
Pertarungan ini terus berlanjut tanpa tahu siapa yang akan menjadi pemenang, saat mereka Sedang dalam pertarungan di pihak manusia tiba-tiba mendengar suara dari naga yang masih bertarung.
“Hati-hati ada musuh dengan kekuatan yang sangat tinggi sedang mendekat!” Ia memperhatikan Aether yang saat itu masih berfokus untuk bertarung dengan Sanco.
“Aku bisa merasakannya, Bisakah kau mengurus mereka? Untuk pasukan para Orc yang tersisa biarkan teman temanku yang mengurusnya.” Balas Aether.
“Ok, masalah mereka biarkan aku yang mengurusnya.”
Walaupun terlihat Ragu Naga itu lebih memilih untuk mengikuti apa yang dikatakan oleh Aether, ia tahu kalau tugasnya disini hanyalah menjadi seorang prajurit, Dan aether adalah tuannya Sehingga apapun yang telah menjadi keputusan Dari Aether, ia harus menyesuaikan dengan apa yang ia katakan.
Segera telah mengucapkan hal itu, Sang naga tersebut segera terbang menjauh untuk menghadang musuh yang mengancam mereka.
Pasukan dari pihak manusia sempat panik, karena melihat bantuan terbesar yang mereka miliki telah meninggalkan mereka.
Melalui Alat komunikasi yang mereka miliki Aether Segera menyebarkan informasi tentang ada beberapa pengganggu yang berusaha menghentikan rencana ini, Ia Segera memberikan perintah kepada Yami untuk segera menutup Cela dari apa yang ditinggalkan gurunya di medan perang.
Velsard adalah seorang yang sudah cukup tua, ia adalah salah satu Bangsawan Naga yang memutuskan untuk menjadikan seorang manusia Sebagai Temannya, Pada saat Jamannya ia Adalah naga yang sangat kuat sehingga keputusan untuk menjalin sebuah hubungan yang cukup serius dengan seorang manusia menjadi sebuah tragedi sendiri di masa itu.
Tapi karena Baik itu dirinya ataupun sahabatnya, Adalah orang yang cukup Kuat untuk mengertakan dunia pada zaman itu membuat mereka menjadi baik baik saja.
Mereka membuat kombinasi Sejati untuk mengalahkan kejahatan yang saat itu merajalela di jamannya, Walaupun pada masanya Tidak ada Raja iblis ataupun dewa iblis yang harus mereka Kalahkan.
Tapi pada masa itu Gereja kegelapan dalam masa terkuatnya, dan berpotensi untuk mengeluarkan Potensi Memanggil dewa iblis yang tersegel, Namun dengan adanya mereka membuat Gereja kegelapan menjadi gagal untuk melakukan rencananya.
“Woi bocah, sepertinya perjalan kalian Cuma sampai disini,” Ucap Velgard mengeluarkan sebuarangan api dari mulutnya.
__ADS_1
Dari beberapa Gerakan yang mereka miliki Sepertinya Orang orang yang datang ini bukanlah orang sembarangan itu terbukti dari mereka yang dapat menahan Serangan terkuat dari vergard.
“Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang merepotkan,” gumamnya yang segera berusaha mengeluarkan serangan selanjutnya.
Ia Berada dalam bentuk humanoidnya, Sehingga ia bisa mengmbangi para manusia dalam kecepatan dan kekuatan sihir yang baik.
Vergard harus melawan % orang bantuan, dengan kekuatan yang sangat tinggi, ini membuatnya dari awal awal harus mengeluarkan kekuatan terbaiknya.
“Aku berharap Tubuh ini dapat bertahan Dengan kekuatan penuhku,” gumamnya.
Vergard tahu Kalau ia hanya dapat bertahan dalam waktu yang 24 jam, tapi Ia ragu kalau ia turun dalam kekuatan penuh maka tubuh ini dapat bertahan selama itu.
Vergard hanya mengirimkan Sebuah pesan kecil untuk Aether, “Semoga beruntung bocah,” ucap setelah itu berfokus dalam pertarungan.
“Maaf merepotkan naga Bau,” Balas Aether dengan sebuah senyuman.
Dari adi Daniel hanya memberikan perintah kepada pasukan dari kerajaan gowa, tapi ketika mereka turun dengan kekuatan penuh maka mereka tentunya akan lebih baik lagi.
Mia juga bersama dengan pasukan elfnya juga menjadi lebih gila untuk terus membunuh para orc yang ada disini.
Setelah sekian lama Para elf tidak mengalami pertarungan seperti membuatnya Sedikit kaku-kau tapi dengan pengarahan yang baik, maka para elf ini bisa mengeluarkan potensi terbaik mereka dalam berperang.
Walaupun Aether Terlihat berusaha untuk mengakhir pertarungannya Secepat mungkin namun ini hanya angan angannya karena lawannya juga sangat kuat, itu terbukti, yang secara perlahan Sanco dapat beradaptasi dengan baik melawan Aether dengan cara bertarungnya yang aneh
Dan dengan adanya beberapa gangguan, membuat yang Awalnya Aether mengambil alih momentum, sekarang Aether yang berada dalam keadaan terpojok.
__ADS_1
Ini telah menjadi pertarungan antara ahli pedang yang sangat ketat, pedang mereka terus beradu tentang siapa diantara mereka yang dapat memberikan luka paling parah.
Karena pertarungan mereka berada dalam keadaan terdesak ia akhirnya mengambil keputusan untuk mundur sementara waktu, Namun tentunya ia tidak ingin sanco mengalihkan serangannya kepada orang lain sehingga ia terus mundur sambil terus memberikan beberapa pancingan Agar Sanco terus mengejarnya.
Dalam pertarungan itu Aether terus berusaha bergabung dalam kerumunan para orc, sehingga beberapa serangan sanco yang diarahkan kepadanya malah membunuh pasukannya Sendiri.
Sampai dimana Aether berada dalam tempat yang tidak jauh dari tempat Hades Sedang bertarung, “Tukar posisi sebentar,” ucapnya kepada Hades.
Hades sama sekali tidak membalas Ucapan dari Aether, ia hanya memberikan beberapa angukan tanda mengerti apa yang Aether inginkan sehingga ia Segera berganti posisi untuk melawan sanco sedangkan Aether Segera membunuh sebanyak mungkin orc yang ada disana.
Pedang ularnya sangat mengerikan. Dengan panjang yang dapat diatur sesuka hati membuat Aether dapat membunuh puluhan orc Dengan satu kali tebasan, Sehingga ini menjadi semakin baik dalam membunuh lawan.
Sebenarnya Aether merasa hal ini harus ia lakukan ia yang mengalami kebuntuan melawan sanco, dan di pihaknya yang saat ini terdesak membuatnya berpikir kalau Sebaiknya ia Sedikit memberikan bantuan.
Untung untungan Jika Hades dapat mengalahkan sanco dengan teknik hipnotisnya, Dalam pertarungannya, walaupun seperti itu Aether masih terus berpikir bagaimana menyayangi teknik berpedang Dari Sanco yang menurutnya terus berkembang sesuai dengan apa yang ia keluarkan.
Kemampuannya Sepertinya berspekulasi tentang sesuatu yang tidak ia ketahui, sebenarnya sanco tidak hanya aneh dalam teknik berpedang, tapi dalam kemampuan tubuhnya yang sepertinya tidak sama dengan orc kebanyakan.
Misalkan Sanco yang memiliki kekebalan bukan regenerasi yang biasa dimiliki para Orc, dan beberapa kesempatan ia menemukan kalau Sanco tiba-tiba meningkat kecepatannya dalam bertarung.
Melihat Aether yang harus mundur, Hades yang pada saat itu bertarung dengan sanco sama sekali tidak ingin bermain-main, ia langsung mengeluarkan kemampuan Gedotonya untuk membuat dirinya terlindung dari serangan serangan berpedang yang dimiliki Sanco.
Dari pelatihan yang dijalaninya bersama Hasanuddin ia akhirnya mengetahui Kalau nama dari kemampuannya untuk membuat Mana Alam sesuai dengan apa yang dia inginkan bernama Gedoto.
Sambil berusaha bertahan Hades juga berusaha untuk melawan sehingga ia tidak terlalu terpojok dalam pertarungan ini.
__ADS_1
Jika di pikirkan dengan sebenarnya Hades adalah tipe petarung yang sangat cocok melawan Sanco, tapi Apakah Hades dapat memberikan perlawan yang berarti kepada Sanco.