diablo menjadi  Zeus Versi kedua, dari Awal ia sudah masuk dalam Mode God Speed,  tubuhnya yang berwarna kuning  yang dipenuhi beberapa baut listrik di sekitarnya terus berpindah pindah dan melancarkan  serangan Secara gila-gilaan kepada lawannya.


Saat seperti ini ia mengingat perkataan dari Aether  yang sempat menasehatinya tentang cara bertarung jarak dekatnya yang terlihat monoton bagi para ahli yang sesungguhnya.


Ia Juga tidak bisa meniru cara bertarung dari Zeus, Apa lagi Zeus memang merupakan tipe petarung jarak dekat Asli, Sedangkan Diablo lebih ke arah bertarung Jarak menengah dan Jarak Jauh.


Sehingga Saat menggunakan Mode God speed dari Zeus Diablo harus melakukan penyesuain yang Gila gilaan pula.


“Sial, ini sangat menguras tenaga,” gumam Diablo yang masih berusaha untuk menyerang.


Sedangkan lawannya terlihat berada dalam Keadaan berusaha bertahan dari serangan demi serangan yang Dilakukan diablo,  karena masih tidak berhasil Diablo berusaha mundur beberapa Langkah, Ia merubah posisi cara memegang tombaknya.


Yang awalnya ia memegang tombak sama hal nya dengan cara orang lain memegang tombak, Kali ini ia memegang tombak di ujung Gagang tombaknya seolah olah ia memegang sebuah pedang panjang.


Setelah itu Dari dalam tas penyimpannya  ia mengeluarkan Satu lagi tombak yang di pegang di tangan satunya.


“Jika ini masih tidak berhasil aku akan menyuruh Mia untuk menembaknya,” Gumam Diablo yang sepertinya berniat untuk melakukan serangan terakhir yang dia bisa.


Tombak yang berada di tangan kanannya merupakan tombak yang ia baru saja keluarkan, sedangkan  Diablo yang memang pada dasarnya adalah Seorang kidal memegang tombak yang satunya di tangan kiri yang merupakan tangan terkuat yang dia miliki.


Masih berada dalam god Speednya diablo  Segera melemparkan tombak yang berada dalam tangan kanannya mengarah kepada orc yang saat itu sedang Ia lawan .


Ya benar ini adalah teknik yang pada saat itu Zeus lakukan saat mereka taruhan untuk membunuh Raja goblin. Tombak pertama merupakan Sebuah pengalahinan dimana lembaran tersebut mengarah ke salah satu bagian tubuh yang harus dilindungi oleh sang orc.


Serangan tersebut Pada awalnya memang bukan untuk membuat luka, tapi bersyukur lemparan dari Diablo pada saat lumayan baik Sehingga saat ia berusaha mengalihkan perhatian orc tersebut menggunakan tombak itu.


Sang orc mala terpancing dengan menggerakkan tangannya untuk menepis Lemparan yang pertamanya Mungkin ia percaya diri dengan jarak diablo yang lumayan jauh Sehingga ia membiarkan Tangan yang dari tadi melindungi kelemahannya itu kini terbuka.

__ADS_1


Tapi  ini adalah hal yang ditunggu oleh diablo dengan mode god Speednya ia Sudah Seperti berteleportasi di tempat tombak tersebut dilemparkan dan  cepat menebas Orc itu menggunakan tombak yang masih berada dalam tangan kirinya.


Tebasan Sederhana dari Diablo berhasil menghancurkan sumber kehidupan dari sang Orc Sehingga Ini menjadi kemenangannya,.


“Sial ini benar benar menyakitkan,” gumamnya.


Ia Sebenarnya masih ingin bertarung, dan mencari lawan yang cocok untuknya. Tapi sekarang untuk menggerakkan kakinya pun ia Sudah tak sanggup.


Untuk melakukan gerakannya tadi Sebenarnya menggunakan teknik tolakan  Sehingga  tulang tulang yang ada di kakinya saat itu telah hancur. Karena harus menanggung beban tolakan yang sangat besar.


 Tapi saat ia mau terjatuh karena tidak kuat menahan beban tubuhnya, Tiba-tiba ada Seorang yang menangkapnya itu tidak lain Zeus


“Bagaimana Teknik ciptakaan Ku Bos? Lumayan bukan,” Ucap Zeus dengan tersenyum.


Untuk saat ini ia hanya bisa berbanggakarena teknik Ciptaan dapat di gunakan  seperti itu,  Walaupun masih ada perasaan Jengkel  di hatinya Hal ini masih terhitung Wajar, tapi perasaan kagumnya itu masih Jauh lebih besar dari pada perasaan negatif yang tidak penting Seperti itu..


Ia menerima Bantuan Zeus yang ingin mengarnya menuju tempat Regina, “ Senangnya mendengarnya.”


Ucap Diablo bagi Zeus tidak lain adalah sebuah pujian, Itu membuktikan untuk sekarang kemampuan fisiknya masih lebih baik dari Diablo. Karena dalam keadaan Seperti itu Zeus biasanya masih dapat berjalan dengan baik Sedang Diablo terlihat sudah lumpuh karena Efek dari sihir yang dia miliki.


“Bisa kau menyombongkan diri setelah perang ini Selesai, dan cepat bawa aku ketempat Regina,” balas Diablo.


Ia tahu Kalau Zeus Cukup Senang dengan apa yang menimpanya tapi perang saat ini masih berlanjut dan Bahaya masih akan terus Ada, Sebelum dipastikan kalau mereka berhasil memenangkan pertempuran ini.


Zeus tahu akan hal itu, IA juga merasa Aneh padahal mereka menemukan kalau Mereka bisa memenangkan pertempuran, terlihat beberapa Orang yang  malah di tarik mundur dengan Suatu alasan.


Sehingga Zeus juga memiliki beberapa kesimpulan tentang bahaya yang akan mendekat tidak lama lagi. Saat sampai di tempat Regina mereka disambut oleh Yami.

__ADS_1


“Pertarungan yang bagus, tapi pertempuran ini masih belum berakhir, masih ada beberapa gangguan yang akan sebentar lagi mendekat, jadi Sembuhkan diri Secepat mungkin.” Ucap yami Sebelum ia kembali melihat keadaan.


Ia datang kesini untuk memberitahukan itu kepada Diablo, Melihat bahkan Naga itu tidak bisa menghentikan Orang orang yang datang ini membuat Yami Sedikit Khawatir.


Tapi berbeda dengan Yami yang terlihat lumayan Khawatir, Diablo yang mendengar malah terlihat santai, namun ia masih berusaha untuk menyembuhkan dirinya secepat yang dia bisa.


Ia awalnya sudah mencoba untuk meminum potion yang ada namun luka di kakinya Sepertinya terlalu parah Sehingga Potion itu terlihat membutuhkan waktu dan  tidak berhasil untuk menyembuhkan Semua lukanya.


Disinilah Regina akan berguna,  Ia Segera memberikan prioritas kepada diablo untuk lebih dulu Disembuhkan.


Tidak ada yang protes akan hal tersebut, Sebastian yang ada disana melaporkan beberapa Hal kepada Diablo .


Tentu yang ia melaporkan perkembangan organisasi mereka termasuk beberapa korban yang jatuh dalam pihaknya. Dalam perang seperti ini pihak yang berjatuhan adalah hal yang lumrah, “Bagus Sepertinya  rencana ini masih berjalan Cukup Baik,  sepertinya bantuan musuh datang lebih cepat daripada yang kita duga, Sehingga Jika nantinya Masalah itu mencapai titik terkendali kalian harus Siap untuk melakukan rencana terakhir.”


Diablo memberikan Arahan kepada Sebastian untuk menyampaikan kepada yang lainnya, ini adalah rencana Khusus yang hanya diketahui oleh Diablo dan koleganya, dan Tentu Aether Sebagai pemimpinnya.


Tapi Walaupun Regina Ada disana ia sama sekali tidak menanyakan Rencana apa itu, karena dari awal ia tidak pernah mendengar Kalau adanya rencana lain yang akan dijalankan diablo.


“Itu hanya Sebuah rencana Terakhir,  yang akan dijalankan jika  memang  tidak ada lagi yang  bisa kita lakukan,” ucap  Diablo.


Pada akhirnya Diablo memberikan beberapa gambaran tentang apa yang dia katakan barusan, ini mungkin tidak penting beberapa hal harus diselesaikan sebelum itu bertambah  besar.


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2