Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran

Penyihir Terkuat Di Dunia Menjadi Pengangguran
Chapter 64 : Duel Pahlawan Melawan Roh


__ADS_3

"Tuan, Gemini setiap harinya selalu mengasah kapak mereka. Mereka bilang mau memotong Anda jika kebetulan bertemu."


Mereka masih marah rupanya, sebelumnya aku memanggil mereka untuk melawan iblis tingkat atas bernama Blossom, saat itu aku menggunakannya sebagai pengulur waktu, jelas sekali mereka akan marah.


Harley menatap Taurus dengan pandangan menilai.


"Dia mengenakan pakaian aneh."


Aku tidak ingin mendengar hal itu darinya, sementara Homura jelas cukup tertantang oleh keberadaan Taurus.


"Tuan Rider, apa Anda yakin memanggil nona Taurus beliau sangatlah kuat?"


"Jangan khawatir, aku ingin membuat mereka mengenal apa itu keputusasaan agar kedepannya menjadi lebih baik."


Aku maupun Elina saling berbisik satu sama lain.


"Lalu tuan Udin, apa yang Onee-san harus lakukan?"


"Saat ini namaku Rider, tolong katakan itu ke yang lainnya nanti.. untuk apa yang aku inginkan lawanlah mereka bertiga."


"Onee-san tidak perlu menahan diri bukan?"


"Mereka kuat jadi gunakan semua kemampuanmu."


"Dimengerti, salam kenal... Onee-san pasti akan memberikan pelajaran hebat untuk kalian bertiga."


"Tolong ajari aku sesuatu yang dewasa," terhadap perkataan Mosimosi, dia dipukul oleh kedua rekannya.


"Lupakan apa yang dia lakukan, mari bertarung.. aku akan mempermalukan sapi ini karena telah meremehkan kami."


Claudia dan Cosetta hanya diam bersama kami untuk menyaksikan pertarungan yang akan terjadi. Dwarf yang ikut dengan kami juga tidak bisa mengatakan apapun lagi.

__ADS_1


Seolah dia mengingat masa lalu dia berteriak.


"Bukannya itu orang yang menghancurkan tanggul, gadis sapi itu?"


"Tanggul? Apa dia melakukan sesuatu di masa lalu?" tanya Cosetta.


"Dulu hutan sekitar sini pernah terbakar, dari yang aku ingat seseorang memukul tanggul tersebut hingga air menyapu kebakaran, jadi itu juga karenamu Udin."


"Bisa dibilang begitu."


Cosetta maupun Claudia melirik ke arahku yang membuatku tidak nyaman.


"Apa?"


"Kau sudah kuat tapi kenapa masih meminta roh melakukan pekerjaan?"


"Aku ini tidak mungkin bisa muncul di waktu bersamaan karena itulah aku menggunakan mereka."


"Tuan Rider melakukannya karena tidak ingin ada yang memiliki nasib sepertiku."


"Di masa lalu Rider pasti orang baik."


Aku menarik pipi Cosetta.


"Kau ingin bilang kalau aku sekarang jadi orang jahat."


"Bukannya begitu, kau bahkan tega melakukan tindakan asusila pada seorang gadis manis sepertiku."


Orang ini masih saja berniat memasukanku ke dalam penjara agar aku jadi budaknya.


Mari kesampingkan hal itu untuk melihat persiapan Taurus yang telah memasang kuda-kudanya. Terjadi retakan di bawah kakinya.

__ADS_1


"Onee-san tidak akan menahan diri loh."


"Kami juga."


Tiga lawan satu merupakan pertandingan tidak adil, seharusnya 100 lawan satu baru adil saat melawan Taurus.


Mosimosi mempersiapkan sihir, di saat yang sama Harley menyiapkan pedang di tangannya bersama Homura.


Srag.


Dengan gerakan cepat Taurus telah melewati Harley dan Homura, dan langsung memukul wajah Mosimosi sebelum dia bisa mengaktifkan sihirnya.


Efek dari pukulannya menciptakan sonic boom, yang melemparkannya layaknya sebuah roket berkecepatan tinggi, menghancurkan pepohonan sebelum akhirnya dia menghancurkan tebing gunung dengan ledakan memekakkan telinga.


"Di-dia mati," teriakku.


"Onee-san pikir dia kuat, Onee-san salah."


Aku melihat bahwa dia masih bangkit namun hanya sesaat sebelum Mosimosi terbaring di tanah kembali.


Fel sepertinya menyadari sesuatu.


"Boleh aku juga ikut bertarung."


Dia malah terpancing dengan kekuatan Taurus.


"Seberapa kuat rohmu ini?"


"Bisa dibilang setara dengan raja iblis."


"Itu lebih baik."

__ADS_1


Aku tahu saat aku mengalahkan raja iblis dia sedikit dendam padaku karena mengambil kesempatannya, dan sekarang ada yang setara dengannya maka dia menjadi sangat serius.


__ADS_2