
Mia, diablo Rangga dan yang lainnya sedang membicarakan beberapa hal tentang keperluan mereka untuk datang dungeon ini, dikejutkan Suara ledakan yang begitu besar, sampai mereka melihat Aether dan Jason terlempar ke arah mereka.
Dengan Sedikit kesusahan Aether terlihat berusaha berdiri, dan memberikan pandangan kepada orang orang yang terus memandangi mereka.
“Jika Sudah puas melihatnya, bisa berikan pertolongan kepada orang ini,” ucap Aether, sambil menunjuk jason yang memiliki beberapa luka dalam tubuhnya, beberapa luka parah telah ia Sembuhkan, tapi setelah menerima beberapa ledakan Beberapa luka itu kembali terluka beberapa diantara semakin parah.
Mendengar itu diablo langsung bergerak, dan memberikan beberapa Sihir penyembuh kepada Jason, mau bagaimanapun ia adalah orang yang membawa Jason ketempat ini.
Sedangkan Mia mengajak Aether untuk berbincang untuk menjelaskan Situasi yang dialami sang ratu peri, mereka Telah membuat pembicaraan yang cukup alam Dalam Tapi Ratu peri masih menolak untuk memberikan Harta dari gereja Perang.
Hal itu terjadi karena keturunannya saat ini, sangat bergantung Kepada Harta tersebut sehingga Jika ia memberikannya makan itu sangat berpengaruh kepada kehidupan Para peri Yang ada disini.
“Biarkan saja tugas kita hanya untuk memastikan keberadaan dari harta itu, masalah ia memberikannya atau tidak aku menyerahkan tugas itu kepada Nomos, Yang kau perlu lakukan adalah tinggal disini dan belajar Sesuai dengan apa yang kau inginkan, dan pastikan Saja hubunganmu dengan mereka terus berjalan dengan Baik.”
Ucapan dari Aether membuat Mia Sedikit Tenang, Karena Ia tadinya Sedikit khawatir kalau Aether akan mengamuk saat mengetahui kalau usahanya akan sia-sia karena tidak mendapatkan harta itu.
“Tapi kalau boleh, aku ingin Kau juga cari tahu tentang asal usul Grimoire?” Lanjut aether menutup ucapannya.
“Tentu tidak masalah, aku mencari tahunya kalau begitu,” balas Mia dan meninggalkan Aether dan kembali kepada Ratu peri, walaupun ia juga Sedikit penasaran alasan KEnapa Aether yang tiba-tiba penasaran asal usul dari Grimoire
Setelah Itu Aether Juga berencana untuk mencari Tempat istirahat sebelum ia menemukannya, ia Sudah di hadang oleh Diablo.
“Kalau tidak ada lagi yang perlu aku lakukan aku berencana untuk mengantar Anak itu kembali,” ucapnya ia meminta izin kepada Aether untuk kembali kekerajaan Gowa.
__ADS_1
Jason saat ini masih belum sadarkan diri, tapi Diablo berniat untuk membawanya kembali dalam keadaan Seperti supaya nantinya mereka tidak terlalu banyak tanya.
“Kembalilah, dan jika kau tidak terburu-buru, singgahlah menuju Gereja perang dan datanglah atas namaku carilah perempuan Yang bernama Nomos jelaskan apa yang terjadi disini.” Ucap Aether yang memberikan izin kepada Diablo.
setelah mendapatkan izin Diablo tidak langsung pergi, ia mengatakan beberapa hal yang terjadi dalam pertemuan para pahlawan yang terjadi di kerajaan Gowa terutama alasan Jason ia ajak bergabung dalam pertempuran kali ini, “sebenarnya kita mendapatkan beberapa pekerjaan besar dari orang itu,”
“Pekerjaan Besar?”.
“Itu tidak masalah, ada kemungkinan kalau Itu adalah perintah Hasanuddin,” ucap Aether mengomentari perilaku dari Daryani.
“sedangkan untuk masalah mengalahkan Goblin king, ada baiknya Kita tunggu kedatangan dari Hadas, dan Sesuai apa yang telah terjadi mari kita tunggu Para Pahlawan juga juga mengalihkan pergerakan mereka menuju para Goblin,” ucap Aether yang menanggapi permintaan dari Putri Ale dan Jason yang berasal dari kerjaan Pinrang.
“Dan untuk Masalah Mia Biarkan ia yang mengurusnya Kita hanya akan bergerak jika ia memang menginginkannya .”
Satu persatu masalah di komentari Oleh Aether ada beberapa masalah Yang membuatnya berkerut Namun Ia sama sekali tidak menyalahkan Diablo Jika ada masalah atau karena ia bertindak Tanpa perintahnya.
Setelah masalah itu selesai Segera Aether mencari tempat untuk istirahat dengan baik, setelah bertarung dengan cukup berat, ia akhirnya mendapatkan beberapa pencerahan untuk bagaimana mengembangkan kemampuan berpedangnya Jika menhadapi musuh seperti itu.
Namun IA Sedikit kepikiran apakah ia benar- benar menang dalam pertempuran ini, ia tidak memiliki kesempatan untuk mengecek apakah musuh yang di telah lawan memang telah mati, atau itu hanya Sebuah rencana untuk mereka melarikan diri.
Saat ia berpikir Tentang pertarungan yang telah ia lalui ia juga terus mengedarkan pernafasan naganya untuk membuat tubuhnya menjadi lebih cepat pulih.
“Jika tubuhku, memang bisa Sekuat ini mungkin memang ada kesempatan untuk memasuki lembah Racun yang terkenal sangat sulit untuk ditaklukan bahkan untuk Para Monster seperti para naga.”
__ADS_1
Menurut perkataan dari gurunya dalam berpedang, Ada Sebuah Rahasia Bunyi dalam lebah naga, di saat ia mudah ia pernah menemukan Sebuah gua di dalam ada beberapa lembah yang memiliki catatan kemampuan berpedang.
Dan ia mendapatkan Itu saat ia mendapatkan tugas dari kerjaan untuk memasuki lembah beracun, mereka tidak tahu lembaga Beracun itu apa, ada yang beranggapan kalau itu adalah sebuah Dungeon, ada juga yang beranggapan kalau itu adalah Sebuah tempat meninggalnya Seekor naga yang pada akhirnya menjadi tempat paling beracun.
Tapi hal itu segera di batah oleh Naga yang juga telah melatih Aether dalam beberapa hal, sehingga Aether menjadi semakin penasaran dengan apa yang ada di dalam sana.
Jika Tidak hal yang perlu ia kerjakan Mungkin Aether akan segera bergerak kesana, apalagi saat ini ia mendapatkan tugas untuk mencari beberapa harta dari Gereja perang, yang Mungkin juga ada disana.
Tapi karena saat ini ada beberapa tugas, yang sebenarnya Aether juga tertarik untuk membantu kerajaan Pinrang sehingga ia hanya bisa mengubah Arah, mungkin imbalan yang didapatkan tidak terlalu besar, namun tidak ada yang tahu Mungkin kedepannya mungkin ia akan memerlukan bantuan dari mereka.
“Apa aku mengganggu jika meminta waktu untuk berbincang sebentar,” sang Ratu peri.
“Santai dan Bicara saja Semaumu,” balas Aether Singkat tampah bergerak dari posisi berbaringnya.
“Aku gak yakin dengan apa yang telah dikatakan oleh perempuan itu, tapi Aku ingin menjelaskan masalah ini secara pribadi,” balasnya.
Ia takut kalau Penjelasan dari Mia Sedikit kurang, Sehingga ia merasa kurang yakin Jika ia tidak menjelaskan secara langsung, namun pada akhirnya Aether hanya mendapatkan penjelasan hampir sama dengan yang ia dapatkan dari Mia.
Tapi memang harus diakui kalau mendengarnya langsung dari Ratu peri terasa lebih baik, dan memang masih dimaklumi, sehingga Aether memberikan Beberapa apresiasi kepada sang ratu dengan usahanya untuk menjelaskannya secara langsung.
Yang tidak Aether ketahui sebelum Aether Datang kesini Diablo telah menyebarkan ketakutan kepada sang ratu peri kalau Bosnya harus diberikan penjelasan yang sangat Baik, jika kemungkinan besar Ia akan mengamuk dan akan menjadi masalah yang lebih mengerikan daripada dua orang berjubah yang baru saja mereka kalahkan.
Aether hanya memberikan beberapa penjelasan singkat, tentang Kemungkinan kedatangan Archbishop untuk mengatasi masalah ini kedepannya, Dan Ratu Roh tidak akan masalah itu selama masalah keturunannya bisa diatasi maka ia tidak masalah untuk menyerahkan Harta itu.
__ADS_1
Dan kondisi ini Juga jauh lebih baik dariPada berurusan dengan orang orang berjubah hitam, yang kemungkinan masih akan datang merebut itu darinya.