Pedang Buta

Pedang Buta
pertarugaan akhir bagian 3


__ADS_3

Pertarungan di berbagai tempat terlihat  berlangsung sangat alot, Ternyata taktik Aether untuk membagi pasukan menjadi berbagai pasukan kecil terlihat efektif,  dimana para pasukan yang tidak dapat mengalahkan para goblin elit terus berusaha bertahan, dan untuk masalah membunuh  para goblin diserahkan kepada kelompok Aether.


Dimana Hades, Mia , Rangga dan Diablo bisa melakukannya. Diablo akan membentuk berbagai lingkaran teleportasi untuk memindahkan Hades Dan Aether, ke berbagai lokasi dimana ada kelompok yang dalam bahaya,  sedangkan Mia akan terus mencari tempat yang sangat cocok untuk menembak.


“Jika aku mendapatkan lebih banyak Goblin bisakah taruhan kemarin dibatalkan,” ucap Mia dengan sedikit bercanda.


Ia adalah orang yang menciptakan sebuah alat yang digunakan sebagai alat komunikasi jarak jauh seperti ini, Alat ini Terinspirasi dari dunianya, dimana Dalam jarak tertentu mereka bisa saling mendengarkan.


“Ayolah kau masih membalas Masalah itu, tidak bisakah aku sedikit menikmati kemenanganku saat itu,” Balas Zeus dengan sedikit mengeluh.


Bahkan Zeus belum sempat menikmati kemenangannya, Mia sudah mulai membuat keluhan dengan berniat membatalkan taruhan yang telah ia menenangkan dengan kebetulan.


Mendengar keluhan dari Zeus Membuat  mereka hanya bisa sedikit tertawa, “Jangan banyak mengeluh, lakukan saja tugasmu dengan baik,” Balas Mia dengan sedikit judes.


“Tugas sudah selesai, dan di konfirmasi kalau Tidak ada satupun orang yang selamat,” balas Zeus 


“selanjutnya, aku akan mencari goblin dengan mahkota itu,”lanjutnya melaporkan misi yang ia dapatkan


Zeus melaporkan kalau tempat para tahanan hanya ditemukan mayat  dan tidak ada satupun Dari mereka yang selamat, Walaupun sebenarnya tidak demikian Zeus yakin kalau keputusan yang melaporkan seperti ini adalah keputusan yang tepat.


“Ok Lanjutkan,” Balas Aether.


“Bagus, sepertinya aku tidak Jadi untuk berpesta minuman keras Jika Kau gagal Bukan,” Balas Diablo dengan nada sedikit bercanda, ada beberapa Misi yang harus Zeus jalankan.


Diablo sebenarnya Tahu apa yang sedang dilakukan  Zeus dan menurut Diablo, Zeus saat ini sedang melakukan keputusan yang sangat besar, dengan melakukan hal tersebut. Diablo saat ini melihat dari Jauh kalau baru Saja Zeus Sedang membunuh orang orang yang telah menjadi tahanan para Goblin itu.


“Bos Ada apa, sepertinya kau banyak diam,” Tanya Mia kepada Aether.


Tidak biasanya Aether banyak diam Saat mereka sedang bercanda Seperti ini, sehingga ia beranggapan kalau ada sesuatu yang terjadi saat ini, hal ini sempat membuat Zeus deg-degan.


 “Hades Cobalah untuk melihat ke arah Gedung yang paling tengah dari kota ini,” ucap Aether tiba-tiba.


Hades yang juga dari tadi diam segera melihat kearah Yang dimaksudkan Oleh Aether segera setelah itu, ia langsung mengerti “Maaf bisa kau memberikan orang itu kepadaku,” UCAP Hades setelah itu IA menghancurkan alat komunikasi yang diberikan kepadanya.


Mereka semua yang mendengar itu tidak mengerti sebelum mereka melihat apa yang dimaksudkan oleh Aether, di atas di gedung  tersebut sedang berdiri seseorang yang mengenakan juba Hitam, namun mereka tidak perlu melihat wajah orang tersebut untuk mengetahui siapa orang yang ada disana.


Karena mata yang dimiliki orang tersebut sama dengan mata yang dimiliki oleh Hades, sehingga mereka bisa menebak identitasnya, apalagi mereka tahu kalau Orang yang berasal dari Clan Hades hanya tertinggal dua orang semata.


Orang tersebut sempat menyerang Para Pahlawan yang sedang bertarung melawan para Pahlawan Goblin,  “Lama tidak bertemu kak,” ucap Hades yang menyapa orang tersebut.


Terlihat Hades sudah bersiap bertarung dengan orang yang ada di hadapannya, “Maaf Tapi sekarang bukan Waktunya kita untuk bertarung,” ucap Orang tersebut.


Setelah itu ia segera menghilang dengan sebuah Asap yang tiba tiba muncul di sana, Terlihat Hades berusaha untuk menghalangi Orang tersebut untuk pergi namun Setelah berusaha ia masih belum berhasil untuk menghentikan orang itu pergi dari tempat ini.


“Teman-teman, sepertinya Goblin yang Kita cari Ada telah muncul dengan sendirinya,” ucap Zeus


“Jika seperti ini bukankah lebih baik kita melawan para Orc,” Keluh Para pahlawan dari kerajaan sidenreng.


Pasalnya apa yang ada diatas sana membuat mereka terkejut, karena saat ini mereka dikejutkan dengan sosok mahluk yang menyerupai Naga terbang diatas mereka, ukurannya memang tidak sebesar naga asli, tapi ukurannya itu masih cukup untuk memberikan tekanan tersendiri kepada pasukan yang ada.


Yang sialnya Goblin yang mereka cari, sedang ada diatas sana dan sedang mengendalikan wyvern itu untuk terus menyerang seluruh pasukan manusia.


 “Jatuhkan dia,” Ucap Aether kepada Rangga.

__ADS_1


Dengan satu ucapan tersebut Rangga langsung bergerak untuk menyerang Wyvern yang ada di udara itu, dan dengan satu gigitan yang disertai dengan satu bantingan kecil dari Rangga membuat Makhluk tersebut jatuh ke tanah.


“Jangan takut hanya dengan makhluk setengah naga, Habisi para Goblin itu dan akhiri perang ini dengan kemenangan berada dalam pihak manusia!” teriak Aether mengembalikan semangat Pihak mereka yang sempat Goyah dengan kedatangan kenalan Dari Hades dan sosok mahluk yang menyerupai naga.


Makhluk tersebut tidak kalah dengan satu serangan, Tapi Rangga masih terlihat dapat mengontrol jalannya pertarungan dengan baik, dan malah terlihat unggul baik itu dalam pertarungan udara atau bertarung di daratan, sedangkan Zeus yang telah melihat mahluk yang mengenakan Mahkota, Juga bergerak untuk menyelesaikan tugasnya.


Anggota yang lain sedang sibuk dengan berbagai tugas memberantas para Goblin elit, Zeus yang awalnya memang ditugaskan untuk mencari goblin yang mengenakan Mahkota, Kini mendapatkan tugas lanjutan untuk mengalahkan goblin tersebut atau setidaknya mengambil mahkota itu dari tangan sang GOBlin.


Goblin yang Zeus lawan adalah goblin yang bertipe serangan Jarak jauh, dan terlihat mampu mengeluarkan beberapa sihir jarak Jauh, Tapi Zeus sama sekali tidak Takut dengan Goblin seperti ini, Malahan Ia lebih suka melawannya, karena ia yakin Kalau Goblin seperti ini tidak memiliki kemampuan  bertarung yang hebat.


Terutama jika mereka dipaksa untuk bertarung dalam jarak yang dekat, Dengan Kecepatan Zeus Berbagai sihir yang di lontarakan Goblin itu sama sekali tidak berpengaruh , Dan Zeus dengan mudah mempersempit jarak untuk mulai menyerang.


Dengan serangan yang seperti itu membuat zeus terus memojokan  lawannya, beberapa Goblin Yang melihat Raja Mereka berada dalam bahaya berusaha menolong, Namun Pasukan dari pihak Manusia Juga tidak membiarkan mereka  mengganggu pertarungan Zeus Sehingga Zeus berhasil melukai Sang Goblin dengan sangat parah.


Dan dengan satu ayunan dari Pedang pendek yang ia miliki, ia  langsung berhasil memenggal kepala dari Goblin tersebut, “WOWWWWWWWWW” Zeus berteriak kencang karena keberhasilannya untuk memenggal Goblin itu.


Semua Goblin yang ada disana melihat Bagaimana salah satu teman mereka dibunuh beberapa dari mereka semakin mengamuk Dan tidak sedikit yang merasa Putus Asa Bisa menang dalam pertarungan ini.


Saat ini Kemenangan  benar benar terlihat di depan mata  bagi pihak Manusia, Zeus mendapatkan sebuah Ide menarik menggunakan Kepala dari Goblin yang baru saja Ia penggal.


“Mia berikan mereka beberapa pertunjukan,” Teriaknya sambil melempar kepala Goblin itu di udara.


Mia yang mengerti apa yang diinginkan oleh Zeus segera mengambil senjatanya dan mengarahkannya kepala yang sedang melayang itu. “Bamm,” Kepala itu langsung meledak  dan benar hancur tidak tersisa.


 


 


Pertarungan di berbagai tempat terlihat  berlangsung sangat alot, Ternyata taktik Aether untuk membagi pasukan menjadi berbagai pasukan kecil terlihat efektif,  dimana para pasukan yang tidak dapat mengalahkan para goblin elit terus berusaha bertahan, dan untuk masalah membunuh  para goblin diserahkan kepada kelompok Aether.


Dimana Hades, Mia , Rangga dan Diablo bisa melakukannya. Diablo akan membentuk berbagai lingkaran teleportasi untuk memindahkan Hades Dan Aether, ke berbagai lokasi dimana ada kelompok yang dalam bahaya,  sedangkan Mia akan terus mencari tempat yang sangat cocok untuk menembak.


“Jika aku mendapatkan lebih banyak Goblin bisakah taruhan kemarin dibatalkan,” ucap Mia dengan sedikit bercanda.


Ia adalah orang yang menciptakan sebuah alat yang digunakan sebagai alat komunikasi jarak jauh seperti ini, Alat ini Terinspirasi dari dunianya, dimana Dalam jarak tertentu mereka bisa saling mendengarkan.


“Ayolah kau masih membalas Masalah itu, tidak bisakah aku sedikit menikmati kemenanganku saat itu,” Balas Zeus dengan sedikit mengeluh.


Bahkan Zeus belum sempat menikmati kemenangannya, Mia sudah mulai membuat keluhan dengan berniat membatalkan taruhan yang telah ia menenangkan dengan kebetulan.


Mendengar keluhan dari Zeus Membuat  mereka hanya bisa sedikit tertawa, “Jangan banyak mengeluh, lakukan saja tugasmu dengan baik,” Balas Mia dengan sedikit judes.


“Tugas sudah selesai, dan di konfirmasi kalau Tidak ada satupun orang yang selamat,” balas Zeus 


“selanjutnya, aku akan mencari goblin dengan mahkota itu,”lanjutnya melaporkan misi yang ia dapatkan


Zeus melaporkan kalau tempat para tahanan hanya ditemukan mayat  dan tidak ada satupun Dari mereka yang selamat, Walaupun sebenarnya tidak demikian Zeus yakin kalau keputusan yang melaporkan seperti ini adalah keputusan yang tepat.


“Ok Lanjutkan,” Balas Aether.


“Bagus, sepertinya aku tidak Jadi untuk berpesta minuman keras Jika Kau gagal Bukan,” Balas Diablo dengan nada sedikit bercanda, ada beberapa Misi yang harus Zeus jalankan.


Diablo sebenarnya Tahu apa yang sedang dilakukan  Zeus dan menurut Diablo, Zeus saat ini sedang melakukan keputusan yang sangat besar, dengan melakukan hal tersebut. Diablo saat ini melihat dari Jauh kalau baru Saja Zeus Sedang membunuh orang orang yang telah menjadi tahanan para Goblin itu.

__ADS_1


“Bos Ada apa, sepertinya kau banyak diam,” Tanya Mia kepada Aether.


Tidak biasanya Aether banyak diam Saat mereka sedang bercanda Seperti ini, sehingga ia beranggapan kalau ada sesuatu yang terjadi saat ini, hal ini sempat membuat Zeus deg-degan.


 “Hades Cobalah untuk melihat ke arah Gedung yang paling tengah dari kota ini,” ucap Aether tiba-tiba.


Hades yang juga dari tadi diam segera melihat kearah Yang dimaksudkan Oleh Aether segera setelah itu, ia langsung mengerti “Maaf bisa kau memberikan orang itu kepadaku,” UCAP Hades setelah itu IA menghancurkan alat komunikasi yang diberikan kepadanya.


Mereka semua yang mendengar itu tidak mengerti sebelum mereka melihat apa yang dimaksudkan oleh Aether, di atas di gedung  tersebut sedang berdiri seseorang yang mengenakan juba Hitam, namun mereka tidak perlu melihat wajah orang tersebut untuk mengetahui siapa orang yang ada disana.


Karena mata yang dimiliki orang tersebut sama dengan mata yang dimiliki oleh Hades, sehingga mereka bisa menebak identitasnya, apalagi mereka tahu kalau Orang yang berasal dari Clan Hades hanya tertinggal dua orang semata.


Orang tersebut sempat menyerang Para Pahlawan yang sedang bertarung melawan para Pahlawan Goblin,  “Lama tidak bertemu kak,” ucap Hades yang menyapa orang tersebut.


Terlihat Hades sudah bersiap bertarung dengan orang yang ada di hadapannya, “Maaf Tapi sekarang bukan Waktunya kita untuk bertarung,” ucap Orang tersebut.


Setelah itu ia segera menghilang dengan sebuah Asap yang tiba tiba muncul di sana, Terlihat Hades berusaha untuk menghalangi Orang tersebut untuk pergi namun Setelah berusaha ia masih belum berhasil untuk menghentikan orang itu pergi dari tempat ini.


“Teman-teman, sepertinya Goblin yang Kita cari Ada telah muncul dengan sendirinya,” ucap Zeus


“Jika seperti ini bukankah lebih baik kita melawan para Orc,” Keluh Para pahlawan dari kerajaan sidenreng.


Pasalnya apa yang ada diatas sana membuat mereka terkejut, karena saat ini mereka dikejutkan dengan sosok mahluk yang menyerupai Naga terbang diatas mereka, ukurannya memang tidak sebesar naga asli, tapi ukurannya itu masih cukup untuk memberikan tekanan tersendiri kepada pasukan yang ada.


Yang sialnya Goblin yang mereka cari, sedang ada diatas sana dan sedang mengendalikan wyvern itu untuk terus menyerang seluruh pasukan manusia.


 “Jatuhkan dia,” Ucap Aether kepada Rangga.


Dengan satu ucapan tersebut Rangga langsung bergerak untuk menyerang Wyvern yang ada di udara itu, dan dengan satu gigitan yang disertai dengan satu bantingan kecil dari Rangga membuat Makhluk tersebut jatuh ke tanah.


“Jangan takut hanya dengan makhluk setengah naga, Habisi para Goblin itu dan akhiri perang ini dengan kemenangan berada dalam pihak manusia!” teriak Aether mengembalikan semangat Pihak mereka yang sempat Goyah dengan kedatangan kenalan Dari Hades dan sosok mahluk yang menyerupai naga.


Makhluk tersebut tidak kalah dengan satu serangan, Tapi Rangga masih terlihat dapat mengontrol jalannya pertarungan dengan baik, dan malah terlihat unggul baik itu dalam pertarungan udara atau bertarung di daratan, sedangkan Zeus yang telah melihat mahluk yang mengenakan Mahkota, Juga bergerak untuk menyelesaikan tugasnya.


Anggota yang lain sedang sibuk dengan berbagai tugas memberantas para Goblin elit, Zeus yang awalnya memang ditugaskan untuk mencari goblin yang mengenakan Mahkota, Kini mendapatkan tugas lanjutan untuk mengalahkan goblin tersebut atau setidaknya mengambil mahkota itu dari tangan sang GOBlin.


Goblin yang Zeus lawan adalah goblin yang bertipe serangan Jarak jauh, dan terlihat mampu mengeluarkan beberapa sihir jarak Jauh, Tapi Zeus sama sekali tidak Takut dengan Goblin seperti ini, Malahan Ia lebih suka melawannya, karena ia yakin Kalau Goblin seperti ini tidak memiliki kemampuan  bertarung yang hebat.


Terutama jika mereka dipaksa untuk bertarung dalam jarak yang dekat, Dengan Kecepatan Zeus Berbagai sihir yang di lontarakan Goblin itu sama sekali tidak berpengaruh , Dan Zeus dengan mudah mempersempit jarak untuk mulai menyerang.


Dengan serangan yang seperti itu membuat zeus terus memojokan  lawannya, beberapa Goblin Yang melihat Raja Mereka berada dalam bahaya berusaha menolong, Namun Pasukan dari pihak Manusia Juga tidak membiarkan mereka  mengganggu pertarungan Zeus Sehingga Zeus berhasil melukai Sang Goblin dengan sangat parah.


Dan dengan satu ayunan dari Pedang pendek yang ia miliki, ia  langsung berhasil memenggal kepala dari Goblin tersebut, “WOWWWWWWWWW” Zeus berteriak kencang karena keberhasilannya untuk memenggal Goblin itu.


Semua Goblin yang ada disana melihat Bagaimana salah satu teman mereka dibunuh beberapa dari mereka semakin mengamuk Dan tidak sedikit yang merasa Putus Asa Bisa menang dalam pertarungan ini.


Saat ini Kemenangan  benar benar terlihat di depan mata  bagi pihak Manusia, Zeus mendapatkan sebuah Ide menarik menggunakan Kepala dari Goblin yang baru saja Ia penggal.


“Mia berikan mereka beberapa pertunjukan,” Teriaknya sambil melempar kepala Goblin itu di udara.


Mia yang mengerti apa yang diinginkan oleh Zeus segera mengambil senjatanya dan mengarahkannya kepala yang sedang melayang itu. “Bamm,” Kepala itu langsung meledak  dan benar hancur tidak tersisa.


 

__ADS_1


 


__ADS_2