
Tindakan ini menarik perhatian semua orang yang ada dalam ruangan, Mereka yang tadi sudah bersiap mulai melihat kearah mana pertemuan ini.
“Jadilah lawan kami berlatih, dan ku berikan sedikit jaminan, sebelum kerajaan Orc runtuh kami tidak akan mengganggu kalian dalam periode waktu tersebut,” ucap Aether yang kini membuat semua orang yang ada terkejut
Tentu kelompok Aether senang, dengan tindakan dari Aether ini, mereka tidak tahu kapan ide tersebut tercipta tapi bagi mereka itu sebuah kesempatan yang sangat baik.
“Aku harapkan Kau memegang ucapanmu,” tidak membutuhkan waktu lama Bagi Yeremia untuk setuju dengan ucapan dari Aether.
“Bagaimana Peraturannya,” lanjutnya.
“Tunggu, tunggu....” Viktor berusaha untuk menghentikan ini semua.
“Lihat saja bagaimana cara para pribumi bertarung yang sesungguhnya,” ucap Zeus yang ada disana.
Setelah mendengar suara dari Zeus ia akhir mengenali siapa Zeus, “Itu tadi pertunjukan yang sedikit mengecewakan pangeran” ucap Zeus setelah sadar ia sudah dikenali.
“Peraturannya sangat simpel, disini kami ada berenam termasuk serigalaku, Aku ingin kau memilih dua orang untuk bertarung denganmu yang berada dalam kekuatan penuh, jangan menahang sedikitpun kekuatan yang kau memiliki, dan kau akan bertarung dua kali saja, tentu itu Kalau kau tidak kalah dalam pertarungan pertama,” jawab Aether yang mengabaikan Victor yang sudah diambil alih oleh Zeus.
“Kalau begitu pilih tempatnya, dan aku akan menemani kalian bermain selama mungkin,” ucap Yeremia dengan percaya diri, ia dari dulu ingin bertarung dengan mereka akhirnya mendapatkan kesempatan.
Dengan satu jentikan jari dari Diablo mereka sudah berpindah tempat ke sebuah gurun, yang sangat luas, Jika mereka bertarung disini seharusnya tidak ada yang terluka.
“Untuk pertama aku memilih Zeus dan serigala itu,” Ia pernah melihat Zeus bertarung dan ia tahu Kalau di kelompok ini Ia adalah orang yang paling lemah, sedangkan ia memilih Rangga Ia sudah memiliki Pengetahun dalam bertarung melawan Monster sehingga ia cukup percaya diri dalam melawannya.
Apalagi kalau di pikirkan selama Rangga tidak bertarung bersama dengan Aether dan Diablo, Maka kemungkinan mereka tidak sekuat yang dibicarakan.
Melihat mereka yang disebut, Zeus Hanya sedikit tertawa kecil, dan Rangga yang awalnya tidak peduli apa yang terjadi terlihat sangat bersemangat.
__ADS_1
“Rangga sepertinya Kita masih berada dalam pihak yang paling diremehkan dalam kelompok ini,” Ucap Zeus yang langsung mengaktifkan sihirnya.
Rangga hanya membalas dengan memberikan sedikit gongongan dan langsung masuk dalam mode mengamuknya, Sihir yang saat ini digunakan Zeus adalah sihir yang sama dengan sihir yang digunakannya saat membunuh raja goblin beberapa saat yang lalu.
Sihir ini adalah sihir yang membuatnya bisa terus bertambah cepat dari Waktu ke waktu, sehingga ini akan sangat merepotkan jika bertarung melawannya dalam waktu yang lama Karena akan semakin merepotkan Untuk mengalahkannya.
Dengan Rangga yang bertugas sebagai Tamen, membuat zeus semakin fleksibel dalam bergerak untuk mencari ruang, dan mencari kesempatan untuk membunuh Yeremia, Serangan dari Zeus terlihat sangat berbahaya, karena itu memang disertai dengan niat membunuh.
Salah satu Cara bertarung Zeus saat ini, siapapun yang menjadi lawannya ia sama sekali tidak berusaha menahan diri, Apalagi ia terus dikelilingi orang orang gila dan sangat ahli dalam bertarung membuatnya menyadari kalau ia tidak bisa terus bermain main, maka ia akan terus tertinggal dari yang lainya.
Dan sekaran Viktor hanya bisa tercengang disuguhi pertarungan yang seperti ini, Apalagi saat ini di hadapannya terlihat kalau saat ini Yere terlihat tertekan dengan Kombo serangan Zeus dan Rangga.
Dari Awal Yere sudah terkejut dengan perkembangan kekuatan Rangga dan Zeus Sehingga Di Awal ia sudah salah langkah, dan terlihat Zeus dan Rangga sama sekali tidak ingin melepaskan kesempatan ini.
Dan Membiarkan Yere dapat mengambil alih pertarungan, “Sepertinya Jendral dari Kerajaan sidenreng hanya segitu-gitu.”
“Lain kali kau harus belajar dengan bos mu untuk cara memprovokasi lawan,” ucap Yere yang sudah ingin mengakhiri pertarungan.
“Aku tahu itu,” ucap Zeus sambil tersenyum.
Tujuan Zeus memang bukan untuk memprovokasi Yere tapi untuk mengalihkan perhatiannya selama beberapa detik, dan cara ini berhasil, Yere sedikit terlambat untuk menyadari Hal tersebut.
Ia baru sadar Saat merasakan sebuah serangan Yang sangat berbahaya di lancarkan Rangga kepadanya. Sihir tersebut adalah sihir gabungan dari Angin dan Api, pertama, ia mengunci pergerakan Yere dengan Sihir angin yang berbentuk sebuah topan.
Dan setelah itu ia segera mengeluarkan sebuah api yang disemburkan dari mulutnya, Sehingga tidak lama itu menjadi sebuah topan aPi yang sangat menakutkan.
Zeus dengan kecepatannya tetap Masih bisa menghindari serangan dari Rangga ini sedangkan Yere dengan Susah payah berusaha bertahan dari serangan ini.
__ADS_1
“Apa Rangga masih bisa disebut sebagai serigala? Karena setahuku aku tidak pernah mendengar seekor serigala yang bisa mengeluarkan api dari mulutnya,” Canda Mia yang sedang menonton pertarungan.
Dari Kelompok Aether tentu ini Adalah Hasil yang tidak mengejutkan sehingga Mereka masih terus menonton pertarungan.
Sepertinya tidak ada satu orang pun yang berniat menjawab Gumaman Bodoh dari Mia, mereka semua Berfokus kepada Kondisi dari Yere Akibat dari serangan tersebut.
Tapi setelah beberapa saat khirnya, mereka bisa melihat Kondisi Yere yang terlihat terluka, Walaupun Ia tidak tidak terluka Parah karena masih terlihat mampu melanjutkan pertarungan.
Bahkan Yere sudah berniat untuk melanjutkan serangan kepada Zeus yang memang saat berada tidak jauh dari tempatnya.
Tapi sebelum serangan itu mengenai zeus, zeus terlebih dahulu sudah mengangkat tangan, “Aku sudah selesai,” karena Zeus mengatakan seperti membuat Yere Mau tidak mau harus menghentikan serangannya.
“Ini minum, Kita akan lanjut dalam pertarungan selanjutnya, Kali ini Kau tidak memilih dan langsung saja kau akan bertarung melawan Diablo dan Hades,” ucap Aether yang memberikan potion tingkat tinggi kepada Yere.
Potion itu adalah buatan Dari gereja dewa perang yang sangat berfungsi untuk mengobati sebuah luka luar yang dialami.
Aether tidak berniat membuat Yere istirahat terlalu lama, Dan Kali ini Aether akan menurunkan Hades dan Diablo, “Aku ingin melawanmu,” Ucap Yere yang mengatakan ingin melawan Aether.
“Kalahkan dulu Kami, baru bicara untuk melawan bos kami, dan Jujur saja performa mu tadi sungguh sangat mengecewakan,” ucap Diablo yang mulai maju dan terlihat siap bertarung.
“Bertahanlah melawan mereka Selama 10 menit makan selanjutnya aku yang akan menjadi lawanmu,” balas Aether yang sekarang mengambil jarak dalam pertarungan ini.
Mendengar itu Yere tentu sedikit tersinggung pasalnya ia tidak pernah direndahkan seperti ini, namun tentu ia sangat percaya diri untuk mengalahkan mereka apalagi bertahan selama 10 menit semata.
“Aku tahu orang itu menyeramkan dalam merencanakan sesuatu, Jika melihatnya secara Langsung aku masih terpukau akan hal tersebut.”
Mia sangat mengerti dengan bagaimana Aether mengendalikan pikiran dari Vektor dan Yere dalam beberapa interaksi ini. Sehingga ia sangat kagum dengan hal tersebut.
__ADS_1