
Untuk saat Ini Aether hanya tidak bisa mengontrol Kelompok aliansi gereja, Tapi berbagai kelompok besar lainya Masih sedikit ia kendalikan arah serangannya, Diablo sempat menyarankan untuk membuat jebakan dan memancing pasukan utama para Goblin ini Ke tempat dimana mereka bertarung lebih baik.
Di kerjaan Pinrang Masih ada beberapa Spot dimana mereka dapat berarung Cukup Baik Misalkan saja Area Padang Pasir dimana Itu menjadi Area paporit untuk Jason untuk bertarung, Jika mereka bisa bertarung Sesuai dengan lokasi tersebut ada kemungkinan kemampuan bertarung mereka bisa berkali lipat.
“Yang menjadi masalah kita tidak mengetahui Kekuatan utama para Goblin saat ini Jadi salah sedikit kesalahan itu akan berakibat fatal kepada kita,” balas Aether.
Menurut Aether salah satu alasan kenapa Kelompok Gereja itu bisa kalah dengan sangat menyedihkan tidak lain karena Kurangnya informasi Kemampuan Para Goblin.
“Jadi walaupun nantinya Mereka memancing para elit Goblin itu menuju jebakan yang telah kita pasang itu malah bisa menjadi jebakan yang berbalik kepada mereka Jika masih ada Faktor tersembunyi lainnya.”
“Jadi apa Kita Sekarang butuh bantuan Nomos?” Tanya Zeus.
Tapi terlihat Kalau Aether masih tidak menyerah, IA masih bersikukuh kalau ini masih belum menjadi panggung untuk gereja Perang untuk bersinar, menurut Aether Jika Aether terlibat dalam masalah para Goblin ada kemungkinan Kalau Gereja lain akan terus gencar untuk menghentikan perkembangan mereka.
Tapi Jika mereka berhasil mendapatkan Wilayah Kerajaan Pinrang dan Kita bisa membuat gereja perang adalah satu satunya yang dapat berdiri disana maka perkembangan gereja itu akan menjadi sangat pesat.
“Ngomong-ngomong soal gereja, aku mendapatkan kabar kalau Nomos berhasil membuat sebuah kesepakatan dengan viktor dengan sebuah iming-iming salah satu pusaka utama dari Gereja perang akan diberikan,” ucap Vektor.
Karena masalah Goblin ini, Ia sampai melupakan berita tentang Nomos yang telah berangkat menuju kerajaan sidrap untuk mengurus masalah negosiasi dengan kerajaan sidenreng .
“Tidak Apa, Soal Urusan gereja Perang dengan kerajaan sidenreng bukanlah masalah kita,” ucap Aether.
Aether memberikan perintah kepada Zeus untuk besok segera kembali ke tempat aliansi Gereja untuk melihat keputusan mereka, dan mengatakan kepada Diablo Kalau Besok ia secara pribadi akan bergerak untuk memberikan beberapa pancingan untuk membicarakan raja dari segala Raja Goblin untuk memulai pergerakannya dan melihat secara langsung bagaimana kekuatan sejati mereka.
__ADS_1
Tentu Aether juga ingin Diablo tetap mengirim orang orangnya untuk terus mengawasi pergerakan para goblin itu dari Jauh, menurut Berita terakhir yang mereka dapatkan setelah Menyerang kelompok Gereja, Para Goblin tidak melakukan pergerakan lainnya, dan terlihat mereka lebih memilih untuk menunggu para penyerang datang kepada mereka.
“Secerdas apapun mereka, tentu tidak akan mengalahkan kecerdasan manusia,” Gumam Aether mendengar informasi tersebut.
Aether mengatakan seperti ini karena Seandainya mereka cukup Pintar, mereka sudah melancarkan serangan besar besaran pada berbagai kelompok besar yang berusaha mengambil wilayah kerajaan pinrang.
“Bukankah ada kemungkinan Kalau mereka hanya terlalu percaya diri dengan kekuatan mereka sehingga tidak melakukan serangan lebih lanjut,” Diablo sedikit membantah perkataan dari Aether.
Melihat perkembangan perang saat ini IA seperti berusaha untuk tidak terlalu meremehkan para goblin, setidaknya sampai mereka mengalahkan pemimpinnya.
“Kau benar, dan kemungkinan terbesar itu seperti yang kau pikirkan, tapi terlepas semua itu aku masih percaya Manusia masih berada dalam puncak tertinggi dalam rantai makanan terutama jika di sandingkan dengan para Goblin,” Ucap Aether dengan tegas dan berniat untuk memulai pergerakannya.
“Kalau seperti itu bagaimana kalau begini,” Ucap Diablo yang tiba –tiba mendapatkan sebuah ide untuk memberikan pancingan kepadapara goblin.
Berbeda dengan Para Orc yang lumayan pintar untuk mendirikan pertanian dan sebagainya untuk perlengkapan Makanan mereka, para Goblin biasanya melakukan penyimpangan terhadap makanan makanan yang mereka miliki kedalam suatu tempat yang sama sehingga dapat dengan mudah diambil.
Tapi itu sangat berbeda kalau Aether yang melakukannya, IA memiliki kemampuan terbang yang baik, kemampuan bertarung dan sihir yang tidak kalah Hebatnya pula sehingga jika memang Aether ingin bergerak secara pribadi langkah terbaik yang memang bisa mereka ambil adalah menghancurkan gudang makanan mereka.
Sehingga setenang apapun mereka Jika pasokan makanan mereka dihancurkan kepanikan pasti akan tetap terjadi, dan itulah yang mereka incar, dan saat mereka lega di situ para pasukan dari kelompok lain akan bergerak dan memulai penyerangan.
Satu masalah lainya muncul jika Aether yang melakukan itu, Pasalnya letak dari tempat penyimpanan mereka sangat ribet dan untuk orang seperti Aether yang sangat buta Arah itu akan terlalu banyak memakan Waktu.
Rangga yang awalnya sudah cukup senang karena sempat mendapatkan perintah untuk tinggal menjaga desa kini hanya terdengar mendesah karena tahu kalau ini akan menjadi tugasnya untuk kembali bekerja.
__ADS_1
Aether tidak membalas Apa-apa ia hanya tersenyum dan menarik Rangga yang terlihat sangat malas untuk bergerak untuk mengikutinya dan menuju area yang mereka maksudkan.
Dari perkataan dari Diablo mereka bisa melihat kalau gudang makanan dari para goblin ini cukup besar, dan memang tersebar di beberapa tetap karena itu memang sangat dibutuhkan dalam masa perang seperti ini.
Dan memang Aether sepanjang perjalan telah menemukan berbagai penyimpanan makanan dari para goblin sehingga ia juga tahu bagaimana ciri khas dari penyimpanan makan itu.
Dan sekarang Aether hanya perlu mengandalkan kemampuan penciuman rangga yang cukup tinggi untuk mendeteksi gudang makanan itu, seharusnya bagi Rangga gudang penyimpanan para Goblin ini mudah ditemukan Goblin adalah tipe monster yang sangat menyukai Daging, walaupun di beberapa kesempatan mereka terlihat menikmati buah.
Tapi Setiap ditemukannya gudang makanan mereka, pasti akan ada tumpukan daging yang cukup banyak.
“Semangatlah, Jika memang disana ada beberapa daging yang kau inginkan kau bisa mengambil sebanyak mungkin yang kau mau,” ucap Aether memberikan sedikit motivasi kepada Rangga.
Tentu Rangga tetaplah seorang serigala, Jadi tentu nalurinya sebagai hewan predator tentu masih tinggi membuatnya makanan utamanya masihlah Daging, Sehingga setelah mendapatkan tawaran dari Aether.
Rangga yang awalnya terlihat malas malasan diatas kepala Aether dengan merubah bentuknya menjadi kecil kini langsung lompat dan merubah tubuhnya menjadi bentuk aslinya dan mempersilahkan Aether untuk naik.
Selama disini Rangga terlihat kurang bersemangat karena ia kurang mendapatkan jatah makan yang tinggi, ia tidak bisa untuk mencari makan sendiri karena kebanyan moster telah menjadi buruan para Goblin sedangkan Rangga sebagai mosnter Elit tidak terlalu sudi memakan daging Goblin.
Kali ini ia sangat bersemangat belakangan ini makanannya sedikit di batasi karena mendapatkan hukuman, jadi setelah mendengar ini ia memiliki semangat yang besar untuk mendapatkan kembali berat badannya yang telah hilang.
“DASAr, gilirang begini baru semangat,” ucap Aether yang memukul manja kepala Rangga.
Tapi ia tidak masalah dengan perilaku rangga yang seperti ini, karena itu juga kadang menjadi hiburan tersendiri baginya.
__ADS_1