Pedang Buta

Pedang Buta
identitas penhuni desa


__ADS_3

Lawan mereka saat ini terlalu banyak, dan Aether bersama dengan diablo tidak mungkin untuk melawan mereka semua, berbeda kalau Aether adalah pihak yang menyerang itu akan menjadi lebih mudah.


Entah kenapa Aether merasakan kalau mereka harus mempertahan Desa apapun yang terjadi, saat diablo pergi untuk memanggil jason dan pasukannya IA juga telah memanggil orang-orang dari gereja dewa perang yang memang  telah menunggunya.


Ia menjelaskan secara singkat tentang situasi yang terjadi saat ini kepada mereka, Karena ini adalah situasi  yang mendesak Diablo memberikan perintah yang terburu buru, kepada pasukan Jason.


Pasukan para Goblin Terlihat semakin mendekat ke desa, dan tentu mereka tidak ingin kalau pertarungan akan terlalu dekat  dengan desa karena itu akan menjadi lebih berbahaya lagi.


Walaupun Diablo sudah bergegas, Aether memutuskan untuk maju sendiri terlebih dahulu, karena merasa Kalau ia menunggu kedatangan dari Diablo Itu akan memakan waktu terlalu lama.


“Kalau menahan musuh tidak ada didunia ini yang bisa mengalahkanku,” Ucap Aether yang terbang menuju para Goblin, sedangkan orang dari gereja bergegas menuju desa untuk memperingatkan orang orang yang ada di sana  tentang pasukan Goblin yang sudah mendekat.


Bagi Aether ia tidak perlu bergerak untuk menghalau ribuan Musuh, termasuk para goblin yang ada disana, disana dengan menggunakan kekuatan Gravitasinya ia terus menahan Pergerakan para Goblin, Awalnya terlihat kalau para Goblin ini ke bingunangan dengan apa yang dilihatnya.


Hingga Mereka melihat Aether yang ada disana, Dan dengan satu perintah kecil sang raja Goblin berusaha memberikan perintah kepada para elit yang ada disana untuk menyerang Aether.


“Aku sudah bilang kepada Kalian, Untuk diam, jadi diamlah dengan baik!!” tugas Aether yang menambah Kekuatan gravitasi yang ia keluarkan  jauh lebih tinggi dari sebelumnya.


Terlihat sebuah senyum meremehkan Aether perlihatkan  kepada para Goblin yang ada disana ini membuat para Raja Goblin yang ada disana menjadi semakin gila.


Saat Diablo sudah dalam perjalanan, “Bukankah kita terlihat terlalu terburu-buru,” ucap Jason.sangat kuat.


Bagi Jason mereka terlihat terlalu terburu-buru, dari penejlasan dari daiblo mereka bisa tahu kalau mereka bisa menyelamatkan desa tepat waktu walupun mereka sedikit lebih santai, apalagi di desa ada seseorang yang pengunan sihir penehalang yang terlihat


 “Kita harus buru-buru, kalau tidak pertempuran akan selesai sebelum kita datang,”  ucap Diablo.

__ADS_1


“Jika seperti itu kenapa kau harus memangil kami,” balas Jason dengan sedikit wajah datar.


Ingin sebenarnya Jason membenatak Doablo dengan perkatan seperti itu, tapi pada akhirnya balasan itu hanya tersimpan dalam pikiriannya, tampah keluar  satu hurufpun.


Diablo sama sekali tidak khawatir dengan Para penduduk yang ada disana Karena memang Aether sudah bersiaga, namun ia khawatir Kalau kecepatan para Goblin lebih dari yang ia duga sehingga membuat Aether turun tangan secara pribadi.


 Dan memang benar saja saat ia sampai disana Ia sudah melihat Aether yang sudah memenggal kepala sang Raja Goblin.


Jason yang juga melihat kejadian tersebut langsung memberikan perintah untuk menghabisi para Goblin yang tersisa.


Walaupun Aether berhasil membunuh sang raja Goblin Para goblin lainnya masih ada disana, sehingga Kelompok Dari Jason setidaknya masih mendapatkan jatah bertarung yang layak untuk dibicarakan.


Aether tidak turun untuk membunuh para goblin goblin yang tersisah,  ia hanya memberikan bantuan dengan berusaha membatasi pergerakan para goblin menggunakan sihir gravitasinya.


Disana ada Daryani, dan  Jason dengan sihir Pasirnya dan Diablo  yang menambah efek sihir dari Jason sehingga para goblin sama sekali tidak menunjukan perlawanan yang berarti.


Salah satu yang mendasari kenapa kelompok dari Jason sangat kuat, Itu tidak lain karena adanya kerja sama yang cukup baik antara Daryani dan Jason.


Jason adalah penyerang yang sangat ahli  hingga saat ia berperang di depan sangat mudah untuk pasukan lain yang untuk ikut melakukan serangan, sedangkan saat ada prajurit yang terluka dalam medan perang, itu akan menjadi tugas dari daryani untuk menyembuhkan mereka.


Kemampuan sihir penyembuh dari Daryani sudah sangat berkembang pesat, sehingga Ia bisa membuat semua orang yang ada di sekitar sini dan sembuh dengan cepat.


Selama anggota badan dari Para prajurit tidak lepas Daryani masih  bisa menyembuhkan mereka dengan sangat mudah, ini membuat moral para prajurit dari kelompok Jason tidak kalah dengan para prajurit yang berasal dari Gereja.


Setelah pertarungan selesai, Aether langsung berusaha meninggalkan tempat itu tampah ketahuan banyak orang.

__ADS_1


Diablo yang sadar akan pergerakan Aether Tidak melakukan apa-apa dan berusaha menutupi kepergian Aether dengan sihirnya.


Diablo saat ini tidak bisa mengikuti Aether karena mereka masih harus membantu komando para prajurit yang ada disini, setelah pertempuran itu selesai.  Mereka langsung berusaha menemui orang orang yang ada di desa.


Jason cukup terkejut saat mengenali sihir yang berusaha melindungi desa yang ada disana, IA tahu betul dari sihir tersebut, dan saat bertemu dengan orang yang memansan sihir tersebut ia terlihat sangat bersyukur dan setelah di cari tahu penghuni dari desa ini adalah para prajurit yang selamat dalam pertempuran melawan para goblin yang berada dalam istana.


Dan orang yang memasang sihir tersebut adalah sang penasehat  kerajaan Pinrang sekaligus guru bagi Jason dalam dunia ini, saat mendengar kalau di desa  ada seseorang yang sangat ahli dalam sihir penghalang Jason sudah sangat berharap Kalau orang itu adalah dia, tapi karena saat ini IA adalah seorang yang memimpin ratusan orang maka ia tidak ingin pikirannya itu tergangu.


Saat pertempuran terjadi para anggota dari gereja perang yang di bawah Aether sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelematkan para prajurit yang ada dalam bahaya, tangis haru mereka lampiaskan, terutama sang penasehat yang terlihat sangat bahagia setelah mengetahui kalau putri dari kerajaan pinrang masih dalam keadaan selamat.


Setelah tahu kejadiannya  Daryani  juga turut memberikan bantuan dengan berusaha menyembuhkan para prajurit yang masih terluka di desa itu,, Kondisi mereka  cukup parah karena mereka terus bertahan dari gempuran para goblin yang berusaha terus  membunuh mereka.


Jason berusaha menyankinan mereka kalau saat ini kerjaan pinrang masih jalan untuk melakukan kembakitan, dan berharap para prajurit yang memang berasal dari kerjaan pinrang terus berusaha bersabar dan untuk melihat kembali kebankita kerajaan yang mereka sanyangi.


Saat pidato kecil kecil jason di desa Aether seperti biasa lebih memilih untuk bersantai tidak jauh dari desa tersebut, dengan seruling yang dia miliki IA kembali berlatih dengan lagu telah diciptakan.


Dengan berbagai latihan, Aether saat ini sudah berhasil menggabungkan Kekuatan sihir dalam setiap alunan melodi dalam setiap permainan serulingnya, tapi sepertinya IA terlihat kesusahan dalam mempertahankan Permainan musiknya dalam waktu yang cukup Lama.


Dan sangat terlihat bahkan untuk menyelesaikan satu lagu saja Aether terlihat sangat kesusahan, sehingga IA masih harus terus berlatih supaya kontrol mana yang di masuk dalam setiap Melodi tidak terlalu banyak.


Ia tahu kalau yang salah adalah kontrolnya untuk mengatur mana dalam setiap lagu yang dimainkan, karena Sebagai seseorang yang sangat peka dengan Mana Alam tentu ia tidak akan berpikir ia akan kekurangan mana dalam permainan musiknya.


Jadi Alasan terbesar saat ini Tidak lain karena kontrol mana yang dia terima masih terlalu besar terutama Dalam permainan musiknya.


Aether Juga semakin menyukai cara berlatih seperti ini karena secara tidak langsung ia bisa berlatih mengendalikan MANa dengan lebih baik secara terus menerus.

__ADS_1


 


 


__ADS_2