Pedang Buta

Pedang Buta
kejadian di kerjaan sidereng


__ADS_3

Malam Hari itu Terjadi beberapa hal yang tidak bisa diduga oleh para penghuni orang orang yang berasal dari kerajaan sidenreng,  malam Hari itu adalah malam yang sangat Gelap, namun  sebuah Hujan yang pada saat itu turun Seperti berusaha menutupi sesuatu yang sedang terjadi dalam istana kerajaan.


Terlihat dalam istana kerajaan dimana para pemimpin mereka pada saat itu Sedang dalam keadaan beristirahat, beberapa orang terlihat dengan sebuah setelan tertutup berusaha membunuh satu persatu para prajurit yang ada disana.


Aksi mereka sangat cepat, dan sangat Tanggas hingga Tidak ada satupun penjaga yang berjaga saat itu sadar kalau satu persatu dari teman mereka  menghilang, bahkan mungkin beberapa dari mereka tidak tahu apa yang terjadi Hingga mereka mati.


Tapi sepandai pandainya  tupai melompat pasti akan ketahuan pula. Satu buah kesalahan mereka lakukan Sehingga salah satu prajurit yang mereka bunuh sempat berteriak Sehingga para prajurit yang tersisa sadar akan Adanya penyusup yang menyerang tempat itu.


Sehingga pertarungan tidak lagi dapat dihindari, tapi walaupun mereka akhirnya tahu kalau ada Serangan musuh mereka pada akhirnya tidak dapat hentikan mereka hingga Yeremia datang untuk menhgatasi masalh ini secara pribadi.


Tapi walaupun Yeremia telah datang, terlihat kalau musuh musuh yang menyerang sama sekali tidak Khawatir malah terlihat cukup senang dengan kedatangan Yeremia.


“Sepertinya Jendral kita sedang tidak enak badan,” Ucap salah satu orang yang ada disana.


Dan saat mereka bertarung, Terlihat Yere tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan  Yere terlihat tidak bisa mengeluarkan Mana sedikit pun, Sehingga terlihat  sangat mudah untuk mengalahkannya.


“Jangan mengharapkan bantuan karena Semua ini adalah perintah dari atasan.” Ucap salah satu orang yang ada menyerang Yere yang terlihat berusaha bertahan.


Ucapan ini membuat Yere terkejut, Karena Ia memang berencana  bertahan untuk menunggu bantuan dari pasukan kerjaan, Tapi jika apa yang mereka katakan benar maka, seperti Mereka tidak memiliki Harapan lagi.

__ADS_1


Dan satu satu harapan mereka saat ini adalah untuk  berusaha kabur dari kerajaan ini, sehingga dengan segala kekuatannya  yere berusaha memberikan segala kemampuannya untuk memberikan Orang-orang yang ada disana Waktu untuk orang orang yang berada di pihak saya bisa Kabur dengan muda.


Baik itu para pahlawan yang berada di pihak Viktor satu persatu dari mereka berusaha di tangkap, atau mereka akan dibunuh jika tidak kooperatif dalam bertindak.


Untuk berusaha kabur akan sangat sulit apalagi mereka berada dalam keadaan dimana ia masih berada dalam pengaruh racun yang dalam tubuh,  sehingga orang-orang seperti Anastasia tidak bisa melakukan perlawanan.


Sehingga pada akhirnya satu persatu dari mereka akhirnya tertangkap, termasuk Viktor yang Seharusnya kebal terhadap berbagai sihir dan racun, pada akhirnya ia juga tertangkap Karena tidak tega melihat para keluarganya yang semuanya tertangkap pula.


Mereka dikumpulkan dalam satu tahanan, dalam suatu tahanan itu terdapat Satu keluarga besar Kerajaan sidenreng berada.


Sekarang akhirnya Anastasia melihat keadaan dari keluarganya Seperti Ayahnya yang selama Ini tidak diketahui, Ayahnya yang terlihat sangat lemah  karena berbaring tidak berdaya di dalam sebuah kamar tahanan yang di dalam hanya ada Sebuah kasur yang sangat kecil.


Ibunya Sendiri Walaupun Ada di samping ayah dan berusaha untuk melayani suami pandangan sudah tidak ada lagi Dan terlihat hanya Seperti sebuah boneka yang tidak memiliki Jiwa.


Terlihat hanya Viktor yang masih dalam keadaan Lebih baik walaupun Sekarang terlihat berbagai bekas pukulan yang ada dalam tubuhnya.


“Tenang selama aku disini tidak satupun orang yang akan berani untuk menyentuhmu,” ucap Victor yang berusaha menenakan Adiknya yang terlihat Syok.


Ia berusaha menenangkan Adiknya Kalau tidak lama lagi bantuan dari Gereja perang pasti akan datang, walaupun Pada akhirnya Viktor sendiri Ragu kalau bantuan yang mereka harapkan akan datang.

__ADS_1


Ia mendapatkan beberapa luka pukul ini karena ia berusaha mendapatkan informasi dengan apa yang terjadi di luar sana,  hingga Ia mendapatkan info kalau semua orang yang berasal dari Gereja Perang telah dihabisi, oleh pihak kerajaan sidenreng rappang.


“Kakak aku tahu dengan apa yang terjadi, Gereja perang mungkin marah dengan aksi pembantaian kerajaan terhadap anggotanya, namun melihat bagaimana perkembangan situasi dunia saat ini, mereka tidak mungkin akan datang langsung menyerang, apalagi bisa dipastikan akan ada beberapa manipulasi informasi yang beredar kepada dunia.”


Anastasia bukan lagi gadis yang tidak tahu apa-apa, ia tahu apa yang akan terjadi kedepannya kepada mereka, sehingga Sekarang yang perlu mereka pikirkan bukan lagi untuk berusaha untuk menunggu bantuan melainkan untuk berusaha kabur dari tempat ini.


Pengalaman untuk berurusan dengan kelompok Aether membuatnya bisa berpikir tenang dalam Segala situasi yang ada di sini, “Jika aku memiliki Cara untuk Kita bisa kabur dari tempat ini apa Kakak akan ikut denganku,” UCAp Anastasi santai.


Ucapan Itu membuat Viktor Kanget pasalnya ia tidak mengira adiknya akan berusaha kabur dalam tempat ini, adik yang awalnya ia kenal Sebagai anak Cengeng kini telah beruba menjadi Anak yang tegar.


“Maaf, tapi aku harus menjawab tidak!” Terlihat tidak ada keraguan dalam Hati Viktor untuk mengatakan hal tersebut, tentu Anastasia yang saat itu sedang berada dalam keadaan meditasi langsung menghentikan kegiatannya.


Anastasi mempertanyakan alasan kakaknya bisa berkata Seperti itu, Viktor pun mengutarakan salah satu alasannya apapun nanti Rencana Anastasia untuk kabur dari tempat ini, Viktor ingin tinggal untuk memuluskan rencana mereka untuk melakukannya.


Dan alasan terbesarnya, ia ingin Setidaknya terus berada disamping  ayah dan ibunya, Jika ini menjadi akhir hidup keluarga ini makan Viktor ingin Berakhir bersama dengan kedua orang tuanya.


“Jika Seperti itu untuk apa aku harus berusaha untuk kabur dari tempat ini!” ucap Anastasi dengan Sedikit marah dengan ucapan dari Kakaknya.


Terdengar Sekali Kalau Viktor sudah menyerah dalam hidup ini, Dan Anastasia merasa Itu akan menggambarkan kalau IA adalah orang Egois Jika melakukan Seperti itu.

__ADS_1


“Kau adalah satu satunya harapan kami saat ini, kerajaan ini sudah tidak bisa diselamatkan Lagi, jadi Setidaknya aku ingin darah keturunan keluarga kita tidak punah,  dan jika Pun nanti kau keluar dari tempat ini aku hanya ingin kau melupakan yang namanya dendam dan berusahalah hidup dengan damai di suatu tempat di luar sana,” ucap viktor dengan mengeluarkan Air mata.


Ana sama sekali tidak menerima penjelasan seperti itu, yang dia inginkan mereka bisa keluar dari tempat ini secepat mungkin dan bersama-sama mencari jalan untuk keluar, dan kembali merancang rencana baru untuk merebut tahta yang seharusnya menjadi  hak mereka.


__ADS_2