
Aether Sedikit tersenyum mendapatkan hal Seperti itu, Karena apa yang Hasanuddin katakan memang benar kalau ia saat ini sedang menikmati Semua ini.
“Sepertinya kau sudah tahu maksud kedatanganku disini, jadi aku langsung saja ke intinya, aku datang hanya untuk menanyakan apa yang akan kau lakukan terhadap orang-orang dari Kerajaan Sidenreng, Karena jika Sekarang kau menyerang mereka aku bisa jamin kalau pemerintah dunia akan memberikan kekuatan penuh kepadamu,” melihat senyum dari Aether ,Hasanuddin langsung menjelaskan maksud kedatangannya ke tempat ini.
“Begini saja, jika pemerintah ingin aku ingin bergerak Sesuai dengan apa yang mereka inginkan, aku ingin mendapatkan beberapa keuntungan.” Balas Aether.
Baik itu Yami dan Hasanuddin sudah menebak kalau Aether akan mendapatkan balasan Seperti ini, Sehingga mereka tidak kanget lagi akan hal tersebut.
“Sepertinya kau satu-satunya orang yang berharap imbalan dari pekerjaan pemerintah dunia, tapi aku akan mendengarkan permintaanmu,” balas Hasanuddin.
“Aku anggap itu pujian,” balasnya sambil menyebutkan berbagai syarat yang dia inginkan.
1. Aku ingin pemerintah dunia mengijinkan salah satu orang ku untuk kembali masuk dalam area pertarungan saat pertempuran antara kerajaan beberapa bulan yang lalu.
2. Kedua aku ingin mendapatkan Semua info tentang berbagai dungeon tersembunyi yang ada saat ini\, tentu beserta akses untuk memasukinya.
3. Jika pun nantinya aku dan teman-temanku harus berperang dengan kerajaan Sidenreng\, maka aku tidak ingin pemerintah mempertanyakan apapun tindakan yang akan ku lakukan kedepannya.
sebuah syarat yang lumayan berat Aether ajukan, tapi Bagi Aether Seharusnya permintaanya sama sekali bukan masalah untuk orang-orang dalam pemerintah dunia.
“Untuk syarat kedua aku bisa menjamin kalau kau akan mendapatkanya, tapi untuk syarat yang lainnya kami harus melaporkan hal itu kepada atasan,” balas hasanuddin dan memberikan perintah kepada Yami untuk segera menyampaikan permintaan dari Aether tersebut.
“Sebenarnya aku bisa menebak alasanmu untuk meminta yang kedua, tapi untuk yang pertama aku sama sekali tidak tahu tujuanmu untuk kembali masuk dan bertemu para monster yang ada disana?” lanjut hasanuddin saat menyisahkan dirinya bersama dengan Aether.
__ADS_1
“Aku hanya berniat untuk membantu Seorang Teman.” Balas Aether santai.
Saat itu mereka terus membicarakan beberapa hal terutama masalah yang terjadi dengan kerajaan Sidenreng, atau sikap Hasanuddin kepada masalah ini, Hingga mereka kedatangan tamu lainnya itu tidak lain adalah Hades yang datang bersama dengan diablo.
Mereka tetap memberikan salam kepada Hasanuddin, setelah itu mereka langsung duduk di samping mereka dan mendengar akan yang mereka bicarakan.
“Hades Sebenarnya Aku ada beberapa permintaan untukmu,” ucap Aether mengalihkan pembicaraan kepada Hades.
“?”
“Aku telah mengajukan Sebuah permintaan kepada pemerintah dunia agar mereka mengizinkan salah satu dari kita untuk kembali masuk dalam arena tepat dulu kita bertarung melawan para pahlawan dari kerjaan lain, dan aku ingin kau datang Sebagai perwakilan dariku untuk bertemu salah satu monster yang telah menjadi raja di sana.”
Aether menjelaskan misi yang dia ingin Hades lakukan, Hades Sebenarnya ingin menolak karena ia juga berencana untuk kembali melakukan Sebuah pelatihan tertutup, Hingga ia mendapatkan Kode dari Diablo untuk menerima tawaran dari Aether tersebut.
“Apa kau bersedia? Jika tidak aku bisa menyuruh mia untuk melakukannya tidak mungkin menyia nyiakan kesempatan ini?” tanya Aether
Ia juga mengingat Kalau Rangga mendapatkan peningkatan kekuatan setelah masuk dalam tempat para monster tersebut.
“Jika permintaan kita Selesai, Segera siapkan anak-anak untuk segera bergerak,” ucap Aether kepada Diablo.
IA menjelaskan kepada Diablo tentang ia yang telah meminta Semua lokasi Semua dungeon yang ada di dunia ini kepada Yami, jika itu direalisasikan maka ia ingin semua itu segera ditaklukan oleh Anggotanya.
Ini akan menjadi pelatihan, Ia tidak peduli dengan cara mereka melakukannya tapi Aether ingin semua itu harus Segera selesai dalam waktu dua bulan, diablo yang mendengarnya hanya bisa memberikan tanggapan Setuju dengan Semua itu.
__ADS_1
“Untuk Zeus, ia akan mendapatkan lokasi khusus, dan Katakan kepadanya kalau ia akan bergerak sendiri karena aku punya lokasi yang sangat cocok untuknya melatih Good Speednya, jadi jika ia siap suruh ia Segera pergi menhadap kepadaku.”
Hasanuddin terus mendegarkan Apa yang Aether berikan kepada para teman-temannya, sekarang ia semakin kagum dengan Aether yang sudah seperti pemipin yang sesungguhnya, dalam pengasiangan ini Aether sepertinya sudah Memikirkan semua kemunkian yang cocok untuk teman-temannya.
“Sepertinya Mia, Berniat untuk membangun sebuah pasukan yang berada dalam perintahnya Sendiri,” balas diablo yang melaporkan bahwa beberapa hari yang lalu mia melaporkan kepadanya tentang mia yang berhasil merekrut beberapa elf untuk berada dalam perintahnya.
“Biarkan saja, Mia pada dasarnya memiliki kemampuan yang berbeda dengan apa yang kita miliki, sehingga kita tidak bisa membantunya untuk mengembangkan kemampuan tersebut,” balas Aether.
Ia ingin diablo hanya memberikan apapun yang mia inginkan, sehingga mia akan terus berkembang sesuai dengan kemampuannya.
“Ngomong-ngomong soal mia, ada kemungkinan dalam waktu dekat ia akan berusaha untuk menerobos segel kedua sehingga ini akan menjadi permiantan pribadiku kau bisa menolaknya jika memang tidak ingin, tapi bisakan nantinya Jika itu terjadi bisakah kau membantunya untuk menerobos?” Ucap Aether kepada Hasanuddin.
“Dalam Waktu Dekat Daryanani Sepertinya Juga berniat untuk melakukan hal yang sama sehingga sahurnya itu tidak masalah untuk menambah orang,” balas Hasanuddin santai.
Memang untuk melakukan penerobosan, jika ada beberapa masalah dalam melakukannya itu akan berakibat fatal, sehingga akan membutuhkan seseorang untuk memastikan agar tidak ada sesuatu yang terjadi.
Mereka terus berbincang bincang santai, Hasanuddin terlihat cukup menikmati hal ini, karena merasa iya cukup senang melihat generasi baru yang terus berkembang kerah yang seperti ini
“Bagaimana pendapat nomos tentang permintaanmu?” Tanya Aether kepada Diablo.
Ia sepertinya juga telah tahu Diablo yang ingin Nomos menjadi gurunya, walaupun Telah mencapai kekuatan seperti ini Pada akhirnya diablo mencapai hal ini ampah bantuan seseorang yang mengajarinya, Sehingga setelah kekalahan ini ia terus berusaha mencari jalan terbaik untuk terus berkembang hingga ia melihat satu cara yang tidak ia pernah coba yaitu mencari seorang guru.
“Sepertinya Ia tidak ada masalah untuk melatihku, Bahkan aku melihat ekspresinya sudah cukup membuatku merinding karena ketakutan,” Balas Diablo menceritakan Bagaimana Ekspresi Nomos yang berniat untuk melatihnya.
__ADS_1
“Jika Nomos berniat untuk melatih mu, maka kau akan menjadi orang paling beruntung selama beberapa abad ini, karena tidak terhitung orang yang berusaha ingin menjadi muridnya namun hingga saat ini Tidak ada satupun orang yang berniat Ia terima.
Hasanudin membeberkan tentang Nomos yang selama ini belum pernah berniat untuk melatih seseorang, Bahkan menurut kabar Bahkan orang orang dari Gereja pernah sendiri tidak ia melatih, sehingga Jika memang diablo akan dilatih nomos maka mereka tidak akan tahu seberapa besar Diablo akan berkembang nantinya.