
Semua rencana segera dijalankan, Aether telah bergerak untuk menghancurkan sebanyak mungkin gudang makanan para goblin, Diablo hal pertama yang dia lakukan adalah bertemu dengan Mia dan Hades untuk menjelaskan Rencana secara terperinci dan membantu mereka untuk berdiskusi dengan pemimpin di tempat mereka untuk menjalankan rencana yang ada.
Terutama dalam Kelompok yang dipimpin oleh kerajaan Sidenreng, itu adalah tempat yang paling menyusahkan untuk di yakinankan, tapi dengan mia dan Diablo disana semua menjadi lebih mudah.
Apalagi Anto sedikit melonggarkan egonya dengan setuju setiap perkataan dari Diablo dan Mia, Zeus Juga bergerak, Walaupun ia tidak membutuhkan bantuan dari DIAblo untuk bergerak dan berbicara dengan pemimpin dari pihak gereja.
Bagi Zeus yang memiliki kemampuan menjilat tidak kalah dengan kemampuan menghina dan membuat masalah dari mulut Aether, membujuk Pemimpin Dari aliansi gereja menjadi tidak terlalu masalah, apalagi dengan rencana yang sangat matang dan jasa Zeus dalam menyelamatkan beberapa pemimpin saat di serang oleh pahlawan goblin membuat Zeus sangat yakin kalau ia tidak tidak akan terlalu sulit membujuk mereka kembali dalam medan perang.
Dengan Aether bersama dengan Rangga yang terus menghancurkan gudang makanan, membuat Para Goblin yang awalnya terlihat Sedikit lebih tenang, Kembali menggila.
Dengan berbagai cara Aether terus mengubah arah dari pergerakannya membuat para goblin ini kebingungan untuk tahu markas manalagi yang akan diserang.
Karena misi terus berjalan dengan baik membuat Diablo mengirimkan beberapa orang lagi dari divisi pertarung untuk membantu Aether untuk menghancurkan para markas goblin, ini untuk memperluas area kerusakan yang dialami para Goblin.
Saat Aether dan yang lainnya melakukan tugasnya, kelompok besar lainnya terus bergerak maju untuk memukul mundur pasukan para goblin, dan sekarang mereka bisa melihat bagaimana terkadang dalam satu tempat Ada tiga goblin yang setara dengan kekuatan sang raja.
Sehingga perarungan menjadi semakin sulit, para goblin berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan Para manusia, dan mengumpulkan kembali makanan mereka,koordinasi dengan Aether dan Para kelompoknya sangat baik, sehingga Saat Aether selesai dalam satu tempat kelompok selanjutnya akan melanjutkan serangan dengan skala penuh.
Sehingga dalam perang di mana pasokan para Goblin kurang, itu bisa mengurangi beban, sehingga Pertarungan yang awalnya lumayan sulit karena kekuatan para goblin yang meningkat kini kembali diatasi para manusia.
Tapi sepertinya Para goblin itu tidak ingin membuat kelompok manusia itu merasa senang terlalu lama, mereka kembali mempertunjukkan kemampuan adaptasi yang sangat baik, mereka sudah tidak mempedulikan gudang mereka.
__ADS_1
Dalam pertempuran mereka tidak memerlukan makanan lagi karena mereka tidak akan ragu untuk memakan teman atau mayat dari pasukan yang telah mati.
Aksi ini membuat Sebagian orang yang ada dalam medan perang menjadi terkejut, Tapi para petinggi dalam kelompok berusaha menyadarkan mereka kalau yang mereka lawan saat ini adalah para Monster, jadi kejadian seperti ini mereka seharusnya sudah bisa mereka duga.
Karena Sudah gagal, Aether memutuskan untuk mundur dan perjalan mengubah ARAh serangannya menuju tempat Dimana diablo sedang berada, Menurutnya Walaupun rencana rencana mereka tidak berhasil dengan baik karena para Goblin ini berhasil membuat cara menangkis rencana mereka.
Namun bagi kelompok Diablo itu sudah cukup, karena mereka saat ini sudah maju lumayan jauh dan sebentar lagi mereka akan sampai dalam medan dimana ibu kota kerajaan pinrang akan terlihat.
Dalam perjalan Aether untuk menjarah gudang makanan para goblin ia sempat bertarung melawan kelompok dari Pahlawan kerjaan Goblin, Dan Aether harus Akui kalau mereka adalah para Goblin kuat, memang ada ratusan Goblin yang masih setingkat Raja tapi di atas itu ada beberapa goblin khusus dimana para Goblin Tersebut bertugas sebagai pelindung utama sang pahlawan goblin.
Sehingga saat Itu Aether belum sempat bertarung melawan sang pahlawan para Goblin sebelum ia memutuskan untuk kabur, karena ia bersama dengan Rangga begitu terpojok karena terlalu banyak Goblin kuat yang mengepung mereka.
“Menurut apa yang dikatakan Zeus, kelompok Gereja saat masih melakukan beberapa persiapan, terutama mereka yang berniat menambah orang yang lebih dalam kemampuan penyembuhan dari pada kemampuan bertarung, Sia sianya mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan,” jelas DIAblo kepada Aether.
“Bagus, Setidaknya ini terus berjalan menuju arah yang baik, Walaupun entah kenapa aku masih terus merasa Khawatir karena ini berjalan terlalu lancar,” Balas Aether.
Saat bertarung melawan kelompok Para Goblin elit dari para pahlawan mereka, Aether merasa ada yang Aneh, Seolah olah mereka terlalu lemah sehingga AI dengan mudah, namun IA sadar kalau ia sudah bisa melakukan apa apa lagi karena ini sudah mencapai puncak dalam pertempuran.
Yang sekarang mereka hanya bisa menunjukan diri kalau Taktik apapun itu akan kalah dalam kekuatan yang sebenarnya.
Di tempat yang berbeda atau lebih tepatnya markas musuh, sang pahlawan goblin senang tertawa dengan senang karena ia berhasil melakukan rencana yang selama ini dia perekdsi, serangan manusia itu terlalu mudah untuk diprediksi, walaupun terlihat merepotkan dan membingungkan karena sudah tertebak arah mereka untuk menghancurkan ibu kota.
__ADS_1
Sang pahlawan goblin sudah membuat rencana dengan baik, dan sekarang mereka hanya perlu menunggu para manusia ini masuk dalam jebakan yang telah mereka persiapkan .
“Saat mereka masuk dalam areaku sudah ku pastikan mereka menjadi makanan untuk anak-anak aku disini,”Gumamnya sambil memegang sebuah bola hitam yang memancarkan aura kematian yang sangat tinggi.
Bola hitam itu dapat membuat sebuah Area dimana para pengguna sihir Cahaya dari para anggota gereja tidak berfungsi dan akan membuat para monster seperti para goblin akan bertambah kuat dengan sendirinya.
Ia sangat yakin dengan adanya bantuan dari Bola hitam ini situasi berbahaya yang saat ini dialami kaumnya akan segera berbalik untuk para manusia itu, dan ia yakin kalau mereka bisa mengatasi serangan dari para Manusia ini maka mereka kembali mengambil nafas panjang karena mental para manusia yang telah rusak parah.
Apalagi ia terus mendapatkan kabar kalau serangan para Orac di daerah lain juga semakin meningkat, jadi saat para manusia akan berpusat kepada para orc mereka kembali akan mendapatkan nafas untuk merencanakan apa yang harus mereka lakukan kedepannya.
“Segera kumpulkan para petinggi, dan lakukan persiapan secepat mungkin untuk menyambut tamu,” Teriak Kweek kepada para anak buahnya yang ada disana.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka semua berkumpul di masing masing lokasi yang ada dan mereka bersiap untuk menyerang kelompok para goblin ini, kelompok para gereja ini bersama dengan kelompok yang dipimpin oleh Jason akan menyerang dari depan, sedangkan kelompok dari pahlawan dari kerajaan sidenreng akan menyerang bersama dengan Kenshi dari kerajaan Bone untuk menyerang gerbang lainnya.
Dua gerbang itu adalah dua gerbang masuk menuju area Ibu kota, saat melihat seperti ini tentu membuat Aether semakin pusing, IA tahu kalau para goblin sialan ini adalah para goblin pintar, dan akan membuat berbagai rencana.
Dan memang benar Kalau para Goblin itu akan memilih area yang cocok dengan mereka, Mereka adalah para Monster yang lincah sehingga mereka yang bertarung dalam area kota dan di balik gedung gedung yang adalah ibu kota bisa membuat mereka menjadi semakin kuat.
__ADS_1