Pedang Buta

Pedang Buta
moster pasir


__ADS_3

Setelah mengarahkan serangannya kepada Boneka sihir, Mia langsung menembak lagi menuju sang pengguna boneka, dan mendapati  Kalau orang itu Juga merupakan boneka.


Sekarang mereka benar kebingungan tentang apa yang terjadi, tapi setelah beberapa saat akhirnya menyadari kalau Orang itu memang telah merubah dirinya menjadi Seorang Boneka Seutuhnya


“Tenanglah Ia memang telah berubah Seutuhnya menjadi boneka ,” ucap Diablo Kepada Mia.


Dan Sepertinya sang ratu Roh, juga memikirkan hal yang sama dengan Diablo, sebenarnya yang memberitahukan diablo adalah Lathi.


Ia menunjuk sebuah Benda aneh yang ada dalam boneka  itu, benda itu tberwarna hitam dan ditanam dalam bonekanya, di bagian luarnya terdapat bola Sihir yang sangat rumit, untuk dijelaskan.


“Seperti boneka Sihir pertama, ada kemungkinan terbesar kalau Kehidupan sanga pengguna boneka ada di tempat  itu .” ucap sang ratu roh yang masih ada di dekat Mia.


Salah satu kelemahan mia sampai saat ini adalah kekurangan Mana , sehingga saat bertarung ia lebih suka mengandalkan senjata senjata buatannya untuk menyerang, dan hanya menggunakan sihirnya saat membuat  berbagai senjata yang dia inginkan.


Tapi Sekarang dengan adanya ratu roh disana ia bisa sedikit improv misalkan dengan mengeluarkan beberapa sihir untuk merubah medan yang ada disana. Yang kebetulan tipe Sihir mereka memang sesuai.


“Kalian benar benar berani merusak boneka kesayanganku!!” teriak orang itu dengan sangat marah.


Mia dapat mendaratkan Sebuah serangan Kepalanya hanya karena Ia sedikit Lelah karena kaget boneka adanya itu dapat dikalahkan. Walaupun sudah berada di dalam keadaan Seperti tadi ia masih sangat percaya diri dengan kenangannya, tapi dengan boneka adalannya yang telah dirusak membuatnya harus keluar secara penuh untuk melawan.


Setelah mengatakan sumpah serapahnya tiba tiba di dadanya keluar ratusan kertas Sihir, yang di dalamnya keluar berbagai jenis  boneka yang digunakan untuk bertarung, dan sekarang siap untuk menyerang Mia dan diablo.


Sekarang ribuan Boneka yang telah memiliki Komando yang rapi berusaha menyerang mereka. Yang membuat Mia dan diablo tertawa  getir.


“Tidak bisakah kau  mengeluarkan Sebuah Sihir area luas,  setidaknya bisa menghabisi Setengah dar boneka itu.” ucap Mia yang masih berusaha menembak 

__ADS_1


“Kau tahu Sendiri kalau boneka itu adalah Boneka Khusus yang hanya bisa di serang jika satu titik lemahnya dimatikan. Dengan jumlah seperti itu  sama sekali tidak ada titik lemah yang terlihat, jadi mengeluarkan sihir dengan area luas hanya Semakin membahayakan mereka. “ balas Diablo yang berusaha menghindar dan terus berpikir bagaimana cara untuk melawan.


“tunggu, sepertinya ada sesuatu yang kurang?” sambil bertarung Diablo tiba tiba mengingat Sesuatu.


Diablo mengingat sepertinya ada Seseorang yang dilupakan, itu tidak lain adalah Rangga terakhir kali ia bertemu dengan Rangga ia Sedang bersamanya untuk menyebutnya tapi sekarang ia tidak terlihat. Ia juga yakin kalau Ia tadi tidak pergi bersama dengan aether.


Setelah mencari-cari ia menemukan Rangga yang saat ini sedang bersantai Dan tidur di dekat sebuah  pelat sihir yang terlihat nyaman.


Ia bahkan seperti tidak terganggu dengan keributan yang sedang terjadi ini membuat diablo kesal, dan merasa Semenjak Mereka pulang dari pertarungan Antar kerajaan Rangga terlihat seperti menjadi Seorang pemalas dan Hobi tidur.


Diablo memberikan kode kepada Mia, dan mia mengerti dengan cepat Ia mengarahkan Senjata menuju tempat Rangga berada dan tidak ragu untuk menembak.


Merasakan bahaya yang mendekat, langsung sadar dalam tidurnya dan melihat Diablo Dan mia Sedang memandangnya .


 Sesekali Rangga akan melemparkan Sebuah sihir angin untuk menyebabkan para boneka itu terlempar sehingga nerekamembuat jalan kepadanya lebih mudah.


Melihat itu Mia dan Diablo hanya bisa tersenyum kecut, “Sepertinya Anak ingin pamer kekuatan, “ ucap Diablo.


Beberapa hari ini Rangga telah menyempurnakan kekuatannya dengan baik Dan mencapai Semua Man at yang telah di berikan sang phenis kepadanya Sehingga kkuatannya telah melambung ketingkat terbaru, baik  itu kekuatan sihir atau kekuatan fisiknya telah berada di titik yang superior.


Walaupun seperti itu masih tidak mudah untuk mengalahkan pengendali boneka itu,  Jika dilihat dengan Seksama Sepertinya kondisi dari Mia dan yang lain masih lebih baik dari pada Aether dan Jason.


Karena harus melindungi Jason, Aether harus merasakan ledakan  bagaimana bahaya  bom tanah liat itu, IA juga Sebenarnya sangat Jengkel karena waktu yang diperlukan terlalu Lama  Sehingga ini mala membuatnya kerepotan dari pada memberikan bantuan kepadanya.


Namun dalam rasa Jengkel itu akhirnya terjadi retakan dalam kepompongnya  retak nya kepompong itu disertai Sebuah raungan keras dari orang yang ada di dalam sana,  sesuai dengan instruksi yang dilakukan oleh Jason Sebelum masuk Aether Segera menjauh darinya.

__ADS_1


Secara perlahan Terlihat wujud monster berbentuk beruang yang terbuat dari Pasir terus membesar, hingga akhirnya mencapai ketinggian hampir Lima meter,  sepertinya lawan Tidak membiarkan Jason menjadi lebih berkembang sehingga  Ia segera melepaskan sihir peledak yang besar kepada Jason.


Kali ini Aether terus mengawasi,  dan membiarkan Jason mengurus sisanya i a masih harus mengurus luka, lukanya saat ini.


“Sekarang aku percaya dengan omongan Naga tua itu,” ucapan Aether yang melihat tubuhnya hanya mengalami luka-luka Setelah mendapatkan berbagai ledakan yang mengerikan seperti itu.


Bahkan tanpa menggunakan Potion atau berbagai obat lainya ia masih yakin Kalau tubuhnya masih Akan baik baik saja,  tapi karena pertarungan saat ini masih berlangsung maka Mau tidak mau Aether masih harus memulihkan luka yang ada di tubuhnya Secepat mungkin.


Karena ia Sendiri masih ragu walaupun dalam keadaan Seperti itu ia masih akan kalah dalam pertarungan tersebut. Ia Sudah melihat bagaimana tidak terkontrolnya jasn dalam keadaan yang seperti itu.


Teddy saat ini sudah dibuat sangat frustasi karena berbagai lawan yang terlihat gila, orang yang menggunakan pedang tadi adalah orang teraneh yang pernah dilihatnya.  Bukannya hanya  sihir gravitasinya yang sangat merepotkan. Tapi Tubuhnya yang terlalu kuat membuatnya  sangat sulit untuk di tumbangkan.


Sekarang temannya mengeluarkan Sebuah sihir yang sangat sulit untuk dihancurkan, karena Setiap diledakkan monster  pasir itu akan kembali secara perlahan, sekarang ia kembali harus dibuat kerepotan untuk terus menghindar  dan mengeluarkan serangan peledak kepada monster itu.


“ sepertinya aku harus mengeluarkan  mahakarya terbesarku.”


Ucapnya setelah itu Grimorenya bersinar sangat terang, dan muncul sebuah Boneka tanah liat yang ukurannya tidak kalah dengan Monster jason.


Satu Tanah liat dan satu lagi Pasir pun saling beradu,   tapi Sepertinya Jason terlihat lebih unggul dalam pertempuran itu, tapi itu bukanlah akhir karena saat boneka tanah liat seperti kebanyakan Monster yang dimiliki Teddy setelah dikalahkan maka monster tersebut akan meledak .


Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Aether untuk menyelinap untuk menyerang, dan satu serangan pedang itu berhasil untuk menyajikan Teddy ketanah .


 


 

__ADS_1


__ADS_2