
Seberapa sombong pun mereka yang ada hadir dalam pertemuan ini, mereka masih tidak bisa mengelak kalau info yang Diablo Bawakan memang berguna. Dan pertemuan itu akhirnya mereka berhasil membuat rencana untuk melakukan serangan balasan.
Diablo saat itu kembali menuju Ke Kediaman dari Baron, ia datang kesana karena mengetahui kalau akan ada yang datang mencarinya, ia Sudah mendengar apa yang Daryani Katakan, Beberapa kata juga tidak disetujui oleh Diablo.
Tapi saat masuk kesana ia juga tidak menyangkal Karena menurutnya ide dari Daryani juga lumanyan memudahkan perjalan mereka kedepannya.
Dan beberapa saat Kemudian, seperti yang diperkirakan ada Sekelompok pahlawan yang datang mencarinya, walaupun pada dasarnya Ada beberapa orang yang tidak terduga yang datang kesana.
Walaupun sebenarnya orang yang mereka cari mungkin lebih mengarah kepada Mia daripada Diablo itu sendiri, tapi karena ia satunya satunya orang yang ada sekarang mau tidak mau harus menyambut tamu.
Diablo sempat berencana untuk membuat Baron sebagai pemilik tempat ini untuk menyambut mereka, tapi segera di tolak oleh baron dan menyuruh diablo pergi kalau masih menyuruhnya menyambut orang orang seperti itu.
“Apakah Kerajaan sidrap masih ingin aku menjadi budak mereka ya?” ucap diablo memulai pembicaraan
“Tolong Maaf kan temanku, kami hanya ingin mengonfirmasi kebenaran Mia?” Ucap Anto
Beberapa basa basi ia lontarkan walaupun terlihat permintaan Maaf itu tidak ada ketulusan yang ada disana.
“Maaf tapi Mia sedang menjalankan Misi bersama Bos kami, jadi saat ini Ia sedang tidak ada di tempat,” balas Diablo kepada Anto.
“Bisa aku mengetahui di mana lokasi dari Misi mereka,” Kali ini Andi yang bertanya tentang keberadaan dari Mia saat ini.
“Bukankah pertanyaan itu sedikit kelewatan? Apapun yang Kami lakukan sepertinya itu bukan urusan anda,” Kali ini terlihat Raut wajah yang sedikit tidak suka dari diablo yang mendapatkan pertanyaan seperti ini.
“Bosku telah memberikan kalian bantuan, tapi Sepertinya kalian malah berusaha menyelidiki kaminya?” lanjut Diablo.
“Mia Adalah teman kami, tentu kami memiliki hak untuk mengetahui keberadaannya.”
Andi terlihat sangat marah, ia yang awalnya duduk kini berdiri dan bersiap menyerang.
__ADS_1
“Anto ingatkan rombonganmu dimana ia berada saat ini.”
Daryani yang dari tadi diam akhirnya bersuara, Sebelum pertemuan itu bubar ia tiba tiba dimintai tolong oleh Anto untuk membawanya bertemu dengan Mia .
Mendengar kata Teman Membuat diablo terdiam dan tiba-tiba tertawa, “Hahaha,”
“Tapi Sepertinya Mia sudah tidak menganggap kalian Sebagai Teman? Aku tidak tahu kalian menggap Mia seperti apa, tapi aku pastikan kalau mia itu tidak bodoh, dan setelah melihat perilaku dari teman kalian seperti apa yang Mia Katakan memang benar.”
Tentu Yang Diablo Maksud adalah cerita dari Mia yang di mana ia yang dijebak oleh teman-temannya Sendiri dan membuatnya terkurung bersama dengan sebuah minotaur.
Dan Termasuk Anto mereka semua tahu apa yang tengah dibahas oleh Mia, “Itu hanya kecelakaan dan kami tidak bermaksud untuk seperti itu,” jelas Anto.
“Apa aku terlihat peduli, jelaskan Itu kalau bertemu dengan Mia, Dan jika ia memang masih Mau mendengarkan penjelasan itu,” balas Diablo dan segera mengusir mereka pergi dari sini.
“Kau!!” terlihat kalau orang orang dari kerjaan sidrap tidak suka dengan sikap Diablo.
“Apa?” Diablo sama sekali tidak takut, walaupun harus bertarung ia sama sekali tidak takut apalagi saat ini mereka berada di Kerajaan Gowa tentu akan banyak orang yang akan mendukungnya.
“Tenang saja tanpa kalian minta seperti itu akan ada waktu ia akan datang kepada Kalian, walaupun saat itu Aku ragu ia datang untuk apa!” balas diablo yang mengiri kepergian para pahlawan kerajaan sidrap.
“selanjutnya?” ucap diablo yang memandang kelompok yang tersisa di sana masih ada Daryani dan Satu orang laki-laki yang dia kenal dan satu orang lagi yang tidak ia kenali.
Orang yang Daryani bawah tidak Lain adalah Jason dan seorang tuan putri yang berasal dari kerajaan Pinrang, ia merupakan keturunan dari Raja yang sampai saat ini masih hidup.
Diablo sudah mendapatkan beberapa info tentangnya, tapi sekarang ia masih terkejut melihat orang itu berada di depannya saat ini.
Ia terlihat sangat gugup bertemu dengan Diablo, apalagi setelah melihat respon dari Diablo bertemu dengan para Pahlawan dari sidrap membuatnya semakin gugup.
“Apa saudara ini memang benar tidak layak untuk di ingat?” ucap Jason.
__ADS_1
Ia merasa Bahkan dari tadi Diablo sama Sekali tidak memangnya ada, sehingga ia sedikit jengkel akan hal itu.
“Maaf akan hal itu, kami ini memiliki beberapa peralihan dengan kelompok dari sidrap, jadi apa yang diperlukan pahlawan dari Pinrang dan tuan putri ada disini?”
Jason terlihat terkejut dengan melihat diablo tahu identitas dari tuan Putri kerajaan Pinrang, membuatnya langsung waspada, dari awal ia masuk kesini ia sudah menyamarkan tuan putri itu menjadi pengawalnya.
“Bagaimana kau tahu?” tanya jason.
“Dilihat dari Manapun, sangat terlihat yang menjadi pengawal di sini adalah Kau jason, dan beberapa informasi memang berada di pangkuanku.”
“sudahlah setidaknya aku bukan tuan putri untuk saat ini,” kini giliran tuan putri yang berbicara.
“Aku lihat kau suka ke intinya, jadi mari Langsung ke intinya beberapa uang yang diperlukan untuk menyewa tentara bayaran kalian?” lanjutnya.
Diablo terlihat terkejut namun ia Juga tidak langsung menjawab, mereka belum pernah bertemu dengan pelanggan yang ingin menyewa jasa mereka apalagi ia memiliki beberapa tebakan tentang pekerjaan yang tuan putri ini ingin tawarkan kepadanya.
“Jujur saja kami tidak butuh uang, dan kebanyakan keputusan di tentukan oleh tuan kami, dan sialnya beberapa anggota Sedang dalam perjalannya menuju misi pribadi.” Jelas diablo, saat ini dalam kelompoknya hanya ada dia Seorang mungkin Ia bisa bergerak bersama dengan Zeus.
Atau kelompok yang baru saja ia bentuk, tapi sekarang ia merasa ragu tentang apa yang harus ia katakan kepada Jason.
“Aku baru dengar Seorang tentara bayaran yang tidak membutuhkan uang?” balas jason.
“Kami sedikit khusus, tapi lebih suka bergerak sesuai dengan apa yang pelanggan kami tawarkan jika dirasa kurang sesuai maka kami akan menolak. Atau misi yang mereka akan lanyak untuk di coba, jadi bisa aku dengar penawaran dan misi yang akan ada tawarkan kepada saya.”
“Tidak sulit, hanya membunuh raja goblin dan merebut mahkota itu darinya.” Balas sang putri Lea
Diablo yang sudah menebak akan misi itu masih terlihat terkejut dengan mendengar ucapan dari Puri Lea.
“Dan untuk penawarannya jujur aku tidak punya apa-apa selain menawarkan diriku,” kali ini semua orang yang ada disana terkejut setelah mendengar apa yang diTawarkan kepada diablo.
__ADS_1