
Jason adalah pemimpin dari grup Kerjaan Pinrang, ia adalah orang yang berasal dari dunia Lain. Ia awalnya ogah ogahan untuk menjadi Seorang pahlawan tapi karena ia melihat memang ada yang harus dirubah dalam dunia ini membuatnya mengambil tugas menjadi seorang pahlawan dari Kerjaan ini.
Bersama dengan reza , dan ardian mereka berusaha menjadi Kuda hitam utama di pertarungan kali ini, awalnya mereka merasa kalau misi tersebut dapat diwujudkan pasalnya Di awal mereka terkirim mereka Sudah dihadiahkan dengan terkirim di tempat yang tengah terjadi Sebuah pertarungan antara Hewan buas yang memiliki kekuatan yang sangat hebat.
Mereka memang dikirim secara terpisah pisah, tapi Karena Sihir dari Jason, mereka dengan mudah saling menemukan.
“Sepertinya singa itu berusaha untuk melindungi anak-anaknya,” ucap reza.
Ucapan dari Reza membuat mereka memikirkan hal yang sama, yaitu menculik anak dari singa yang sedang bertarung tersebut.
Kerajaan luwu sangat terkenal dengan kemampuan mereka menjinakkan monster dan menjadikan monster tersebut Sebagai kawan mereka dalam bertarung, beberapa informasi cara mereka untuk menjinakan para monster telah bocor dan diketahui banyak orang
Dan salah satu cara paling gampang untuk membesarkan Seekor monster adalah merawat mereka dari Kecil Sehingga tidak perlu lagi berbagai Sihir khusus kepada sang monster.
Dan salah satu contoh utamanya adalah Hubungan Aether dan Rangga, yang memang sudah terjalin saat Rangga baru dilahirkan. Walaupun Rangga tidak bisa terlalu dijadikan Sebagai patokan karena lingkungan hidup mereka yang jauh berbeda dengan ada yang ada di luar sana.
Niatan mereka Semakin diperbesar saat mengetahui kalau Singa api itu baru saja melahirkan yang terlihat dari kemampuan yang sedikit melemah dan menghitung waktu Sebelum ia dikalahkan oleh lawannya saat ini.
“Lakukan dengan cepat, setelah itu segera tinggalkan tempat ini,” ucap Jason mengambil keputusan.
Bagaimanapun ia adalah pengambil keputusan di Kelompok ini, jadinya apa yang terjadi maka Jason adalah pengambil keputusan paling utama. Dan jujur saja ia sangat tergiur untuk menjadikan singa itu Sebagai monster peliharaannya.
Sebagai orang yang berasal dari dunia lain tentu ia memiliki beberapa imajinasi khusus, ia tidak pernah peduli dengan gelar pahlawannya namun membahayakan bagaimana nantinya ia bisa mengendarai seekor Singa yang memiliki api di sekitarnya tentu ada rasa puas tersendiri di dalam sana.
Mereka adalah orang yang terlatih, Sehingga mereka melakukannya dengan cepat, tapi entah memang mereka yang sial, atau bagaimana, tapi Setelah mereka mendapatkan tiga ekor bayi singa api, mereka juga mendapati kelau pertarungan antar Singa api itu telah berakhir dan pemenangnya adalah ibu dari para bayi yang mereka ambil.
Kemenangan tersebut tidak lain karena kedatangan Singa api lainnya untuk membantu, yang kemungkinan terbesar singa api tersebut adalah ayah dari mereka, dan Kelompok Jason sekarang terjebak dalam dua ekor Singa api yang sangat kuat, mungkin mereka masih bisa mengalahkan Ibu dari Singa tersebut karena memang ia yang sedang dalam keadaan terluka.
__ADS_1
Tapi untuk melawan yang satunya, mereka Bisa mengatakan mereka akan kalah dengan telak, mereka beranggapan kalau kekuatan dari para Singa api ini sudah setingkat dengan para jenderal perang dari Suatu kerajaan ataupun para raja.
Mereka segera mencoba untuk kabur, namun karena di antara mereka tidak ada yang bisa menggunakan Sihir yang bertipe kecepatan membuat mereka dengan cepat di susul oleh Para singa itu.
Jason hanya bisa terus mengumpat karena ia terlalu sial dengan menghadapi monster di tingkat ini, pasalnya mereka belum mendapatkan apa-apa terutama poin, yang mungkin bisa sangat sangat dibutuhkan di kerajaan mereka.
Mereka juga tidak mungkin mengembalikan bayi yang telah s didapatkan karena walaupun mereka yakin walaupun dikembalikan mereka ragu untuk dibiarkan pergi oleh para singa ini, melihat ukuran dan kekuatan nya para singa ini Sudah di pasti memiliki kecerdasan yang lumayan tinggi jadinya tidak ada pilihan lain Selain bertarung.
“Kalian kaburlah lebih dulu, aku akan mencoba menahannya,” ucap jason memberikan perintah.
Kemungkinan untuk kabur jauh lebih tinggi jika Itu hanya Jason Seseorang, jadinya untuk sekarang mereka hanya bisa berpisah sedangkan yang lain akan mengamankan Singa yang telah mereka dapatkan.
Mungkin ada satu hal yang bisa Jason syukuri, yaitu lokasi dari mereka saat ini tidak terlalu jauh dari gurun pasir, yang merupakan lokasi di mana IA bisa memanfaatkan kekuatannya Secara penuh.
Dan memang benar kalau Jason adalah penyihir dengan Grimoire dengan Sihir utamanya berhubungan dengan Pasir. Terkadang untuk memaksimalkan kekuatan nya ia membawa Sebuah gentong kecil ia taruh di pinggangnya.
Yang tidak mereka tahu Sebenarnya semenjak mereka berniat mengambil bayi monster tersebut sudah ada Seseorang yang dari awal Sudah mengawasi mereka, dan melihat apa yang terjadi kepada kelompok dari jason.
“Keputusan bodoh dengan berpencar Seperti itu,” Diablo tidak bisa tidak berkomentar melihat keputusan dari kelompok yang ada di hadapannya.
Dari awal ia Sudah mengetahui kalau kejadian ini akan menimpah mereka, bahkan keputusannya mereka untuk mencuri daripada membunuh Si ibu dari Singa Api Sudah diablo anggap Sebagai keputusan yang sangat keliru.
Dari keputusan itu Diablo mengambil keputusan untuk melihat apa yang terjadi, dan berusaha mencari momentum mendapatkan keuntungan dari pertarungan mereka melawan para monster.
Selain berusaha mencari Poin Diablo berusaha membunuh sebanyak mungkin monster yang ada disini, pasalnya ia membutuhkan inti mereka untuk dijadikan Sebagai Senjata.
Dari pertarungan mereka Diablo berharap mendapatkan keuntungan yang paling besar, dan saat mereka berpisah barulah ia bergerak, untuk mengadakan dua orang yang berusaha kabur.
__ADS_1
“Hi, mau bermain?” ia sama Sekali tidak mengincar mereka dari belakang, melainkan menghadang mereka dengan harapan mereka dapat menyerah dengan mudah.
Tapi Sepertinya harapan Diablo harus Sirna alasannya setelah melihat Diablo mereka langsung menyerang, karena Sudah Seperti itu diablo hanya bisa meladeni mereka untuk bertarung, ardian yang pada saat itu bertugas untuk menjaga para bayi singa berusaha kabur.
“Maaf Sebelum kalian memberikan Gulungan itu kalian tidak diperbolehkan untuk pergi dari sini.”
Diablo tidak tahu siapa yang memegang gulungan putih, madi mau tidak mau ia berusaha mengeceknya satu persatu.
Tentu Diablo tidak membiarkan mereka untuk meninggalkan tempat itu, Kekuatan dari Reza sama Sekali tidak Cukup untuk menahan Diablo seorang diri, dengan tombak yang dipegangnya Diablo Terlihat sama Sekali tidak tergoyahkan.
Dengan Sihir tanahnya ia Segera mengunci pergerakan mereka dan berusaha meminta memberikan Gulungan yang bisa menjadi poin itu kepadanya. Dengan diablo mengancam mereka dengan menggunakan bayi yang sangat mereka inginkan, Diablo pun berhasil mendapatkan gulungan itu dan membiarkan mereka kabur dengan menggunakan sihir teleportasi yang memang sudah disiapkan.
Awalnya Diablo hanya menebak kalau orang yang kabur akan mendapatkan gulungan putih, karena peluang hidup mereka yang lebih tinggi
Dengan menggunakan Sihir teleportasi itu maka mereka sudah dianggap gugur, dalam pertarungan, diablo tidak berusaha menghabisi mereka karena itu sama Sekali tidak mendapatkan poin, mereka hanya akan mendapatkan poin kalau mereka berhasil membunuh Para pemimpin grup dari Setiap perwakilan.
Setelah urusan ini Selesai Diablo kembali menghilangkan hawa keberadaan dan melihat keadaan dari pemimpin kelompok orang yang baru saja mereka kalahkan.
Setelah melihatnya lagi, ia melihat kalau orang itu masih dapat bertahan walaupun dalam kondisi yang kurang baik, dan IA langsung mendapatkan respek dari Diablo karena kegigihannya itu.
“Sepertinya kau Sudah cukup untuk melihat bukan?” ucap Jason yang Sekarang mengetahui keberadaan dari Diablo yang mengawasinya.
“Bisa dibilang Seperti itu, apa kau butuh bantuan kawan ,” ucap Diablo yang masih berusaha santai.
“Maaf aku tidak butuh bantuanmu,” Balas jason ia tahu kalau Diablo sama Sekali tidak berniat baik kepadanya.
“Aku harus minta maaf, tapi yang ingin kubantu bukan kau tapi para monster itu,” ucap Diblo dan Segera menyerang Jason.
__ADS_1