Pedang Buta

Pedang Buta
alasan dunia selalu pasif


__ADS_3

Mia pada akhirnya tidak datang kepada Aether untuk menyampaikan pesan tersebut secara langsung karena merasa tidak ingin terlalu terlibat dengan apa yang terjadi selanjutnya.


Ia menggunakan Alasan Tentang Hasanuddin yang berniat untuk memulai pelatihannya untuk menghindari masalah yang lebih lanjut, saat itu bersama dengan Daryanani ia bersiap untuk melewati segel kedua dari grimorenya.


“Apa kau tidak apa-apa setelah mendengar keadaan temanmu yang seperti itu?”  tany daryani yang saat itu sedang berbincang bincang dengannya.


“Mereka baik-baik saja, bahkan Aku ragu kalau mereka berada dalam keadaan dikendalikan.”


Mia tentu jengkel dengan berita tersebut namun, ia juga tidak terlalu kejut mungkin ada beberapa orang yang pintar di sana, namun Kebanyakan temannya yang ada di sana terlalu muda untuk di manipulasi.


Bahkan itu tampah kekuatan sihir Mia percaya kalau mereka akan dengan mudah dimanipulasi dengan beberapa iming iming, sehingga  saat ia mendengar itu ia juga tidak terkejut ia hanya Jengkel karena merasa tebakannya terbukti benar.


“jadi menurutmu apa yang akan dilakukan bosmu setelah mengetahui keadaan ini,” lanjut Daryanani.


Ia cukup penasaran dengan apa yang akan dilakukan aether, ia sudah mendengar dari hasanuddin beberapa persiapan yang tengah dilakukan mereka berperang dengan kerajaan sidrap, sekarang ada beberapa perubahan Ia cukup penasaran apakah mereka akan merubah rencana.


“tidak ada yang berubah, selama anastasia tidak melakukan sebuah perbuatan bodoh seharusnya tidak ada yang menyentuhnya, karena dari Awal anastasia memang di simpang untuk melihat kehancuran Kerajaan sidenreng.”


“Jadi itu benar benar suatu balas Dendam yang mengerikan.”


Daryani Merasa Kalau itu adalah sebuah balas dendam yang mengerikan, ia bisa membahayakan bagaimana tersiksanya  Anastasia dalam situasi itu.


“ya, dan sepertinya itu bukanlah sebuah balas dendam yang akan berakhir seperti Kisah novel novel yang ada di dunia kita.” Balas Mia.

__ADS_1


Dalam cerita –cerita Yang pernah yang dia baca, itu akan berakhir dengan Aether yang memaafkan karena merasa kalau semua dendam itu hanya akan berakhir sia-sia.


Tapi Mia merasa Aether berniat untuk menghancurkan Kerajaan sidenreng sampai kerajaan itu tidak ada lagi. Dan bersiap melakukan apapun untuk membuat rencananya akan berjalan.


“Jika kau tahu ia bisa mengorbankan apapun untuk membuat rencananya berhasil kenapa kau masih mengikutinya?” tanya Daryanani.


Salah satu yang membuat Daryanani tidak pernah bisa akur dengan Aether Karena ia merasa Aether adalah orang yang seperti itu, dan daryani sangat tidak suka dengan orang orang seperti itu.


“Aku sudah bilang padamu dulu kan, itu bukanlah sesuatu yang mudah dijelaskan, Tapi singkatnya diluar aku juga sangat membenci kerajaan itu setidaknya aku mengerti apa yang mereka rasakan, dan jika pun tidak ada mereka mungkin aku dimanfaatin, itu tidak masalah karena tanpa mereka aku sudah mati dalam dungeon karena perbuataan temanku sendiri.”


Mia menjelaskan bagaimana berhutang budinya dia kepada Aether dan kelompoknya, ia juga menjelaskan bagaimana dengan bantuan dari Aether dan kelompoknya Mia  dapat terus berkembang hingga mencapai titik seperti ini.


“Bagimu Aether itu seperti Apa sih? Dan bagaimana ia mendapat kekuatan seperti sekarang ini,” tanya daryanani kepada Mia.


“Singkatnya Ia adalah seorang monster,  Untuk kekuatannya ia pernah dilatih oleh seorang naga yang membantu dalam perang melawan para Orc, dan satu lagi mantan ksatria yang sepertinya sangat hebat, Karena saat aku bertarung dengan sang Naga itu menjelaskan kekuatannya saat itu tidak ada apa-apanya dengan apa yang Harus Aether kalahkan .” jelas mia.


“ yang sepertinya semua pengetahuan tersebut Ia dapatkan dari mereka yang ada di sana, sang Naga mengajarkan tentang dunia dan cara menggunakan Mana alam, sedangkan sang ksatria yang berusaha Aether panggil berusaha mengerjakannya bagaimana menggunakan pedang.”


Dan Mia menjelaskan kalau selain Aether yang tidak pernah benar dalam mengambil dan menentukan Arah, setidaknya  Mia yakin Tidak ada yang tidak diketahui Aether dalam dunia ini.


Mia yang juga pernah mendengarkan bagaimana permainan musik Aether yang sangat bagus, Ini adalah pendapatnya terhadap Aether, dan itu sangat menjelaskan Bagaimana Aether bisa membuat berbagai rencana yang sangat berpeluang.


Salah satu yang membuat mia sangat Kagum terhadap Aether adalah bagaimana ia terlihat ahli dalam memanipulasi seseorang, ia sangat mengingat bagaimana Aether  membuat Yere dan victor tidak bisa membuat apa-apa.

__ADS_1


Dan semua Yang mia katakan Hasanuddin sangat setuju dengan hal itu, dan mungkin Jika Aether tidak mendapatkan didikan yang baik dari para gurunya mungkin ada kemungkinan ia bisa menjadi raja iblis itu sendiri.


“Ngomong-ngomong soal raja iblis, bukankah seharusnya kau sedikit menjelaskan alasan pergerak pemerintah dunia yang terkesan pasif melihat masalah ini, walaupun mungkin bos tidak terlalu peduli mungkin kami juga bisa sedikit mengetahuinya,” mia balik bertanya.


Semua orang  juga sedikit penasaran dengan apa yang ditanyakan mia, “Selama puluhan tahun pemerintah dunia sangat percaya kalau mereka bisa menjaga keseimbangan dunia maka raja dari para raja iblis yang sesungguhnya tidak akan bangkit.”


“Keseimbangan??” tanya Mia yang tidak mengerti maksud dari perkataan Hasanuddin.


“Ya itu kesimbangan, Baik itu populasi, kekuatan, kebaikan, keburukan, mereka berusaha menjaga keseimbangan tersebut, untuk terus berjalan secara harmonis, sehingga beberapa tindakan perang yang terus terjadi dalam dunia ini memang mereka sudah kendalikan, terkadang mereka ciptakan sendiri.” Lanjut hasanuddin.


Hasanuddin terus menakutkan penjelasannya terutama ia menjelaskan kalau hingga akhirnya berbagai kejadian ini tidak bisa lagi mereka kontrol, yang diawali oleh para orang dari gereja kegelapan yang menyadari tujuan dari pemerintah dunia.


Sehingga mereka memanfaat kesempatang tersebut untuk menyusung rencana, hingga suatu saat akan ada situasi yang akan tidak bisa diatasi oleh pemerintah dunia.


Dan saat itu terjadi dan pemerintah dunia memutuskan untuk turun tangan, Gereja kegelapan akan turun untuk menghalangi, sehingga terciptalah situasi yang saat ini, dimana berbagai kejadian yang tidak bisa mereka kontrol.


“Itu benar-benar sebuah keputusan yang munafik sih,” Komentar mia setelah mendengar penjelasan dari Hasanuddin.


Namun ia juga tidak mengatakan itu keputusan itu salah karena baik itu di dunianya akan  ada beberapa penguasa yang berusaha melakukan hal yang sama, sehingga penjelasan dari pemerintah dunia saat ini memang sangat dibenarkan.


“Kalian dari tadi bertanya banyak Hal denganku, tapi apa kalian lupa dan apa kalian yakin pemerintah dunia tidak melakukan apa-apa terhadap kelompok kami, terutama dalam salah satu Syarat Aether yang membuat dimana pemerintah tidak bisa mempertanyakan setiap keputusan yang akan Aether ambil saat perang melawan kerajaan Sidrap.”


Mia mengingatkan kalau mereka telah menyetujui, syarat dari Aether itu, yang secara tidak langsung mereka harus membenarkan jika nantinya Aether bisa saja melakukan pembunuhan besar besar saat berada di kerajaan sidenreng.

__ADS_1


__ADS_2