
Dengan adanya Rangga bersama dengan diablo membuat mereka menjadi lebih mudah untuk menyudutkan lawan mereka, sekarang yang membuat pusing adalah menangkap Sang pengendali bonekanya. Mungkin mereka masih bisa mendekat tapi dalam pertarungan jarak dekat, lawan juga tidak kalah baiknya, sehingga membuat mereka harus berusaha lebih baik lagi.
Dengan ramainya medan perang seperti ini sebenarnya Juga tidak terlalu buruk bagi kelompok dari Diablo, misalkan Mia yang tidak terlihat dalam pertarungan, dan yang lebih menonjol adalah Rangga yang terus bekerja sama untuk dalam pertarungan kali ini.
Diablo hanya berusaha menyesuaikan sihirnya dengan Rangga, dan menggunakan Sebagai senjata utama dalam menyerang.
“Terus Maju, atau aku akan melaporkan masalah ini kepada bos, dan pasti Kau tahu apa yang akan terjadi jika dia mengetahuinya khan.”
Diablo Terus memprovokasi Rangga untuk terus bertarung dengan Baik, ia tahu kalau Rangga memang paling dekat dengan Aether, Tapi Jika ada orang yang paling ditakuti oleh Rangga itu juga adalah Aether.
Bahkan beberapa kali Rangga akan tidak hormat kepada Diablo, tapi Jika itu bersama dengan Aether Maka ia akan patuh seratus persen.
Raiser sudah merasakan ada salah satu orang dari mereka yang menghilang, namun ia tidak bisa merasakan letak keberadaannya, hingga ia hanya bisa fokus kepada lawan yang ada di hadapannya saat ini.
Raiser sudah puluhan tahun menjadi seorang buron, ia baru merasakan rasa frustasi yang seperti ini saat bertarung dengan orang orang yang berada di bawah Umur Ya.
Ini perasaan yang tidak nyaman untuknya, apalagi kombinasi monster Serigala itu memang sangat mantap dengan laki-laki dengan penggunaan grimoire aneh itu, kombinasinya jauh lebih baik dengan perempuan yang menggunakan Senjata yang aneh juga.
Tapi terlihat saat ini ia masih berada dalam keadaan unggul dalam pertarungan, ia adalah orang yang telah membunuh banyak orang dan sudah ratusan kali merasakan bahaya mendekat kepadanya.
Dan saat ini ia dapat merasakan bahaya tersebut dengan sangat dekat, dan dapat kapanpun bisa membunuhnya, ia tahu kalau ini adalah Sebuah Serangan yang hampir sama dengan Serangan yang menghancurkan tubuh boneka pertamanya.
Tapi bagaimanapun ia mencari ia sama Sekali tidak menemukan tubuh gadis yang sedang bersembunyi itu. yang tidak diketahui kalau Sebenarnya Dari tadi Mia sedang disembunyikan oleh sang ratu roh, ia bersama berusaha membuat sebuah senjata.
Sebenarnya ia masih berada di area pertarungan, hanya beberapa kali mereka harus terus berjalan, karena selama mereka tersentuh oleh Sesuatu maka mereka akan ketahuan, sang ratu roh hanya tidak bisa lagi menyembunyikannya seutuhnya.
Tapi jika itu tersebut Maka mereka akan tetahuan, Sehingga Mia harus membuat senjata sambil terus bergerak, ia juga sudah memberikan beberapa kode kepada diablo untuk terus bertahan koneksi antara Lathi dan ratu roh terjalin dengan baik Sehingga mereka bisa terus berkomunikasi tanpa masalah.
__ADS_1
Dan saat itu Setelah, IA tinggal memerintahkan diablo untuk membuka jalan, dan ia saat itu siap untuk menembak.
“Bam,” ledakan dari senapan dari Mia terbang lindasan dari peluru itu terlihat sangat cepat dan menyerang titik hitam yang ada dia sana. ledakan tersebut sangat besar , hingga membuat semua tubuh boneka yang ada sana hancur tidak tersisa.
Mereka Semua menunggu dengan khawatir apakah mereka benar benar memenangkan pertarungan kali ini, tapi setelah beberapa saat terlihat kendali beberapa boneka yang ada disana telah terlepas dan membuat mereka Segera yakin kalau mereka telah memenangkan pertarungan.
Jadinya mereka langsung beristirahat, istirahatnya mereka membuat sang Ratu Roh terlihat heran, karena terlihat mereka tidak berniat temannya yang masih dapat terdengar bertarung.
“Kalian tidak berniat Untuk membantu Teman kalian?” tanya sang Ratu.
“Tenang saja mereka pasti memenangkan pertarungan,” jawab Diablo santai, Ia tahu dengan baik kekuatan dari Jason, dan IA lebih tahu kekuatan dari Aether.
“Jika mereka bisa memenangkan pertarungan ini, maka seharusnya tidak ada masalah Untuk Aether memenangkan pertarungan.
Tapi terlepas keyakinan mereka tentang kemenangan dari Aether, ledakan yang terjadi Selama pertarungan memang terdengar sangat mengkhawatirkan.
Aether kali ini tidak langsung menyerang, karena luka yang didapatkan Lawannya ia merasakan luka itu bahkan tidak berpengaruh kepada kemampuan tempur dali lawannya saat ini.
Ia lebih memilih untuk mengecek keadaan dari Jason yang terlihat mendapatkan luka yang cukup parah setelah menerima Ledakan cukup besar dari Boneka Raksasa dari Teddy.
Setelah memberikan beberapa pertolongan kepada Teddy, Aether bermaksud mengambil alih pertarungan karena menurutnya Jason tidak lagi bisa bertarung, tapi ia masih memberikan beberapa perintah untuk Jason tetap berjaga dari Jauh jika Ada kesempatan ia menyuruhnya untuk bergerak.
“Setelah bersusah payah membuatmu jatuh jangan harap untuk kembali menjauh,” ucap Aether setelah menghancurkan Sebuah boneka burung yang baru saja dibuat oleh Teddy.
Aether tidak ingin membiarkan mereka terus melakukan apa yang dia inginkan, namun setelah ia ingin melanjutkan serangannya ia menemukan kalau ada yang aneh dengan tubuh dari lawannya.
Ia adalah seorang ahli dalam mana, sehingga ia dapat mengetahui kalau ada Sebuah lonjakan aneh dalam tubuh orang itu, mana yang ada dalam tubuhnya teras dalam berkumpul kepada Suatu tempat dan jika itu terus di lanjutkan bisa mengakibatkan tubuh tersebut meledak.
__ADS_1
“terlambat,” ucap Teddy sambil tersenyum ia cukup terkejut melihat Aether Mengetahui ke inginanny.
Ia memang bermaksud untuk menjadikannya dirinya Sendiri sebagai bahan peledak, dalam periode ini ia memang tidak bisa bergerak dan tersentuh sedikit saja bisa membuat tubuhnya bisa langsung meledak.
Beruntung Aether menyadari ini lebih cepat Sehingga ia Bisa memberikan beberapa perintah Senderhan kepada Jason, untuk segera pergi, Jason bukanlah sebuah penyihir yang bertipe kecepatan sehingga untuk menyelamatkannya Aether Harus bergerak Secara pribadi.
Ia menggunakan Papan Nya untuk segera terbang menuju lantai Selanjutnya, dengan beberapa pemikirannya ia Sudah menebak separa apa ledakan yang akan di hasil oleh bom bunuh diri itu.
Sehingga satu satunya peluang untuk mereka untuk kabu adalah pergi meninggalkan lantai ini.
“Gunakan sihir mu, buat Sebuah kubah untuk mengurungnya, tapi ingat jangan menyentuh tubuh itu, dan usaha itu sekuat mungkin kalau bisa p fokus saja kepada pertahanan dri kuba yang ingin kau buat.” Perintah sederhana ia berikan sambil berusaha untuk segera meninggalkan tempat ini.
Karena mereka Sedang terbang Jason tidak bisa terlalu berkonsentrasi, sehingga penghalang itu di buat seadannya, Aether juga melapisi pengahang itu menggunakan kekuatan gravitasinya Sehingga itu dapat diperkuat sedikit lebih banyak.
Tapi belum mereka sampai di pintu keluar dari lantai Selanjutnya Ledakan Sudah terjadi, tidak ada lagi pen halan disana, karena memang sudah dihancurkan saat mereka kembali untuk bertarung di lantai 9.
Tanpa diperintahkan Jason telah membuat perisai Pasir untuk mengurangi dampak dari ledakan yang dihasilkan. Dan itu segera Diperkuat aether dengan kekuatan sihirnya.
Sehingga saat ledakan terjadinya bukanya melukai Aether dan Jason itu malah menjadi tenaga pendorong untuk mereka lebih cepat keluar dari lantai 9.
__ADS_1