Pedang Buta

Pedang Buta
regina


__ADS_3

Zeus terus bertarung dengan Orc  itu, namun seberapa banyak pun serangan yang ia lancarkan luka yang dia berikan Akan selalu beregenerasi  dengan sangat cepatnya.


“Sial, sial, sial, sial, sial, sial.........” ucap Zeus setiap mendaratkan sebuah kepada orc tersebut.


Sebenarnya God speednya ini tidak bisa digunakan dengan sembarangan seperti ini, karena jika terus digunakan maka bisa mengakibatkan sebuah kerusakan pada tubuh, makanya terlihat zeus yang beberapa kali harus minum beberapa postion.


Dengan adanya bantuan dari bebgai guild dari kerjaan gowa yang akhirnya juga tiba, Diablo sedikit bisa bernafas, dan memperhatikan  pertarungan Zeus yang sedang  terjadi,  saat sedang mengamati dengan Seksama pertarungan tersebut ia tiba-tiba mendapatkan kabar dari Hades.


“Menurut Aether, untuk mengalahkan makhluk seperti itu, kau harus menghancurkan sebuah Bola kristal yang biasanya tersimpan di dalam salah satu tubuhnya, menurut Aether bola itu adalah sumber kehidupan dari Makhluk hidup yang kalian lawan.”


Sebuah pesan singkat dari Aether yang di teruskan oleh Hades, diablo dapatkan, sehingga saat mendapatkan hal tersebut diablo terus memperhatikan Pertarungannya dengan lebih seksama, Ia juga berusaha memberitahukan hal tersebut kepada Zeus.


“Aku menyerah, tukar posisi, tukar posisi, jika terus berlajut rasa sakit ini akan membunuhku,” ucap Zeus menolah untuk mendengarkan ucapan dari Diablo, Ia lebih memilih untuk memanfaatkan sisa sisa kekuatan terakhirnya untuk terbang menuju tempat regina berada.


Ia juga merasa Kalau apa yang ia lakukan sudah cukup, dan membuat Diablo seharusnya bisa memanfaatkan keadaan ini untuk mendapatkan kemenagan di tangan mereka.


“Sisanya biarkan aku yang mengurusnya,” Ucap diablo yang segera mengisi posisi Dari zeus yang tadi ia tinggalkan.


Aether Awalnya tidak mengetahui kalau Mahluk yang mereka lawan memiliki kelemahan seperti itu, dulu dalam dangeon mereka seharusnya sudah berpegalaman melawan naga yang baru saja ia bangkitkan.


Pada akhirnya mahluk yang bagkit dalam kematian memiliki Kelemahan yang sama yaitu energi kehidupan yang mereka miliki terdapat dalam satu tempat yang mudah di hancurkan, dan jika benda itu di hancurkan maka mereka bisa di kalahkan dengan mudah.


Tapi Selama benda tersebut tidak di hancurkan maka mahluk hidup itu akan terus hidup dan terus beregenarasi beraba besarpun energi yang ia hasilakan.

__ADS_1


Yang Diablo tidak sadari, bola dalam orc ini terlalu kecil Sehingga ia sama sekali tidak menyadari saat bertarung di awal, berbeda saat melawan naga yang dalam dangeon, mereka dengan mudah melihat bola itu Sehingga mereka bisa tahu kalau ada yang aneh di dalam sana.


Baru sekarang saat Aether dan Hades mengingatkannya, Diablo sadari kalau ada sebuah bola kecil berbentuk kelereng yang ada di bagian dada dari orc tersebut, selama ia bertarung dada Sebelah itu terus terlindungi dengan baik, jadi itu terus tidak terlihat.


“Walaupun bodoh Sepertinya nalurinya masih berjalan dengan baik,” gumam Daiblo.


Setelah Daiblo tahu kalau ada kelemahan dari orc itu, terlihat lawannya lebih berhati hati, dalam bertindak dan tidak sesegan sengan untuk melakukan apapu untuk melidugi bagian yang berbahaya dalam tubuhnya.


Tapi tentunya diablo bukanlah seorang betrung yang baru lahir, sehingga Semua orang yang melihatnya nyakin Kalau Pehinyak yang akan memenangkan perang ini.


“Apa ini orc yang kita lawan selama beberapa bulan ini,”  robert yang baru saya Tiba dalam medan perang tidak percaya dengan apa yang dia lihatnya, terlihat pihak manusai yang beberapa minggu ini terus terpojok oleh para Orc, malah terlihat membatai para Orc yang jumlah sangat banyak.


“Inilah yang di sebut sebagai taktik dan kekuatan yang telah di kombinasikan dengan sempurna,” Balas Yami yang ada di sampingnya.


Ia tiba di samping robert, juga untuk memberikan beberapa arahan yang di perlukan dalam medang perang, Yami bermadsd untuk memberikan rober kesempatan untuk mengecek Pertarunga yang terjadi dengan  Naga yang tadi mengilang.


Yami cukup Khawatir, dengan pertarungan yang ada disana, terlihat sangat menhawtarikan, pertarungan itu terjadi cukup jauh dari tempat mereka saat ini, tapi dampak pertarungan yang terjadi sana Cukup dasyak bahkan terlihat mengara kearah menhawatirkan.


Tapi tentunya Yami Juga membuthkan pasukan yang dibawah robert bersamanya, sedankan lily bersama dengan Angota guildnya tampah mendegar arahan Yami ia sudah bergerak lebuh dulu untuk memberikan bantuan kepada Regina yang masih terus berusaha memyembuhkan pasukan pasukan yang sedang terluka.


Kedatangan Robert bersama dengan pasukan lain sebenarnya Cukup tepat waktu karena walaupun cukup terlihat dominan pihak mereka juga semakin kelehan dan semakin lama semua itu tidak bisa lagi di tutupi dengan sekdar potion dan efek peembuhan dari gereja perang.


“Kau istirahatlah, untuk semantara biarkan aku yang mengambil alih,”  ucap liliy menyuruh Regina untuk beristirahat.

__ADS_1


Ini pertama kalianya regina turun lasung dalam medan perang, dan ini adalah medang perang yang cukup besar yang sebenarnya tidak cocok untuk seorang pemula, tapi beberapa saat ini Regina melakukan dengan baik.


Sehingga banyak orang yang berpikir, regina pasti kelehan baik fisik maupun mental karena berusaha untuk tidak melakukan keselahan.


Dan itu merupakan alasan kenapa Yami sama sekali tidak menghalgi pasukan bunga lily saat berusaha memberikan bantuan kepada Regina dan pasukan gereja perang.


Regina berusaha menolak secara halus saran dari Lily karena ia melihat banyak orang yang membutuhkan perawatannya, ini adalah perang pertama kalianya, Sehingga saat melihat adanya orang yang mati di hadapannya ia merasa itu adalah tangung jawabnya.


Lily juga sadar akan hal itu, Jadi itu malah membuatnya lebih khwatir kepada kejiwaan Dari lily, bagi orang orang dari gereja perang di masa lalu Kejiwa mereka banyak yang tergangu karena terlalu banyak berada dalam medan perang.


Dan tentu lily Tidak mau hal yang sama terjadi kepada Regina, adik yang sangat ia jaga sedari lama, karena sudah Seperti itu, lily membirakan satu tamparan keras untuk menyadarkan  regina dari masalah ini.


“Dengarkan biarkan aku mengambil alih, istirahatlah dan jernikan pikiranmu baru ku biarkan kau kembali dalam medan perang.”


Terlihat Lili sangat tegas untuk membuat regina beristirahat, Regina Sepertinya juga tahu kalau ini bukan saatnya untuk berdebat sehingga mau tidak mau ia lebih memilih mengalah  dari pada perdebetannya ini mala mengagu dalam medan perang yang akan datang.


Zeus yang menjadi pasien terakhirnya, juga memberikannya beberapa nasehat, “Ini sudah menjadi keputusan yang tepat, pasalnya saat ini, kau terlihat sangat kacau,” ucap Zeus memberikan beberapa nasehat sebelum  ia kembali bertarung.


Kemampuan penyembuhan Regina  sebenarnya sangat mengerikan itu baru saja Zeus rasakan, bagaimana tidak ia yang mengalami beberapa tulang yang hancurkan karena terlalu memaksakan diri dalam penggunaan God Speednya.


 


 

__ADS_1


__ADS_2