
Hasanuddin menceritakan beberapa hal, kepada Aether termasuk Alasan kenapa ia sering disebut sebagai orang yang paling mengenal para Pemimpin dari Dua kerajaan non manusia, di saat masih mudah Big mom sedang berada dalam puncak tertingginya, bersama dengan kaido sebagai Monster terkuat mereka terus menyudutkan para manusia.
Dalam tersudutnya para Manusia, Hasanuddin yang saat itu masih mudah terus berusaha menantang mereka berdua dalam pertarungan satu lawan satu, Walaupun Pada akhirnya ia tidak pernah menang.
Namun itu menjadi pertarungan yang paling diingat oleh sebagian orang, dimana ada di pihak manusia yang dapat mengalahkan para mahluk buas di pihak makhluk lain.
“Aku dengar kau sempat menjadi calon suami dari Big mom,” Ucap Nomos.
Berbeda dengan para elf pada umumnya yang sangat sulit untuk mendapatkan keturunan, big mom sedikit berbeda dengan sangat mudah ia melahirkan anak, walaupun ia masih tidak sesubur manusia atau para Orc yang sangat mudah untuk mengandung anak.
Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Big mom untuk mencari sebuah keturunan yang kuat, dengan mencari berbagai laki- laki kuat untuk dijadikan calon suaminya, Ia juga terus memburu berbagai Ras ras unik untuk dijadikan sebagai suami, dengan tujuan menghasilkan berbagai bibit unggul.
Inilah yang membuat elf yang berdarah murni seperti yang ada di kerajaan Bone sangat tidak ingin bergabung dengan pasukan dari Big mom, Karena elf-elf seperti mereka masih sangat menjunjung darah mereka sebagai darah unggulan dan tidak bisa bercampur dengan darah lainnya.
“Kalau Kita menawarkan Hades sebagai pertukaran, apakah mereka akan mundur,” Ucap Aether dengan sedikit bercanda.
Ia sudah tahu kalau Hades adalah satu satunya suku langkah yang masih ada dalam dunia ini, Seharusnya ini akan menarik perhatian dari Big Mom Itu, “Bisa jadi mereka juga telah lama mencari keberadaan dari Hades,” Jabab Hasanuddin.
Ia juga menceritakan Kalau Hades sebenarnya Sempat berhasil diCulik oleh pihak para elf, untungnya saat Itu hasanuddin berhasil menemukannya saat Hades sedang berusaha kabur.
“Sudahlah, Biarkan aku yang mengurusnya,” balas Nomos tiba-tiba.
__ADS_1
Mereka yang saat itu sedang mendiskusikan apa yang harus mereka lakukan, tiba tiba terhenti setelah mendengar ucapan dari Nomos, “Jadi sekarang tetap lakukan sesuai dengan Rencana, Pasukan dari Gereja perang akan dipimpin Oleh Bishop Baru dari Gereja,” lanjutnya menjelaskan.
Disana hanya Aether yang terlihat Tersenyum, sedangkan yang lainnya terlihat Terkejut dengan keputusan dari Nomos saat ini, Nomos dan Diablo tentunya melihat senyum itu, “Sial sepertinya aku benar- benar diperdaya oleh anak-anak,” UCAp Nomos dalam hati.
Dengan diputuskannya akar dari permasalahan membuat Rapat ini selesai, hasanuddin meninggalkan tempat, Begitu pula Aether dan diablo yang berniat untuk kembali ke tempat Baron karena pedang ketujuhnya telah selesai dibuat.
Saat di perjalan Diablo tiba-tiba bertanya kepada Aether, “Dari awal kau sudah memprediksi kalau Nomos akan turun tangan dalam masalah para elf bukan?”
“Pada dasarnya urusan Gereja atau urusan orang orang di kerajaan Luwu bukanlah urusan kita, Rencana ini bisa saja gagal, tapi Gereja perang Tidak ingin rencana ini sampai batal, itu sangat terlihat dari awal di mana Nomos yang sudah tidak ingin turun dalam medan perang setuju dengan permintaanku walaupun ia hanya berada di belakang para prajurit, tapi ini sudah membuatku yakin kalau ini satu satunya harapannya.”
Dari awal Aether sudah berusaha mengukur bagaimana tanggapan Nomos dalam perang melawan para Orc, sehingga jika ia dan yang lainya berada dalam situasi hidup dan mati Setidaknya ia bisa menebak bagaimana pergerakan dari Nomos.
Selanjutnya Aether hanya berusaha terus bergerak seolah olah ia yang tidak terlalu memerlukan kekuatan bertarung dari Nomos, dan Sekarang telah terbukti, Nomos tidak ingin perang ini menjadi berantakan membuatnya turun tangan dalam pertarungan secara pribadi, dan yang berada dalam kemenangan Adalah aether
Tapi sekarang ia melihat dengan matanya, ia dengan mudahnya memperdaya salah satu orang terkuat yang ada dalam dunia ini, “Sepertinya lain kali aku harus berhati-hati dalam membuat perjanjian dengan anak itu,” gumam Hasanudin yang bersiap untuk pergi menghadang pasukan dari Bestman.
Kembali lagi keadaan Aether dan Diablo yang Telah sampai di tempat Baron, seperti biasa Jika mereka ada disana tidak ada kata permisi, karena mereka akan langsung masuk untuk mencari apa yang mereka inginkan .
Disana ia menemukan Baron tengah berada di ruang istirahatnya, disana ia menemukan kalau Baron saat itu terlihat sedang bersantai.
“Seperti biasa mana pedang baru ku,” Ucap Aether tanpa Basa basi.
__ADS_1
“itu ada dalam kotak kecil itu,” Balas Baron yang sedang menunjuk Sebuah kotak kecil yang sedang berada di meja resepsionis milikinya.
Kotak tersebut terlihat sangat kecil, Bahkan untuk Disebut sebagai pedang akan terlihat sangat sulit, setelah dibuka, itu memang terlihat sebuah sebuah belati dengan panjang kurang lebih 30 cm.
“Sepertinya aku saat itu dengan jelas mengatakan Kalau itu padang bukan belati bukan?” Ucap Aether.
“Ia, Jangan banyak protes, pegang baik baik dan coba alirkan pedang itu dengan mana yang kau miliki,” balas Baron tidak tersinggung dengan ucapan dari Aether.
Aether saat itu memegang pemberiaan dari Baron dan mengarahkannya ke langit langit, segera menuruti instruksi dengan mengaliri belati yang dia pegang dengan mana yang sangat besar.
Melihat Aether yang berusaha mengaliri Pedang buatannya dengan mana yang besar berusaha menghentikannya, tapi Aether terlalu cepat, Saat belati bersentuhan dengan mana miliki Aether, Ia segera melancarkan sebuah cahaya terang, dan Aether Bisa merasakan Belati itu bertambah panjang dengan cepat terus bertambah panjang sesuai dengan makna yang diberikan.
Hingga Aether merasakan batasnya saat ini, yaitu 500 meter, Baik Aether dan diablo sangat terkejut dengan buatan dari Baron ini.
“Ini adalah buatan terbaikku tampah bantuan dari Mia,” ucap Baron dengan Bangga.
Karena Mia Beberapa bulan ini Mia Tidak pernah tinggal lama di Gowa sehingga Baron berusaha sekuat tenaga untuk Membuat karya sendiri tanpa bantuan dari Mia, walaupun pada akhirnya ia harus membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya.
“Karena tidak ada Mia di dalamnya Biaya aya pembuatan 2 kali lipat.” Ucap Baron memperjelas Harga dari buatannya yang akan sedikit lebih mahal dengan harga biasanya.
“Tidak masalah, Kau akan mendapatkan bayaran secepat mungkin,” Balas Aether.
__ADS_1
Seperti biasa Aether Tidak akan membayar di muka dan akan membayar saat memiliki uang nantinya, Dan Aether beberapa minggu ini Aether tidak mendapatkan bayaran apalagi ia melakukan pekerjaan Gratis kepada perwakilan kerjaan Pinrang Sehingga khas keunggulan sedikit berkurang.