
Seperti biasanya Nomos masih ada dalam ruangannya, membaca berapa surat dan laporang tentang perkembangan gereja saat ini.
“Apa aku datang mengganggu?”Tanya Diablo saat masuk dalam ruangan itu, ia terdengar sangat sopan, itu bahkan membuat Mia heran, Ia baru kali ini melihat Diablo sesopan ini, bahkan saat bertemu dengan Raja gowa ia tidak seperti ini.
“Sepertinya yang kau lihat hanya ada beberapa kertas disini, jadi itu tidak berarti apa-apa, Jadi kali ini ada apa?” tanya nomos dengan santai.
“Kau membuat kedatanganku hanya untuk mendatangkan masalah,” balas diablo.
“Tapi saat ini aku hanya membawa seorang pasien kepadamu,” lanjutnya diablo.
Ucapan dari diablo akhirnya membuat nomos yang dari tadi tidak melihat mereka kini mengarahkan pandangannya kepada mereka.
“sangat kebetulan, aku baru saja mengumpulkan beberapa bahan untuk menyembuhkan lengan itu, aku tahu kalau kalian akan cepat atau lambat akan datang, jadi beberapa persiapan telah aku lakukan,” ucap Nomos dengan tersenyum.
“Tapi aku ingatkan kalau Ramuan ini akan memiliki efek samping, yaitu saat proses regenerasi tangannya yang putus akan ada rasa sakit yang tidak tertahankan,” lanjut Nomos yang memberikan peringatan.
“Tunggu aku tidak mendengar ada peringatan itu kemarin?” Tanya Diablo dengan sedikit protes.
Ia bertemu dengan Nomos sebelumnya namun perbuatan itu tidak ia katakan sebelumnya, sehingga saat ini ia merasa tidak enak kepada Mia.
“Tidak apa-apa aku siap untuk menanggung rasa sakit itu, selama Lenganku memang benar benar bisa pulih,” potong Mia.
Tentu ia sangat siap untuk melakukan apapun supaya Tangannya bisa Pulih seperti semula, bahkan jika itu ia harus menahan rasa sakit yang besar maka ia tidak masalah akan hal ini.
“Bukankah aku sudah bilang akan ada beberapa hal yang merepotkan, dan menahan rasa sakit seharusnya hal merepotkan bukan?” tanya Nomos dengan sedikit tampan polosnya kepada Diablo.
Mendengar itu dari Nomos membuat diablo tidak bisa berkata-kata, ia juga tidak membahas hal itu lebih jauh karena saat ini Mia telah setuju dengan peringatan dari Nomos.
__ADS_1
Terlihat nomos mengambil sebuah botol yang berisi sebuah cairan berwarna kehitaman yang ada didalamnya. Melihat semua itu baik Diablo dan Mia tidak tahan untuk tidak menelan ludahnya sendiri.
Karena merasa siapapun yang melihat itu, akan berpikir kalau cairan tersebut daripada disebut sebagai ramuan penyembuh itu lebih sebut sebagai racun.
“Ambil ini dan masuk dalam ruangan yang ada disana,” ucap Nomos yang menyuruh Mia musuh dalam ruangan yang tidak jauh dari sana.
“Kau yakin tidak salah ambil bukan?” tanya Mia dengan sedikit ragu.
“Tenang saja selama kau tidak langsung mati, aku masih akan terus bisa membuatmu kembali hidup,” ucap Nomos yang berusaha menenangkan.
Walaupun bagi mia kata –kata itu sama sekali bukanlah kata- kata yang untuk menenangkannya. Tapi tetap saja Ia harus meminum itu, dan masuk dalam ruangan yang ada di dalam sana.
Nomos memberikan beberapa instruksi tentang apa yang harus Mia lakukan saat masuk dalam ruangan tersebut. Diablo ingin menemani Mia masuk kedalam san, tapi ia segera dihentikan oleh Nomos.
“Bukankah aku bilang hanya dia yang masuk?” Ucap nomos, terlihat raut wajah ia terlihat jengkel dengan kelakuan dari diablo.
Mia perlahan lahan masuk ke dalam sana, dan menemukan kalau ruangan tersebut hanya sebuah ruangan Kosong, namun ia bisa merasakan sebuah sihir aneh yang melindungi ruangan ini.
Ia tidak berpikir panjang, ia hanya mengikuti setiap instruksi dari nomos, dan meminum cairan yang ada dalam botol tersebut.
Setelah beberapa saat akhirnya Mia merasakan efek dari Ramuan tersebut, itu tidak lain adalah perasaan terbakar yang ada dalam tubuhnya, perasaan ini secara perlahan terus bertambah menyakitkan.
Mia berusaha sekuat mungkin untuk bertahan, apalagi Nomos memberikan perintah Agar sebisa mungkin Mia tidak kehilangan kesadaraanya, tapi Dalam rasa sakit seperti ini Bahkan Mia Ragu kalau ia bisa kehilangan kesadarannya.
Diluar diablo sedikit khawatir, apalagi ia bisa mendengar Mia yang berteriak kesakitan, ia sempat melihat reaksi dari Nomos namun ia menemukan kalau Nomos masih dalam keadaan santai itu menandakan kalau masalah ini masih dalam batas tebakannya.
Teriakan teriakan kesengsaraan terus terdengar selama beberapa saat sampai akhirnya itu terhenti dan memperlihatkan Mia yang berusaha keluar dari pintu tersebut.
__ADS_1
“Bagus,” ucap Nomos yang langsung memberikan sihir penyembuhannya kepada Mia.
Itu adalah sihir yang menghilang efek kelelahan dari tubuh Mia, saat ini tubuh mia sangat baik karena telah memakan ramuan penumbuh miliknya.
Tapi tubuhnya dalam hal lain sangat kelelahan karena terus berusaha bertahan karena rasa sakit efek dari ramuan tersebut.
Dengan bantuan dari ramuan itu Akhirnya bisa sedikit berjalan tanpa bantuan dari diablo, ia Juga kini telah melihat lengan barunya yang telah tumbuh dengan baik, itu seperti tangannya di awal, sehingga ia bahkan tidak merasakan perasaan aneh dalam saat mengenakan lengan tersebut.
“Jika tadi aku kehilangan kesadaran dalam prosesnya, apa yang akan terjadi?” tanya Mia, ia sedikit penasaran apa yang terjadi jika ia memang kehilangan kesadaran dalam ruangan tersebut.
“Tidak ada, mungkin hanya prosesnya yang sedikit lebih lama,” ucap nomos santai.
Mendengar itu Akhirnya Mia sadar Tentang bagaimana Diablo sangat menhormati orang ini, Mia bbahkania yang tiba-tiba mengigat kejadian tadi membuatnya merinding sangat membahayakan rasa sakit yang baru saja ia rasakan.
“aku tahu kau suka membuat senjata dan sejenisnya, tapi sedikit saran ari ku untuk semenatara jangan gunakan tangan itu dalam proses yang berat,” ucap Nomos yang memberikan pengingat kepada Mia
“Tapi kau juga bisa melakukannya Jika memang menyukai rasa sakit yang baru saja kau rasakan,” lanjut Nomos.
Mia yang awalnya ingin bertanya Apa yang akan terjadi jika masih menggunakan tangannya untuk pekerjaan berat, langsung menelan ludah, ucapan Nomos sangat jelas Jika ia berani mencoba membuat lengannya melakukan pekerjaan berat kemungkinan besar ia harus membuat lengan baru melalui proses yang sama.
Dan jika boleh memilih maka Mia akan menjaga lengangan ini dengan baik, karena rasa sakit yang baru saja ia rasakan kalau bisa ia berusaha menghindarinya.
Ia dulu sering membaca kalau sihir regenerasi seperti ini tidak mengalami rasa sakit, makan sekarang ia akan mengutuk orang yang telah membuat cerita seperti itu.
“Ambil positifnya, setidaknya lengan itu sudah tumbuh bukan?” ucap diablo yang menenangkan Mia yang terlihat sedikit tertekan.
Mia sebenarnya memiliki beberapa janji untuk membuat senjata bersama dengan baron, tapi karena sudah seperti ini makan sepertinya akan sedikit sulit,lagian ia merasa Kalau Baron akan mengerti Kondisinya.
__ADS_1