
Dengan Aether yang memulai perjalannya, Diablo sama sekali tidak bersantai, dengan kelompoknya yang sekarang mereka juga melakukan beberapa persiapan.
Walaupun pemerintah dunia mulai bergerak untuk menghadang para Orc baik itu Diablo dan yang lainnya mengerti kalau perang ini tidak akan berhenti sampai disitu saja. Apalagi perang dengan bangsa Goblin masih belum menapaki jalan penyelesain.
“Untuk saat ini mari lupakan masalah para Goblin, bos kita sudah mulai melakukan pergerakannya, jadi seharusnya setelah beberapa saat Masalah itu dapat diatasi.” Ucap Diablo.
Mereka saat ini sedang melakukan pertemuan rahasia, pertemuan ini diadakan oleh hanya para petinggi dari kelompok itu. itu terdiri dari orang orang yang dulu Diablo temui.
Mereka membagi kelompok mereka menjadi 5 kelompok utama, yang dipimpin langsung oleh para orang kepercayaan dari Diablo, jumlah Anggota yang sekarang sudah berjumlah 100 orang, yang masing masing dari mereka tergabung dalam lima divisi yang berbeda.
Divisi pertama disini oleh orang –orang yang sangat ahli dalam sihir penyembuh dan Sejenisnya, tempat ini ini diisi oleh berbagai perempuan, dan pemimpinnya adalah perempuan yang selalu membuat masalah dengan diablo. Walaupun mereka berfokus dalam kemampuan penyembuh kemampuan bertarung mereka juga tidak bisa diremehkan.
Orang-orang yang ada di divisi tersebut adalah perempuan perempuan yang gila akan pertarungan, saat tidak bertarung mereka mungkin akan dianggap sebagai bunga yang tidak tersentuh, tapi saat bertarung mereka Seperti orang orang yang kesetanan, dan tidak akan berhenti sebelum mereka atau lawannya yang mati.
Ini disebabkan mereka adalah para ahli dalam kemampuan penyembuh sehingga mereka dengan kemampuan seperti itu mereka akan terus menyembuhkan diri dalam pertarungan.
Divisi kedua adalah divisi yang paling lemah dalam kelompok ini, tapi kemampuan mereka memang tidak dikhususkan untuk bertarung tapi mereka dikhususkan dalam pengumpulan informasi dan mengumpulkan sebanyak mungkin uang untuk membiayai organisasi yang saat ini masih terus berjalan.
Divisi kedua juga menjadi tempat Para divisi lain untuk melaporkan berbagai tugas yang mereka dapatkan sehingga kepala divisi dua nantinya yang akan melaporkan semua itu kepada diablo.
Divisi Ketiga adalah adalah Kumpulan para petarung sesungguhnya, mereka bertugas untuk mengeksekusi tugas pembunuhan, atau membuat berbagai kekacauan di berbagai daerah.
__ADS_1
Kelompok ini menjadi yang diatur secara khusus oleh Diablo, ia memang bukan ketua dari divisi ini, namun Ia berharap para anggota yang ada di dalam sana harus Sesuai dengan kriterianya.
Di divisi lain para pemimpin divisi dibebaskan untuk memilih para anggota yang tergabung di dalamnya, tapi divisi tiga Secara khusus harus sesuai dengan standar yang dimiliki oleh diablo.
Divisi Selanjutnya dipimpin oleh Sebastian, divisi ini adalah divisi paling mobail, mereka yang ada di dalam sana, harus bisa Segala hal, dan kemungkinan divisi adalah divisi yang akan paling sibuk, karena mereka berfungsi untuk membantu setiap divisi Jika memerlukan bantuan.
Seharusnya pemimpin divisi satu adalah orang yang seharusnya menjalin hubungan baik dengan erja perang, Tapi karena memimpin mereka menolak untuk berhubungan dengan pihak gereja membuat Sebastian saat ini disibukkan untuk membantu gereja dewa perang dalam pemulihannya.
Sedangkan divisi Terakhir adalah divisi yang paling rahasia yang mereka miliki, tugas mereka juga adalah tugas yang paling merepotkan dalam kelompok ini.
Jika divisi dua bertugas mengumpulkan informasi, divisi ini bertugas menyebarkan informasi yang bersifat falsu, mungkin saat ini tugas mereka belum terlalu diperlukan karena mereka saat ini masih baru memulai.
Tapi saat ini mereka hanya bertugas untuk menyebarkan mata-mata ke berbagai kerajaan dan berbagai kelompok yang ada di dunia ini. Sehingga anggota mereka juga harus bersifat rahasia, dan masalah itu Diablo diserahkan langsung kepada mereka.
Diablo tidak langsung menjawab pertanyaan dari Levi, ia melemparkan berbagai catatan yang telah ia dapatkan dari divisi Dua, “Aku ingin semua orang yang ada dalam daftar itu Mati, usahakan buat kematian mereka menjadi kematian yg tragis,” ucap Diablo.
Itu daftar dari nama-nama dari Para prajurit yang di masa lalu terlibat dalam pembunuhan desa tempat Aether tinggal, beberapa orang telah dihabisi oleh Aether tapi masih banyak dari mereka yang masih berkeliaran di luar sana, ia telah mendapatkan Ijin dari Aether untuk mulai bergerak.
“Bos telah memberikan ijin, dia ingin membuat kerajaan sidrap menjadi semakin kacau dan diliputi kengerian,” lanjut aether.
Ia segera memberikan perintah kepada Ganjar, sebagai ketua divisi Tiga karena tugas ini memang seharusnya menjadi tugasnya, tapi ia berharap divisi lain membantu, karena ia ingin membuat kekacauan, jadi ia berharap tidak ada satupun dari mereka yang tertangkap Sehingga kerajaan sidrap semakin tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada mereka.
__ADS_1
Mereka terus berdiskusi tentang apa yang harus mereka lakukan mereka adalah orang orang yang melakukan setia persiapan dengan baik, sehingga nantinya saat mereka menjalankan rencananya tidak ada kekacauan yang terjadi karena salah perhitungan.
Setelah itu selesai, mereka segera pergi untuk menjalankan tugas masing-masing , yang tersisah dalam ruangan tersebut hanya ada sebastian dan diablo.
Sebastian yang masih bertugas membantu Gereja perang masih harus disini, “Kami sudah mendapatkan tugas, tapi sepanjang pertemuan kami sama sekali tidak mendengar apa yang akan kau lakukan selanjutnya?” tanya Sebastian.
Sebastian adalah orang yang mungkin paling dekat Dengan Aether di antara mereka Semua, diluar dulu mereka memang cukup dekat, tapi setelah diablo menyemprotkannya ia bisa melihat kalau Orang itu sudah kembali menjadi dirinya yang dulu.
“Jujur saja aku kebingungan, aku saat ini ingin bertambah lebih kuat, tapi saat ini aku merasa sangat mentok.” Balas diablo.
“jika kau ingin sarang mungkin ada baiknya untuk saat kau berfokus untuk melatih kemampuan dalam menggunakan tombak, dalam hal kekuatan sihir tidak mungkin ada yang bisa mengembangkannya kecuali kau bisa menerobos tahap kedua, jadi jika kau memang serius ingin terus menggunakan tombak sebagai senjata bukankah lebih baik kau sedikit serius untuk mengembangkan kemampuan itu,” balas sebastian.
Perkataan dari sebas membuatnya sedikit tercerahkan, Ia mungkin tidak bisa menjadi Aether sebagai patokan karena kemampuan berpedangnya meang sudah berada di tingkatan berbeda, tapi Jika melihat contoh lain ia dapat menjadikan yami sebagai patokan.
Ia adalah salah satu contoh terbaik untuk mengabukan kemampuanya menggunakan senjata dan kemampuan sihir yang dimiliki grimorenya.
Diablo sudah bisa melakukan beberapa hal seperti mereka namun ia harus mengakui ia bahkan tidak mencapai tingkatan yang sama dengan Yami dalam mengabunkan kemapuanya mengunakan senjata dan sihir.
Diablo segera berterima kasih kepada Sebastian, setelah itu ia dengan mengunakan sihir grimorenya Segera menghilang entah kemana, sebastian menduga kalau ia pergi untuk latihan.
“Sangat disayangkan, padahal aku mau merekomendasikan diablo berlatih kepada archbishop dari gereja perang,”
__ADS_1
Setelah berada lama di Gereja dewa perang, Sebastian mengetahui kalau kemampuan mendidik dari nmos juga sangat baik sehingga beberapa kali ia bisa meminta saran kepadanya,