
Sehebat apapun Aiko ia belum bisa mengatasi perbedaan musuh yang terlalu banyak, ia terus mengeluarkan sihir dengan Area luas tentu akan membuatnya mudah kelelahan dan Regenerasi mana yang tersimpan dalam Grimoire juga akan habis.
Dan memerlukan waktu Jika ingin diisi kembali, berbeda dengan Aether dan Diablo yang memiliki caranya supaya tidak kehabisan mana beberapa Penyihir masih memerlukan waktu untuk membuat sihirnya bisa digunakan.
Pada dasarnya grimoire sering kali digunakan sebagai katalis mana, sehingga para penyihir menjadi lebih muda dalam mengeluarkan sihirnya, tidak seperti Hades Jika IA mau ia juga bisa mengeluarkan berbagai Sihir. Tapi ia akan memerlukan waktu yang terlalu banyak karena terlalu banyak mantra sihir yang harus dilafalkan sebelum ia mengeluarkan sihir yang dia inginkan.
Sehingga sekarang dimana para penyihir berusaha secepat mungkin untuk mengeluarkan kemampuan sihirnya membuatnya tidak mendalami itu lebih jauh dan lebih Fokus kepada Sihir pertahananya yang memang menjadi ciri khas dari sukunya.
Dan itu tidak memerlukan mantra untuk membuatnya Aktif sehingga sangat efisien dalam melawan para penyihir, setidaknya itu yang dia pikirkan sebelum bertemu dengan kelompok dari Aether.
Dan setelah ia bertemu dengan kelompok dari Aether Kini ia berusaha mempelajari beberapa mantra sihir yang bisa digunakan dalam bertarung, dan salah satu yang ia gunakan adalah saat ia menyemburkan Api untuk melawan pengendali serangga dari kerajaan luwu.
Itu juga alasan kenapa banyak orang yang terus menganggap remeh para pengguna grimoire Tanpa sampul, yang bagi mereka dalam Grimoire tidak bersampul sangat sedikit jika ingin menyimpan mana
Dan itu di bagian awal akan sangat sulit untuk megembangkannya dan membuka berbagai lembaran lembaran yang ada dalam grimoire itu, sehingga secara perlahan mereka melupakan dan menganggap kalau para pengguna grimoire tampah bersampul tidak bisa berkembang.
Aiko terlihat tidak bisa berbuat apa-apa setelah Sukomo turun tangan, sukumo baru ikut dalam pertarungan setelah melihat kalau Aiko terlihat sudah sangat kelelahan, sehingga membuatnya dengan mudah untuk terus memukuli Aiko.
“Jika kau mempertibangkan untuk menjadi ratuku di Peyihir Naga, mungkin aku bisa mempertimbankan untuk membuat kalian sebuah hidup.” Ucap sukomo yang menarik kepala Dari Aiko yang saat ini tengah terbaring karena terlalu banyak luka.
Namun luka-luka yang ada di tubuhnya sama sekali tidak membuat muka cantiknya luntur sehingga membuat Sukomo mungkin sedikit tertarik untuk memberikan penawaran kepada Aiko, tapi sepertinya mendapatkan penolak keras dari Aiko.
Karena pertanyaan itu hanya mendapatkan ludahan dari aiko, hal ini membuat Sukomo jengkel karena ia telah memberikan penawaran yang tapi tidak menyangka akan ditolak secara mentah mentah seperti ini.
Terlihat juga berbagai pasukan dari bunga lily telah tertangkap, beberapa orang masih terus dipukul dan berusaha melawan.
__ADS_1
Sepertinya kesabaran dari sukomo telah habis dan berniat untuk membunuh. Tapi saat ia ingin melakukan terjadi sebuah serangan mendapat yang mengarah kepadanya, itu adalah sebuah serangan panah yang sangat berbahaya
Ia tentunya segera menghindar dan melihat siapa yang berusaha mengganggunya, dan mendapati di udara terlihat Robert bersama dengan beberapa pasukannya, seperti nya berniat untuk membantu dalam pertarungan ini.
“Maaf kalau sedikit terlambat,” ucap robert saat mendarat di dekat Aiko.
Aiko tidak menjawab perkataan dari robert ia hanya berusaha bangkit, dan langsung menghentikan robert yang pada saat itu terlihat ingin menyerang sukomo.
“Dia lawanku,” ucapnya singkat.
Mendapatkan balasan seperti itu membuatnya tidak mengatakan apa-apa karena sudah seperti ini ia menyerahkan semua itu kepada Aiko, sedangkan ia lebih memilih untuk menyerang orang orang yang ada disana.
Dengan datang bantuan Dari cahaya kemasan, membuat bentrokan kembali memanas, tapi pihak dari penyihir naga sepertinya masih cukup percaya diri dengan kemenangannya, pasal nya bantuan dari cahaya keemasan hanya puluhan orang hingga pertarungan ini masih berat sebelah.
Beberapa orang pasukan mereka telah tertakap, sedang mereka para petinggi tidak bisa melakukan apa-apa mereka sekarang telah di pojokan oleh musuh.
Walaupun mereka sudah mendapatkan bantuan tapi mereka sudah merasa pertarungan ini sangat sulit untuk dimenangkan, beberapa dari mereka bahkan merencanakan untuk bunuh diri jika nantinya ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
“Bam, Bam, Bam,” terdengar beberapa bunyi ledakan yang berasal dari Belakang musuh, ia awalnya itu merupakan pasukan dari cahaya kemasan yang berusaha membantu mereka, tapi setelah mereka melihat pakaian mereka tahu kalau itu adalah salah satu guild lainnya.
“Sepertinya kalian dibuat babak belur oleh merekanya,” ucap salah satu orang yang berasal dari Partai pengemis.
IA adalah tangan kanan ketua partai pengemis, walaupun ketua mereka tidak datang pertempuran ini, partai pengemis pada akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam pertempuran kali ini.
“Kenapa?”
__ADS_1
Tentu mereka tidak mengerti alasan kenapa para pengemis sialan ini berniat untuk membantu mereka.
“Kalian memiliki teman yang sangat baik, mereka datang menuju kamp kami dan memohon untuk kami membantu kalian, dan karena kami memiliki hutang budi kepada mereka kami memutuskan untuk membantu.”
Salah satu bisnis yang dijalankan oleh bunga lily adalah bisnis prostitusi, dan kebetulan para pekerja yang ada disana tahu apa yang menimpah guild yang menaungi mereka sehingga mereka mencoba meminta bantuan kepada para pengemis.
Di tempat lain muncul sebuah gerbang teleportasi besar, di tengah pertarungan yang sedang sangat sengitnya, terlihat seorang yang memegang pedang panjang keluar disana.
“Woi kalian semua, aku tidak ingin tahu pokoknya kalian harus memberikan pelajaran kepada para orang tua itu kalau masanya telah Habis!!!” teriak Yami kepada para pasukan yang ia Bawah, terlihat juga ada beberapa luka yang ada wajahnya, dan beberapa ia terlihat memegang luka tersebut seolah luka itu baru ia dapatkan.
Dalam lima guild besar Gagak Hitam adalah yang terbanyak pasukannya karena kebanyakan dari mereka adalah para remaja yang hobinya berkelahi.
Mungkin kekuatan mereka tidak sebanding dengan para Senior, tapi dalam masalah memanfaatkan kekuatan Kecil, Yami sangat ahli dalam Hal itu. ia tidak semberagan mendapatkanjulukan ahli strategi, jika tidak bisa membawa Para anak remaja itu menjadi petarung yang hebat dan bersanding dengan para guild besar lainnya.
Sukomo terlihat sedikit terkejut karena melihat para bantuan dari Bunga lily, tapi tentunya ia masih tidak peduli karena memang ia telah mengantisipasi kalau ini akan terjadi. Sehingga saat bertarung ia masih mendaratkan beberapa serangan kepada Aiko.
“HAHaha, sepertinya kau masih tidak berubahnya Sukumo?” ucap seseorang dari atas sebuah gedung yang tidak jauh dari lokasi pertempuran
Orang itu tidak lain adalah Cobra yang sepertinya juga memutuskan untuk bergabung dalam pertempuran kali ini, ucapan dari cobra menjadi bertanda, dengan berjatuhannya pasukan aneh yang tidak tahu datangnya dari mana.
Orang orang itu terlihat dilontarkan dari tempat yang jauh, sehingga ia pun mendarat dengan seadanya beberapa dari mereka bahkan menabrak orang orang yang masih sedang bertarung yang ada disana.
“Sepertinya kau sudah memutuskan untuk memihak kepada siapa yang Cobra,” balas Sukomo dengan tersenyum kepada Cobra.
Sukumo terlihat beranggapan kalau cobara datang kesini karena berniat untuk mendukungnya..
__ADS_1