
Yere tentu juga menjelaskan tentang adanya potensi hubungan antara kelompok dari aether dan Gereja perang kepada Viktor.
“kita saat ini tidak memiliki pilihan, walaupun ada potensi kita ditolak, saat ini kita benar benar membutuhkan bantuan,” gumam viktor.
Yeremia tahu akan hal itu,dan memang mendasari ia sama sekali tidak menghalangi victor untuk mencoba melakukan diskusi kepada dua tokoh besar yang ada di kerajaan gowa, karena memang jika Viktor mendapatkan satu dukungan kecil dari HAsanuddin atau Nomos sudah dipastikan mereka masih memiliki sedikit harapan .
“Jujur saja aku tidak pernah menduga kalau orang yang kita siksa selama beberapa hari akan menjadi seorang tokoh yang seperti ini,” gumamnya.
Viktor dulunya adalah seorang pangeran yang sama sekali tidak dijangkau oleh Rakyat biasa seperti Aether, bahkan Aether saat itu harus terus memohon untuk keselamatan keluarganya sama sekali tidak diperhatikan oleh Viktor.
Dan sekarang situasi benar-benar berbalik, dimana berada dalam posisi terendah adalah dirinya sedangkan Aether berada dalam posisi puncak, “Apa tidak ada ruang untuk negosiasi dengan mereka,” ucap Viktor yang berusaha mencari cara untuk berdiskusi dengan kelompok Aether.
“Ada jika kita bisa menghidupkan semua orang yang telah mati di desa saat itu,” ucap Yeremia.
Perkataan dari Yeremia memang ada benarnya dan itu sudah menjelaskan kalau memang tidak ada ruang untuk diskusi dengan kelompok Aether. Dan ia memang dulu pernah untuk mencobanya dan seperti yang diprediksi hanya ada penghinaan yang ia dapatkan.
“Ini hanya tebakan ku saja tapi ada kemungkinan kalau mereka akan melepaskan kita jika kerajaan sidenreng hancur,” lanjut Yere, perkataan ini membuat Viktor sedikit terkejut.
Ia tidak menduga kalau perkataan seperti akan keluar dari Viktor, Jika perkataan seperti itu viktor dengar dari orang lain mungkin ia sudah berusaha membunuhnya, “Jujur saja tuan tindakan mereka hingga saat ini untuk membiarkan Anastasia hidup adalah sebuah kemurahhatian mereka. Dan melihat bagaimana Mereka terus berkembang membuatku sedikit khawatir tentang keselamatan kalian,”
Yeremia terus menjelaskan maksud perkataannya kepada Viktor, Sebenarnya Ia bisa saja membunuh Kelompok Aether dengan tanganannya sendiri, tapi terlalu banyak hal yang menhalainya sehingga ini hanya menjadi sebuah pertunjukan dan terus membiarkan Aether terus berkembang hingga sampai seperti ini.
“Aku tidak akan menyerah, Ia ingin balas dendam akan keluarganya, aku juga ingin terus bertahan untuk mempertahan keluargaku, selama sang dewa takdir belum menunjukkan suara kematianku, aku sama sekali tidak akan kalah dari orang itu,” ucap Viktor yang terus berusaha menyemangati diri sendiri.
__ADS_1
Besoknya mereka akhirnya mengadakan pertemuan dengan Hasanudin, pertemuan tersebut terjadi di kediaman Raja dari Gowa itu, Mereka disambut dengan sangat baik, jika secara resmi Victor datang sebagai utusan kerajaan sidrap, ia datang bukan untuk urusan pribadi semata.
Melainkan Ia memang datang untuk berusaha membentuk sebuah aliansi dengan kerajaan Gowa, akibat dari terjadi kekacauan akibat para monster yang mengamuk di berbagai tempat, beberapa kerajaan besar seperti Bone dan yang lainya sudah mulai mencari aliansi yang kuat.
Sehingga kerajaan sidrap yang pada dasarnya sebuah kerajaan yang baru baru ini terbentuk tentu tidak ingin kalah, dan hasilnya Viktor berusaha menjadi hal ini sebagai kesempatan untuk membuat orang-orang dari kerajaan Gowa berada di pihaknya.
Sehingga hal tersebut bisa membuat posisinya di kerajaan yang semakin menurun kembali sedikit diperhitungkan.
“Maaf tapi aku sama sekali tidak berniat untuk membuat aliansi dengan kerjaan sidrap,” tampah memberikan kesempatan kepada Viktor, Hasanudin sudah memberikan jawabannya kalau ia sama sekali tidak berniat untuk membuat kerjasama dengan kerajaan sidrap.
“Tapi bukan kami adalah teman yang baik jika ingin membentuk aliansi, beberapa kerajaan musuh telah membuat aliansi yang bisa saja membahayakan Kedua kerjaan kita,” Tapi sepertinya Viktor benar –benar tidak ingin menyerah.
Ia memanfaatkan info tentang kerajaan Gowa yang sama sekali tidak akur dengan kerajaan Bone, dan musuh utama kerajaan yaitu bangsa elf dan bestman juga telah membuat aliansi mereka sebagai umpanya untuk berusaha menyakikan Hasanuddin untuk membuat aliansi bersama dengannya.
“malahan alasanku menolak bekerja sama dengan kerajaanmu karena masalah itu,” Balas Hasanuddin dengan singkat.
Dan masalah itu ia tidak ingin ia tambah dengan membuat kerjasama dengan sebuah kerajaan yang bisa saja menusuknya dari belakang, Keadaan kerajaan yang dalam kacau seperti itu, bagi Hasanuddin sangat tidak layak untuk di ajak kerja sama.
“Aku sangat mengenal baik orang-orang yang ada di Kerajaanmu saat ini, Aku turut prihatin dengan apa yang menimpah kerajaan, dan keluargamu, tapi aku Juga adalah seorang Raja aku punya kerajaan dan harus memikirkan bagaimana kerajaan ini akan berjalan, jadi Maaf aku tidak bisa mengeluarkan bantuan.”
Hasanuddin terlihat memberikan penjelasan secara halus kepada Viktor Tentang ia yang tidak bisa memberikan bantuan kepada kerajaan sidrap.
“Apa ini ada hubungannya dengan si buta itu?”
__ADS_1
Walaupun Viktor merasa perkataan dari Hasanudin memang ada benarnya, ia masih ada curiga kalau keputusan dari Hasanuddin di pengaruhi tentang hubungannya dengan kerajaan sidrap dan kelompok Aether.
“Seperti yang ku katakan barusan, ada atau tanpa adanya mereka keputusanku sama sekali tidak berubah, dan Jika boleh ditambahkan membuat kerja sama dengan mereka akan lebih masuk akal dari pada membuat kerja sama dengan kalian.”
Kali ini Hasanuddin memberikan pendapatnya, mereka sama sekali tidak lebih baik daripada membuat kerja sama dengan kelompok dari Aether.
Viktor yang sudah menduga hal seperti ini ternyata masih belum siap secara mental, Yeremia yang ada di sampingnya hampir marah kepada Hasanuddin karena berkata seperti itu, tapi sepertinya ia ditahan oleh Viktor dengan memberikan Kode tangan.
“Jika seperti itu, Kami hanya bisa pamit,” Ucap Viktor yang meminta izin untuk meninggalkan tempat ini.
Ia sudah tidak ada lagi yang dia bisa dijadikan untuk alat negosiasi dengan Hasanuddin, sehingga ia memutuskan untuk segera meninggalkan tempat ini, sebelum ia kehilangan kendali dan malah membuat masalah di tempat ini.
“Maaf tidak bisa membantu,” balas Hasanudin singkat.
Saat Viktor bersiap untuk meninggalkan tempat itu ia tiba teringat akan sesuatu, “Sebelum pergi bisakah aku bertanya tentang sikapmu terhadap adikku?”
Terlihat Hasanuddin sedikit berfikir untuk menjawab pertanyaan tersebut, ia tahu arah kemana pertanyaan itu, “Begini saja selama kau tidak terlalu memprovokasi mereka seperti terakhir kali yang kalian lakukan aku bisa menjanjikan keamanan Adikmu selama ia masih di kerajaan gowa,” balas Hasanudin.
“itu sudah sangat cukup untukku,” balasnya sambil meninggalkan tempat Hasanuddin.
Ada banyak hal yang bisa membahayakan anastasia, terutama dari pihak kerajaan sidenreng itu sendiri, Dan hasanuddin yang sudah berkata seperti itu, setidaknya melonggarkan sedikit simpul hati dari Viktor saat ini.
__ADS_1